Rindu Kompetisi Shopee Liga 1, Titus Bonai Berharap Bisa Segera Kembali ke Lapangan

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 07 Apr 2020, 17:00 WIB
Pemain Persipura Jayapura, Titus Bonai, saat hadir pada Indonesian Soccer Awards 2019 di Studio Indosiar, Jakarta, Jumat (10/12). Acara ini diadakan oleh Indosiar bersama APPI. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Samarinda - Striker Borneo FC, Titus Bonai, sudah merasa tidak tahan hanya beraktivitas di rumah selama pandemi COVID-19 yang tengah berlangsung di Indonesia. Pemain asal Papua itu mengaku sudah sangat merindukan momen berada di lapangan hijau dan tampil di Shopee Liga 1.

Perasaan tersebut tentu dirasakan semua pemain sepak bola di Indonesia pada saat ini. Namun, seperti sudah diputuskan oleh PSSI, Shopee Liga 1 dan Liga 2 kemungkinan besar baru akan digelar kembali setelah 1 Juli 2020, atau bahkan dihentikan total jika pandemi COVID-19 tak kunjung reda setelah 29 Mei 2020.

Advertisement

Semua pemain sepak bola kini diliburkan oleh timnya masing-masing. Bahkan mereka harus menghadapi kenyataan pemotongan gaji selama kompetisi terhenti karena status darurat bencana wabah penyakit ini.

Kendati demikian, para pemain tetap berlatih mandiri. Begitupun dengan Titus Bonai yang tampaknya mulai jenuh dan ingin segera kembali berlatih bersama tim.

"Kesibukan sekarang ya latihan mandiri. Rasanya tentu berbeda dengan berlatih bersama tim. Kalau latihan individu ini bikin jenuh," ujar pemain yang karib disapa Tibo itu seperti dilansir situs resmi Liga 1.

Mantan pemain Persipura Jayapura itu mengakui situasi ini sangat merugikan banyak pihak. Namun, Tibo juga mengakui penghentian kompetisi sebagai jalan terbaik agar penyebaran wabah penyakit tidak makin meluas hingga ke lapangan sepak bola.

"Saya berharap kondisi kelam ini segera berakhir," ujar pemain yang sudah menyumbangkan satu gol untuk Borneo FC di Shopee Liga 1 2020 itu.

Video

2 dari 2 halaman

Kompetisi Terhenti saat Borneo FC Bersemangat

Borneo FC di Shopee Liga 1 2020. (dok. Borneo FC)

Shopee Liga 1 2020 berhenti ketika 16 tim telah memainkan tiga pertandingan, di mana hanya Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya yang baru menjalani dua pertandingan lantaran pertemuan kedua tim di pekan kedua itu harus ditunda.

Borneo FC pun memulai Liga 1 2020 dengan peningkatan performa yang baik. Meski kalah 2-3 dari Persija Jakarta di laga pekan pertama, Borneo FC bangkit dengan kemenangan 2-0 atas Persipura Jayapura dan 2-1 atas Persela Lamongan.

Dalam kondisi bersemangat, penghentian kompetisi tentu dianggap merugikan. Tak hanya itu, seluruh pemain mulai kompak dan solid dengan skema yang diinginkan pelatih Edson Tavares.

Praktis terhentinya liga membuat program yang sudah dijalankan mesti kembali dari awal. Namun, Tibo mengakui bahwa itu semua pasti juga dirasakan oleh tim-tim lain. "Situasi yang sama saya pikir untuk tim yang berada di papan atas. Ambil hikmahnya saja," imbuhnya.

Sumber: Liga Indonesia