Setelah Jurgen Klopp dan Pep Guardiola, Thomas Tuchel Mengeluhkan Format Baru Liga Champions

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 28 Apr 2021, 05:15 WIB
Ekspresi kekesalan pelatih Chelsea Thomas Tuchel usai dibantai tim tamu dengan skor 2-5. Kekalahan itu sekaligus menjadi yang perdana bagi Tuchel sejak diangkat menjadi pelatih Chelsea pada Januari 2021. (Foto: AFP/Pool/John Walton)

Bola.com, Jakarta - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, angkat bicara terkait format baru Liga Champions yang akan diterapkan oleh UEFA. Setelah manajer Liverpool, Jurgen Klopp, dan bos Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan pandangannya yang tidak sejalan soal format tersebut, kini Tuchel juga mengungkapkan dirinya tak sepaham dengan konsep baru Liga Champions.

Rencananya, mulai musim 2024/2025, UEFA akan membuat perubahan besar di Liga Champions. Konfederasi Sepak Bola Eropa itu akan menerapkan format baru untuk kompetisi tertinggi sepak bola Eropa itu.

Advertisement

Ada banyak perubahan soal format baru Liga Champions ini, tapi yang paling menonjol adalah penambahan klub peserta dari 32 menjadi 36 tim. Dengan begitu dalam fase grup akan ada penambahan pertandingan dari enam menjadi 10 laga.

Thomas Tuchel mengaku kecewa melihat format baru Liga Champions tersebut. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari jumlah pertandingan yang menjadi jauh lebih banyak dilakukan oleh klub peserta.

"Saya tidak yakin menyukai format baru ini. Saya hanya melihat akan ada lebih banyak pertandingan yang harus kami mainkan," keluh manajer Chelsea itu seperti dikutip dari Sportsmole.

Video

2 dari 3 halaman

Hanya Bikin Lelah

Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, memeluk Jorginho ketika berhasil mengalahkan Liverpool pada laga Premier League. (AFP/Oli Scarff)

Thomas Tuchel mengaku keberatan dengan format baru Liga Champions itu. Menurutnya, seluruh peserta Liga Champions nanti harus menjalani jadwal yang sangat padat dan itu berisiko untuk tim mereka.

"Format baru ini membuat kami harus memainkan lebih banyak pertandingan di masa depan. Saya pribadi tidak antusias melihat situasi ini," ujar Tuchel

"Belakangan semua terlalu ramai membahas European Super League sampai lupa bahwa format baru Liga Champions akan segera diluncurkan," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Menurunkan Kualitas

Logo Liga Champions (UEFA)

Thomas Tuchel memiliki satu kekhawatiran mengenai format baru ini. Ia menilai nantinya kualitas pertandingan di Liga Champions akan menurun karena tim-tim pesertanya kelelahan.

"Apakah mereka [UEFA] meminta pertimbangan pelatih untuk format baru itu? Saya rasa tidak, karena saya tidak dimintai pendapat mengenai ini. Saya juga yakin mereka tidak meminta pertimbangan dari para pemain," ujar Tuchel.

"Saat ini ada banyak format baru di turnamen-turnamen yang ada dan itu membuat akan ada makin banyak pertandingan yang harus kami mainkan. Tidak ada peningkatan kualitas, tapi hanya ada peningkatan kuantitas pertandingan," keluhnya.

Sumber: Sportsmole

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, published 27/4/2021)

Berita Terkait