3 Klub Ideal bagi Blaise Matuidi yang Berniat Meninggalkan Juventus

oleh Ario Yosia diperbarui 27 Feb 2020, 10:30 WIB
Gelandang Juventus, Blaise Matuidi (kanan) berebut bola dengan pemain Parma, Dejan Kulusevski pada lanjutan pertandingan Liga Serie A Italia melawan Parma di Stadion Allianz, Minggu (19/1/2020). Menghadapi Parma, Juventus menang 2-1 berkat dua gol Cristiano Ronaldo. (Marco Bertorello / AFP)

Bola.com, Jakarta - Blaise Matuidi adalah salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Juventus. Akan tetapi, karier pemain asal Prancis itu di Turin sepertinya segera akan berakhir.

Matuidi bergabung dengan Juventus dari PSG pada tahun 2017. Sejak saat itu, gelandang berusia 32 tahun itu sudah mencatatkan 117 penampilan di semua kompetisi bersama Bianconeri.

Advertisement

Namun, kebersamaan Matuidi bersama Juventus bisa berakhir pada musim panas. Sebab, kontrak Matuidi dengan Si Nyonya Tua akan habis pada akhir musim.

Juventus kabarnya menawarkan Matuidi kontrak dua tahun senilai 3,5 juta per tahun pounds. Namun, mantan pemain PSG itu masih belum menerimanya dan bisa bernegosiasi dengan tim lain.

Meski sudah tidak mudah lagi, Matuidi pasti masih punya banyak peminat. Karena itu, sang pemain sepertinya tidak akan kesulitan menemukan klub baru seandainya memilih hengkang dari Turin.

Berikut ini tiga klub yang bisa menjadi tujuan Blaise Matuidi jika meninggalkan Juventus seperti dilansir Sportskeeda.

Video

2 dari 4 halaman

Atletico Madrid

Bek Leverkusen, Mitchell, Weiser, berebut bola dengan gelandang Juventus, Blaise Matuidi, pada laga Liga Champions di Stadion Juventus, Turin, Selasa (1/10). Juventus menang 3-0 atas Leverkusen. (AFP/Isabella Bonotto)

Atletico Madrid saat ini sedang dalam masa transisi karena Diego Simeone sedang membangun kembali timnya. Selama setahun terakhir, Atletico telah kehilangan Antoine Griezmann, Lucas Hernandez, Rodri, Juanfran, Diego Godin, Filipe Luis dan Gelson Martins. Ini memaksa pelatih Argentina itu untuk mendatangkan banyak pemain untuk menggantikannya.

Kedatangan Blaise Matuidi bisa menambah pengalaman ke tim yang masih sangat muda. Selain itu, pemain berusia 32 tahun itu adalah salah satu gelandang pekerja keras dalam sepakbola, mentalitas yang sesuai dengan gaya permainan Diego Simeone.

Ketika Atletico tampil melawan Liverpool di Babak 16 babak, pasukan Simeone beroperasi dengan sangat energik. Namun, sebagian besar permainan mereka bergantung pada pertahanan yang solid.

Matuidi sudah menghabiskan sebagian besar karirnya bermain sebagai gelandang bertahan. Sebagai free agent, Matuidi akan menjadi tambahan yang bagus di Wanda Metropolitano.

  

3 dari 4 halaman

Inter Milan

Gelandang Juventus, Blaise Matuidi, menyapa suporter usai mengalahkan Leverkusen pada laga Liga Champions di Stadion Juventus, Turin, Selasa (1/10). Juventus menang 3-0 atas Leverkusen. (AFP/Isabella Bonotto)

Inter Milan sekarang menjadi penantang gelar Serie A. Antonio Conte telah datang dan sudah merevolusi total mentalitas pasukannya. Selama menangani Inter, pelatih Italia itu sudah mendatangkan empat pemain Premier League, mengapa?

Karena mereka sudah terbiasa dengan intensitas yang sangat menuntut di San Siro. Blaise Matuidi adalah pemain yang akan berupaya 100% untuk Conte di posisi apa pun yang dia minta untuk bermain.

Gaya sepak bola Conte bergantung pada etos kerja, kecepatan, kekompakan dan bek sayap. Pemain Prancis itu akan menjadi aset yang berguna bagi filosofi itu karena ia bisa masuk ke salah satu dari tiga gelandang Inter.

Trio Matias Vecino, Marcelo Brozovic dan Nicolo Barella saat ini ditugasi untuk memecah permainan dan menahan para pemain lawan sementara para bek sayap adalah sumber utama dalam menciptakan peluang bagi tim. Ini akan cocok dengan pemain berusia 32 tahun itu karena kekuatan utamanya adalah tekel dan melaju ke depan.

4 dari 4 halaman

Arsenal

Penyerang Juventus, Paulo Dybala (kanan) berbincang dengan rekannya Blaise Matuidi saat sesi latihan di pusat pelatihan Juventus di Vinovo (2/4). Juventus akan bertanding melawan Real Madrid. (AFP Photo/Marco Bertorello)

Mikel Arteta saat ini sedang membangun dinasti di Emirates Stadium. Manajer Spanyol itu perlahan tapi pasti membenahi kekacauan di Arsenal dan membutuhkan bursa transfer yang signifikan di musim panas untuk meraih hasil.

Satu area yang diperhatikan Arsenal adalah gelandang tengah. The Gunners sudah terlalu lama ompong di tengah, tidak memiliki sosok yang bisa memecah permainan dan melindungi empat bek. Lucas Torreira bisa mengambil peran itu tetapi bisa kehilangan tempatnya karena masalah kemampuan operannya.

Salah satu dari kekuatan dari Blaise Matuidi adalah gelandang yang sangat serbaguna. Di Arsenal, ia bisa bermain sebagai gelandang bertahan, gelandang box-to-box atau bahkan di sayap.

Pemain Prancis itu bersedia bermain di mana saja dan hal itu akan sangat berguna bagi Arteta. Petinggi Arsenal tidak terlalu senang mengeluarkan banyak uang di bursa transfer tetapi Matuidi bisa didapatkan secara gratis.

 

Sumber asli: Sportskeeda

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 21/2/2020)

Berita Terkait