Main Ngeyel, Senjata Spesial Persela untuk Berjaya di Piala Menpora 2021

oleh Aditya Wany diperbarui 06 Apr 2021, 11:00 WIB
Striker Persela Lamongan, Ibrahim Musa Kosepa (tengah) berusaha menyundul bola ke gawang Persebaya Surabaya dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (3/4/2021). Persela bermain imbang 0-0 dengan Persebaya. (Bola.com

Bola.com, Sleman - Persela Lamongan masih dengan ciri khasnya menurunkan pemain muda dalam turnamen pramusim. Ciri khas itu masih dipertahankan saat mereka bersaing di Grup C Piala Menpora 2021.

Kali ini, muncul nama pemain muda yang berposisi gelandang serang, Akbar. Dia bahkan menjadi satu-satunya pencetak gol yang telah ditorehkan oleh Persela Lamongan selama fase gugur. Masih ada pula pemain muda lain Dwiki Arya yang dipinjam dari Persija Jakarta.

Advertisement

Siapapun pemain muda yang diorbitkan, pelatih Persela, Didik Ludianto, menekankan satu hal. Anggota skuat Laskar Joko Tingkir wajib memahami gaya permainan yang selama ini telah menjadi ciri khas tim.

“Pemain harus tahu karakternya Persela. Permainan kami sejak dulu itu main ngeyel. Ada istilah bahasa Jawanya, lek gak mlayu gak main, kalau tidak lari tidak main. Kalau tidak mau lari akan tidak laku di sini,” ucap Didik kepada Bola.com, Senin (5/4/2021). 

Karakter khas itu pula yang membuat Persela telah melahirkan banyak pemain sayap berkualitas. Sebut saja Fahmi Al Ayyubi yang kini berseragam Bali United dan Saddil Ramdani yang kini berkarier di Malaysia bersama Sabah FC.

“Persela itu mengandalkan tenaga dan kecepatan pemain. Kami juga sering memainkan umpan pendek. Itu mungkin yang harus ditekankan kepada pemain baru. Kami sama-sama bekerja untuk Persela Lamongan. Pemain debutan, mau kerja keras pasti bisa,” imbuh Didik.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Produktivitas Rendah, Kedisiplinan Tinggi

Gelandang Persebaya Surabaya, Rendi Irwan Saputra (tengah) menendang bola dibayangi pemain Persela Lamongan dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (3/4/2021). Persebaya bermain imbang 0-0 dengan Persela. (Bola.co

Sayang, Persela saat ini menjadi tim dengan produktivitas paling rendah selama fase grup. Tim asal Kota Soto itu hanya mampu mencetak gol saat bermain imbang 1-1 melawan Madura United (1/4/2021).

Di sisi lain, mereka memiliki kedisiplinan tinggi dalam menjaga jantung pertahanan. Itu terbukti dengan dua hasil imbang dengan skor kacamata alias 0-0 saat berjumpa PSS Sleman dan Persebaya Surabaya.

Persela baru mengantongi tiga poin dari tiga hasil imbang. Mereka masih berpeluang lolos ke babak perempat final. Asalkan, Eky Taufik dkk. bisa memetik kemenangan atas Persik Kediri dalam laga terakhir Grup C, Rabu (7/4/2021) sore.