Liga Italia: Juventus Gagal Menang, Andrea Pirlo Menyebut Timnya Belajar dari Kesalahan

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 18 Okt 2020, 16:00 WIB
Pemain Crotone, Simy Nwankwko, mencetak gol lewat tendangan penalti ke gawang Juventus pada laga Liga Italia di Stadion Ezio Scida, Minggu (18/10/2020). Kedua tim bermain imbang 0-0. (Francesco Mazzitello/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, memaklumi kalah Bianconeri belum bisa meraih kemenangan yang meyakinkan hingga saat ini. Mantan gelandang Juventus dan AC Milan itu menyebut tim asuhannya mengambil risiko agar bisa belajar dari setiap pertandingan yang dijalani.

Juventus baru saja gagal mendapatkan tiga poin saat bertandang ke markas tim promosi, Crotone, Minggu (18/10/2020) dini hari WIB. Juventus hanya mampu mengakhiri pertandingan lanjutan Serie A tersebut dengan skor imbang 1-1.

Advertisement

Bahkan Juventus sempat tertinggal lebih dulu setelah Simy Nwunkwu berhasil membawa tim tuan rumah unggul lewat titik putih. Juventus beruntung memiliki Alvaro Morata. Pemain yang baru direkrut dari Atletico Madrid itu sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Hasil imbang ini membuat Bianconeri kini hanya berada di peringkat keempat dalam klasemen sementara Serie A. Posisi Juventus bisa lebih buruk lagi jika klub-klub yang belum melakoni laga giornata keempat bisa meraih kemenangan.

Video

2 dari 3 halaman

Juventus Sedang Belajar

Pemain Juventus, Rodrigo Bentancur, berebut bola dengan pemain Crotone, Luca Siligardi, pada laga Liga Italia di Stadion Ezio Scida, Minggu (18/10/2020). Kedua tim bermain imbang 0-0. (Francesco Mazzitello/LaPresse via AP)

Andrea Pirlo merasa timnya melakukan beberapa kesalahan. Bahkan kartu merah yang diterima Federico Chiesa pun dianggap sebagai sebuah kesalahan sendiri.

Namun, Pirlo bisa memakluminya. Baginya, Juventus sekarang masih muda dan selayaknya tim yang belum benar-benar matang, Bianconeri harus belajar dari kesalahan dan pengalaman.

"Sayangnya, kami kekurangan orang dalam dua laga terakhir karena kesalahan kami. Namun, kami adalah tim muda yang harus bekerja dan tidak punya banyak waktu untuk melakukan itu karena banyaknya laga internasional," ujar Pirlo kepada DAZN.

"Pemain muda membutuhkan pengalaman dengan bermain di pertandingan dan itu mungkin saja terjadi. Mereka melakukan kesalahan yang naif sebagai bagian dari proses pembelajaran," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Andrea Pirlo Membutuhkan Waktu

Bek Juventus, Leonardo Bonucci, melakukan protes saat melawan Crotone pada laga Liga Italia di Stadion Ezio Scida, Minggu (18/10/2020). Kedua tim bermain imbang 0-0. (Francesco Mazzitello/LaPresse via AP)

Andrea Pirlo juga menegaskan Juventus yang tengah dibangunnya belum mencapai titik 100 persen. Ia butuh waktu agar bisa membawa Juventus meraih performa terbaiknya.

"Kami membangun tim dengan kualitas, tapi masih ada pekerjaan yang belum selesai dan membutuhkan waktu," ujar Pirlo.

"Anak-anak harus belajar dari kesalahan. Sayangnya, itu juga berarti kami harus mengambil beberapa risiko pada laga-laga pertama musim ini," lanjutnya.

Eksperimen Pirlo mungkin akan kembali berlanjut saat Juventus berhadapan dengan Dynamo Kiev di pentas Liga Champions. Pertandingan itu sendiri digelar pada Selasa (20/10/2020) dinihari di NSC Olimpiyskiy.

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, published 18/10/2020)