Serunya Legenda Arema Main Bola Setelah Tarawih, Beri Hiburan Warga Jelang Lebaran

oleh Iwan Setiawan diperbarui 11 Mei 2021, 04:00 WIB
Legenda Arema mengikuti pertandingan persahabatan antarpemain veteran di lapangan Desa Jeru, Tumpang, Kabupaten Malang, Minggu (9/5/2021). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, klub sepak bola Tanah Air sudah tak ada aktivitas latihan. Mereka memberikan waktu kepada timnya untuk berkumpul dengan keluarga. Namun bukan berarti saat ini tidak ada hiburan sepak bola di daerah.

Di lapangan Desa Jeru, Tumpang, Kabupaten Malang, Minggu (9/5/2021). Setelah ibadah Shalat Tarawih, ada sebuah pertandingan persahabatan antarpemain veteran.

Advertisement

Laga ini menyita perhatian warga setempat karena yang tampil sebagian para legenda Arema FC, yakni Siswantoro, Sunardi C, Joko ‘Getuk’ Susilo, Claudio de Jesus, Khusnul Yuli dan beberapa nama lainnya. Mereka tampil bersama tim Sobat DF Indonesia.

Sebelum pertandingan, pengelola lapangan menyambut mereka dengan pesta kembang api. Lampu lapangan dipadamkan sementara, lalu belasan kembang api ditembakkan ke udara.

Sangat meriah dan layaknya sebuah partai final turnamen besar. Setelah itu, mereka bersama pemimpin Sobat DF, D. Firdian memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu.

“Sekarang momen Ramadan dan mau Idul Fitri. Jadi kami tak sekedar main bola saja. Tapi juga berbagi dengan yang secara ekonomi kurang beruntung. Acara ini juga tetap kami perhatian protokol kesehatannya,” katanya.

Video

2 dari 2 halaman

Hiburan Warga

Legenda Arema mengikuti pertandingan persahabatan antarpemain veteran di lapangan Desa Jeru, Tumpang, Kabupaten Malang, Minggu (9/5/2021). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sebenarnya, para legenda Arema FC ini sudah rutin main bersama di tim Sobat DF Indonesia sebelum Ramadan. Tapi, kali ini terasa lebih spesial karena main malam hari dan juga berbagi. 

“Kami senang cari keringat bersama sekaligus memberi hiburan kepada warga karena jelang Idulfitri mungkin banyak yang pusing juga tidak bisa mudik dan lainnya,” jelas mantan bek Arema asal Brasil, Claudio de Jesus.

Selain memberi bingkisan dan santunan, hadirnya para legenda Arema ini ikut memberikan pemasukan bagi pengelola lapangan. Karena penonton yang datang lumayan banyak. Sehingga ada pemasukan dari parkir kendaraan.

“Kami senang juga bisa memberikan pemasukan bagi semua. Termasuk parkir karena kalau kami main yang nonton banyak,” kata Siswantoro yang sekarang menjabat sebagai asisten pelatih Arema ini. 

 

Berita Terkait