Liga Italia: Penyerang Atalanta Sebut Inter Milan Tak Masuk Kriteria Tim Kuat Serie A

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 02 Apr 2021, 20:30 WIB
Striker Atalanta, Duvan Zapata melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama timnya ke gawang Napoli dalam laga leg kedua semifinal Coppa Italia 2020/21 di The Azzurri d'Italia Stadium, Rabu (10/2/2021). Atalanta menang 3-1 atas Napoli. (AFP/Miguel Medina)

Bola.com, Jakarta - Penyerang Atalanta, Duvan Zapata, menilai Inter Milan tak bermain layaknya tim kuat Liga Italia. Ia tak terkesan dengan penampilan anak asuh Antonio Conte, apalagi jika bertemu timnya.

Inter Milan menunjukkan performa yang perkasa di bawah asuhan Antonio Conte musim ini. Romelu Lukaku dan kolega berhasil bertengger di puncak klasemen Serie A.

Advertisement

Nerazzurri total sudah mengemas 65 poin dari 27 pertandingan. Inter unggul enam angka dari AC Milan yang berada di bawahnya.

Inter harus berjuang sangat keras menghadapi La Dea di Giuseppe Meazza. Namun, mereka akhirnya menang 1-0 berkat gol Milan Skriniar.

Meski tengah memimpin klasemen, Zapata tidak terlalu terkesan dengan performa Inter. Menurutnya, Nerazzurri tidak bermain seperti layaknya tim-tim kuat.

"Apakah Inter bermain layaknya tim-tim kuat Serie A kala bertemu Atalanta? Sejujurnya tidak. Saya tidak mendapatkan kesan itu,” kata Zapata kepada Gazzetta dello Sport.

Inter Milan memang menang, tapi mereka kesulitan melawan kami, seperti yang mereka lakukan setiap kali melawan kami. Hasil akhir terkadang tak sesuai dengan jerih payah Anda."

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

2 dari 3 halaman

Gagal di Liga Champions

Gelandang Atalanta, Matteo Pessina berselebrasi dengan penyerang Atalanta, Duvan Zapata usai mencetak gol keduanya ke gawang Atalanta pada pertandingan leg kedua semifinal Coppa Italia di stadion Azzurri d'Italia di Bergamo, Kamis (11/2/2021). Di final, Atalanta akan melawan Juventus. (AFP/Miguel M

Zapata menilai Inter bisa berada di puncak klasemen Serie A karena tersingkir dari Liga Champions lebih dini. Nerazzurri gagal ke babak 16 besar lantaran hanya menjadi juru kunci Grup B.

"Saya pikir Inter berada di puncak karena mereka memiliki lebih banyak waktu untuk mengerjakan detail yang lebih kecil sejak mereka tersingkir dari Eropa,” lanjutnya.

Zapata sering disebut-sebut memiliki kemiripian dengan Romelu Lukaku. Namun, Zapata dengan tegas membantah hal tersebut.

"Kami berbeda. Lukaku melewati musim yang hebat, namun ia sempat kesulitan sebelumnya,” tandasnya.

Sumber: Sempre Inter

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, published 2/4/2021)

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Italia 2020/2021

Berita Terkait