Liga 1: Latihan Bersama, Arema dan RANS Cilegon FC Berbagi Cuan

oleh Iwan Setiawan diperbarui 26 Mei 2021, 21:00 WIB
Arema FC menerima tantangan latihan bersama dengan klub Liga 2 RANS Cilegon FC pada 6 Juni di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Arema FC berlatih tanding dengan klub Liga 2 yang sedang naik daun, RANS Cilegon FC pada 6 Juni di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Pertemuan kedua tim akan digelar tertutup. Namun, ada sebuah celah bisnis yang lahir dari ajang ini. Pertandingan tersebut disiarkan langsung dengan cara berbayar.

Advertisement

Manajemen RANS Cilegon yang mengatur siaran langsung tersebut dan tiketnya dijual secara online pula. Setelah membeli tiket online, mereka bisa menyaksikan pertandingan dengan streaming.

Ini yang bisa jadi sumber pemasukan baru bagi Arema terutama. Mereka punya banyak fans yang pensaran dengan sentuhan pelatih baru Eduardo Almeida.

Cara seperti ini sebenarnya sudah terpikirkan manajemen Arema. Namun, mereka tak punya sistem yang bisa merealisasikannya. Sekarang, RANS Cilegon lewat tim Chairman-nya, Raffi Ahmad bisa memberikan jalan.

“Latihan ini (Arema dan RANS Cilegon) kan titelnya football synergy. Kedua tim menjadikan sepak bola sebagai core bisnis. Akarnya membangun retail bisnis, di berbagai cluster. Seperti merchand, even sampai digital entertainment,” jelas Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Video

2 dari 2 halaman

Sistem Berbayar

Eduardo Almeida, pelatih arema memberikan rompi kepada pemainnya saat latihan small game di lapangan ketawang, Kabupaten Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sebelumnya, Arema FC beberapa kali menggelar ujicoba dan disiarkan langsung di YouTube sehingga tidak ada pemasukan dari tiket online karena bisa diakses siapapun secara gratis. Saat latihan bersama dengan RANS Cilegon, tiket yang dijual hanya satu kategori seharga Rp20 ribu.

Jika puluhan ribu fans Arema membelinya, pemasukan yang didapat tentu lumayan besar. Namun, pembagian hasil tiket online ini jadi rahasia dapur Arema dan RANS. Yang pasti, ini membuka jalan bagi manajemen Arema untuk melanjutkan sistem siaran langsung berbayar ini. 

 

Berita Terkait