Cerita Pengalaman Arthur Irawan di Spanyol dan Belgia: Masih Berkomunikasi dengan Rekan Setim, Termasuk Eric Bailly

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 26 Okt 2020, 09:00 WIB
Ilustrasi Arthur Irawan - Espanyol, Malaga, dan Waasland-Beveren (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Pemain PSS Sleman, Arthur Irawan, merupakan pemain Indonesia yang sempat mendapat kesempatan untuk bergabung dengan klub Eropa, yaitu Espanyol dan Malaga di Spanyol, serta Waasland-Beveren di Belgia. Arthur Irawan pun berbagi cerita mengenai pengalaman tersebut.

Pada 2013 lalu nama Arthur Irawan ramai diperbincangkan karena mendapatkan kesempatan untuk menjalani trial bersama Espanyol. Bahkan ketika masih berusia 17 tahun itu, Arthur Irawan sudah mendapatkan kontrak dari Espanyol selama empat tahun.

Advertisement

"Jadi semua berawal dari Inggris. Saya sempat berada di akademi Manchester United pada usia 16 tahun, tapi tidak bisa melakukan tanda tangan kontrak secara profesional karena regulasi sepak bola di Inggris sangat sulit," kisah Arthur Irawan dalam kanal Youtube Ichsan Maulana.

"Kemudian saya dibawa oleh seorang agen yang saya temui di Manchester untuk ke Spanyol dan menjalani trial bersama Espanyol. Mereka memutuskan untuk mengontrak saya selama empat tahun. Tahun pertama saya bermain di level Juvenil atau tim junior. Kemudian di tahun kedua baru saya bermain di tim B yang tampil di Segunda B," lanjutnya.

Tidak hanya bermain di Espanyol, Arthur Irawan juga sempat mendapat kesempatan bergabung bersama Malaga B yang tampil di kasta kompetisi yang sama.

"Setelah menjalani tahun ketiga di Espanyol, saya mendapatkan tawaran dari Malaga. Jujur sampai sekarang saya belum tahu apakah itu keputusan yang tepat, tapi saya senang bisa bergabung bersama Malaga karena mereka juga tim besar di sana," ujar Arthur.

"Saya memilih bicara dengan manajemen Espanyol untuk pindah ke Malaga. Sempat ditolak, tapi akhirnya saya diizinkan untuk pindah. Saya bermain selama satu tahun di tim B dan sempat merasakan satu pertandingan dengan tim utama di sebuah pertandingan Copa del Rey," lanjut Arthur Irawan.

Video

2 dari 3 halaman

Setelah Spanyol, Klub Belgia pun Datang

Arthur Irawan (Bola.com/Adreanus Titus)

Setelah bermain bersama dua klub Spanyol, Arthur Irawan kemudian pindah ke Belgia dan bermain bersama Waasland-Beveren yang tampil di kasta tertinggi sepak bola profesional Belgia. Melihat tawaran yang datang membuatnya bisa tampil di kasta tertinggi kompetisi sepak bola, Arthur Irawan pun tak membuang kesempatan itu.

"Setelah satu tahun di Malaga, saya sebenarnya sempat memperpanjang kontrak. Namun, kemudian saya mendapatkan tawaran dari klub Belgia, Waasland-Beveren, dan saat itu mereka bermain di kasta teratas. Pastinya saya menerima tawaran itu karena saya ingin bermain di sebuah liga yang kastanya tertinggi. Akhirnya saya ke sana dan berada di sana selama dua tahun," kisah Arthur.

Namun, malang bagi Arthur, kiprahnya di Waasland-Beveren berakhir tidak menyenangkan karena cedera yang cukup parah. Pemain sepak bola kelahiran Jakarta itu pun memilih pulang ke Indonesia.

"Saya kembali ke Indonesia karena tahun kedua di sana saya mengalami cedera dan harus menjalani operasi pinggul. Pemulihannya cukup lama sekitar 6 sampai 8 bulan," ujar Arthur.

"Jadi saya kembali ke Indonesia, karena saya di sana niatnya mencari nafkah dengan bermain sepak bola secara profesional. Jadi kalau tidak bisa main bola, saya berpikir lebih baik pemulihan di Indonesia karena dekat dengan keluarga dan teman-teman," lanjutnya.

Kembali ke Indonesia, Arthur Irawan kemudian sempat bergabung bersama Persija Jakarta dan kemudian dipinjamkan ke Borneo FC. Ia juga sempat berseragam Persebaya Surabaya dan Badak Lampung FC hingga akhirnya kini merapat di PSS Sleman.

3 dari 3 halaman

Masih Berkomunikasi dengan Mantan Rekan Setim di Espanyol

Bek Manchester United, Eric Bailly, saat pertandingan melawan Anderlecht pada laga perempat final liga Europa di Old Trafford, (20/04/2017) (EPA/Peter Powell)

Meski kini sudah meninggalkan Eropa, Arthur Irawan mengaku tetap berkomunikasi baik dengan beberapa rekan setimnya ketika berada di Espanyol. Hebatnya, sejumlah pemain yang pernah berlatih bersamanya di Espanyol kini sudah bergabung dengan klub-klub elite di Eropa.

Eric Bailly di Manchester United, Joan Jordan di Sevilla, dan Marc Rocha di Bayern Munchen merupakan pemain yang pernah bersama Arthur Irawan ketika masih berada di Espanyol.

"Selain mereka ada juga beberapa pemain yang tampil di La Liga, seperti di Alavez atau di Eibar. Kalau dengan Eric biasanya saya sering berkomunikasi melalui DM Instagram. Misalnya dia post sebuah story, saya kirim DM dan berbalas di sana," ujar Arthur.

"Kemudian juga dengan Rober (Correa) di Eibar, kami sering komunikasi melalui Whatsapp. Ruben (Duarte) yang kini berada di Alaves, saya juga sering ngobrol lewat DM di Isntagram," lanjutnya.

Semua pengalaman yang pernah dirasakannya di Spanyol masih terus diingat oleh Arthur Irawan. Menurutnya kebanggaan bisa bermain di sana masih terus terasa, apalagi dua klub tersebut cukup besar di Spanyol.

"Bermain dengan tim sebesar Espanyol tentu sangat senang dan bangga. Pasti berkesan sekali meski saya tahu sangat berat untuk bisa bermain di tim inti. Saya saat itu terus bekerja keras dan tidak patah semangat," ujarnya.

"Banyak pengalaman yang luar biasa di Spanyol, seperti ketika saya satu kali bisa bermain bersama tim utama Malaga. Rasanya senang bisa bermain dengan pemain seperti Willy Caballero dan menjadi sebuah kehormatan bisa bermain dengan mereka," lanjutnya.

 

Berita Terkait