Keputusan Ketua Umum PSSI Merangkap Jadi Manajer Timnas Indonesia U-19 Dinilai Tidak Pantas

oleh Nandang Permana diperbarui 30 Jul 2020, 13:45 WIB
Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat melakukan inspeksi ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/3/2020). Inspeksi tersebut untuk mengecek kesiapan SUGBK menjadi venue Piala Dunia U-20 2021. (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

Bola.com, Jakarta - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau yang biasa disapa Iwan Bule, melakukan manuver dengan mengumumkan dirinya merangkap jabatan sebagai manajer Timnas Indonesia U-19. Langkah itu tidak ada larangannya, tapi dinilai tidak pantas. 

Komentar tersebut dilayangkan pengamat sepak bola nasional, Kesit B. Handoyo. Menurut Kesit, meski tidak ada larangan, namun secara kepatutan organisasi manuver itu sangat tidak wajar.

Advertisement

"Tidak benar itu. Maksudnya tidak benar, mosok presiden ketua federasi sepak bola merangkap jabatan jadi manajer tim. Walaupun tidak ada larangan, tapi sangat tidak wajar dan tidak pantas," kata Kesit Handoyo kepada Bola.com, Kamis (30/7/2020).

"Saya belum pernah denger ada seorang presiden federasi sepakbola dari sebuah negara anggota FIFA bertindak sebagai manajer tim dalam sebuah turnamen resmi maupun tidak resmi," tambahnya.

Menurut pria yang sering jadi komentator pertandingan di beberapa stasiun televisi nasional itu, Iwan Bule tinggal menujuk orang lain untuk menjadi manajer Timnas Indonesia U-19 meski jabatannya hanya sementara.

Kesit menambahkan keputusan Iwan Bule menjabat sebagai manajer Timnas U-19 menurunkan derajat sebagai ketua umum. Padahal, kata Kesit jabatan ketua umum PSSI sangatlah prestise.

"Presiden Federasi sepak bola sebuah negara itu sangat prestise. Masa iya terus dia menurunkan derajatnya ke urusan teknis yang seharusnya bisa diisi oleh orang lain yang memang lebih paham," ujarnya.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Diminta Fokus Siapkan Piala Dunia U-20 2021

Dalam rapat yang digelar secara virtual, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyebut persiapan Piala Dunia U-20 2021 lancar dan tanpa hambatan. (dok. PSSI)

Kesit mengatakan ada hal lebih penting yang seharusnya dilakukan Iwan Bule ketimbang menjabat sebagai manajer Timnas Indonesia U-19. Dia meminta Iwan Bule fokus menyiapkan Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, pada Mei tahun depan.

"Ketum PSSI cukup duduk manis di tribune terhormat. Kasih support untuk timnas supaya tampil maksimal. Lebih baik fokus kepada persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2020, ketimbang memikirkan jadi manajer timnas," kata Kesit Handoyo.