3 Pemain Asia Paling Bersinar di La Liga Musim Lalu, Satu Milik Real Madrid

oleh Erwin Fitriansyah diperbarui 30 Jul 2020, 08:00 WIB
Takefusa Kubo - Pemain muda asal Jepang ini menghabiskan masa mudanya di Spanyol. Saat ini Kubo merupakan pemain milik Real Madrid yang dipinjamkan ke RCD Mallorca. (Foto/La Liga)

Bola.com, Jakarta - Kompetisi La Liga 2019-2020 telah selesai. Real Madrid memastikan diri menjadi juara kompetisi dan meraih gelar ke-34 sepanjang sejarah tampil di kompetisi La Liga.

Sejumlah catatan tentu mengiringi selesainya perjalanan kompetisi La Liga 2019-2020. Salah satu hal yang cukup menarik adalah melihat keberadaan pemain asal Asia yang tampil di La Liga.

Advertisement

Ada tiga pemain asal Asia yang penampilannya bisa dibilang cukup apik di kompetisi Spanyol. Satu diantaranya dimiliki oleh Real Madrid. Siapa saja mereka?

 

 

 

Video

2 dari 4 halaman

Wu Lei (RCD Espanyol)

Wu Lei adalah salah satu pemain terbaik Espanyol musim ini. Pria asal Tiongkok itu menjadi top skor tim dengan empat gol di LaLiga, dan juga empat gol di kompetisi lainnya. (Foto/La Liga)

Pemain asal China, Wu Lei, merasakan musim perdana tampil di kompetisi Eropa bersama Espanyol. Pemain sayap ini tadinya hanya bermain di Liga China bersama Shanghai International Port Group (SIPG).

Bersama Espanyol, musim lalu Wu Lei tampil dalam 49 laga dan mencetak tujuh gol. Sayang, kontribusi Wu Lei yang terbilang lumayan buat pemain debutan di Eropa dan Spanyol itu tak membantu Espanyol selamat dari jurang degradasi. Espanyol berada di posisi paling bawah (20) di klasemen akhir La Liga dan harus bermain di kompetisi kasta kedua Spanyol musim depan.

3 dari 4 halaman

Shinji Okazaki (SD Huesca)

Shinji Okazaki - Shinji Okazaki membantu SD Huesca mengamankan promosi ke LaLiga Santander di musim pertamanya di sepak bola Spanyol. Pemain asal Jepang ini adalah top skorer tim dengan 12 gol. (Foto/La Liga)

Shinji Okazaki juga menjadi pemain debutan di kompetisi Spanyol. Hanya saja, Shinji bermain di klub kasta kedua Spanyol, yaitu SD Huesca. Okazaki yang pernah memperkuat Leicester City di Premier League itu menjadi top scorer dan mencetak 12 gol buat Huesca sepanjang musim lalu.

Torehan itu membuat Huesca menjadi juara Segunda Division di Spanyol dan promosi ke La Liga musim depan. Ujian sesungguhnya bagi pemain asal Jepang itu bakal terjadi di musim depan ketika Huesca harus bertarung dengan tim-tim yang lebih berpengalaman dan mapan di La Liga.

4 dari 4 halaman

Takefusa Kubo (RCD Mallorca)

1. Takefusa Kubo (RCD Mallorca): Talenta muda asal Jepang ini merupakan pemain milik Real Madrid yang saat ini dipinjamkan ke RCD Mallorca. (Foto/La Liga)

Takefusa Kubo adalah fenomena. Dia adalah pemain asal Jepang yang pernah bergabung bersama klub raksasa penguasa La Liga, Barcelona dan Real Madrid. Kubo pernah digembleng di akademi La Masia milik Barcelona pada 2011-2015.

Kubo tampil cukup impresif bersama tim junior Barcelona di level U-11 hingga U-14. Sayang, Barcelona terganjal aturan transfer FIFA sehingga Kubo tak bisa melanjutkan kariernya di Barcelona dan terpaksa pulang kampung ke Jepang. Ia kemudian memperkuat FC Tokyo dan Yokohama Marinos.

Pada awal musim 2019, pintu La Liga kembali terbuka. Kali ini giliran Real Madrid yang meminang dan mengontraknya dengan durasi lima tahun. Hanya saja, Real Madrid kemudian meminjamkan Kubo ke Mallorca.

Kubo bermain sebanyak 35 kali dan mencetak empat gol musim lalu. Sayangnya, torehan itu tak cukup buat menolong Mallorca dari degradasi karena hanya berada di posisi 19 (dari 20 tim) di klasemen akhir.

Berita Terkait