Penyelesaian Akhir Jadi Pekerjaan Rumah Persib Jelang Liga 1

oleh Hendry Wibowo diperbarui 06 Jun 2021, 09:15 WIB
Pemain Persib Ezra Walian, Tengah Dibayangi Pemain Porda Kota Bandung Dalam Laga Uji Coba Di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. (Muhammad Faqih/Bola.com)

Bola.com, Bandung - Persib Bandung masih menyisakan pekerjaan rumah jelang kompetisi Liga 1 2021. Produktivitas Maung Bandung dalam mencetak gol dinilai masih rendah.

Hal tersebut disampaikan juru taktik Persib, Robert Alberts usai timnya menjalani dua laga uji coba di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu (5 /6/2021).

Advertisement

Dalam dua laga uji coba ini, Persib Bandung meraih kemenangan atas Persika Karawang (5-2) dan Tim Porda Kota Bandung (2-0). Pelatih berkebangsaan Belanda ini mengatakan bahwa sebenarnya Persib bisa mencetak gol lebih dari tujuh dalam uji coba tersebut.

Sebab, sepanjang pertandingan Ferdinand dan kawan-kawan banyak mendapat peluang.

"Produktivitas masih ada di level yang rendah, jika dilihat dari jumlah peluang yang dimiliki baik di laga pertama maupun laga kedua," ujar Robert kepada wartawan.

"Kami harus lebih tajam, harus bisa mencetak lebih banyak gol jika melihat kesempatan bagus yang dimiliki. Kami harus lebih percaya diri, lebih lugas di akhir," tambahnya.

Lemahnya penyelesaian akhir, menurut Robert, karena pemain kurang percaya diri. Dia mencontoh ketika Febri Hariyadi mendapatkan peluang emas di depan gawang Persika, tapi gagal dimanfaatkan.

"Kami bisa menghasilkan banyak peluang yang berbahaya. Tapi di bagian akhirnya, mereka harus percaya diri. Sebagai contoh, Febri di laga pertama sudah berada dalam posisi satu lawan satu dengan kiper empat kali dan dia hanya mencetak satu gol," terangnya.

 

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Pahami Kondisi Pemain

Skuad Persib Bandung jalani uji coba jelang Liga 1 2021/2022. (Erwin Snaz/Bola.com)

Kendati begitu, pelatih berusia 66 tahun ini memahami kondisi para pemainnya. Menurut dia, pemain sudah lama tidak merasakan pertandingan karena vakumnya kompetisi dan libur panjang setelah Piala Menpora.

"Tapi sekali lagi, pemain tidak bermain selama satu tahun, lalu bermain di turnamen dan setelah itu tidak bermain lagi satu bulan. Itu tidak mudah bagi pemain dan kami harus memahami itu. Karena kami juga bekerja setiap hari bersama mereka. Kamu tidak bisa menuntut keajaiban datang," Jelas Robert.

Di samping itu, Robert juga memuji penampilan tim lawan, terutama Porda Kota Bandung. Tim besutan Sabrun Hanafi itu tampil dengan semangat tinggi sehingga sempat merepotkan pertahanan Persib.

"Porda tim yang bagus, memiliki kecepatan yang bagus pula, begitu pula skill individunya. Bisa dilihat mereka menyerang dari flank dan menjadi ujian yang bagus hari ini bagi kami terutama bagi bek tengah," lanjut Robert Alberts. 

Berita Terkait