Euro 2020: Roberto Mancini, Pelatih Spesialis Pemutus Paceklik Gelar

oleh Rizki Hidayat diperbarui 13 Jul 2021, 21:45 WIB
Sempat bermain imbang 1-1 di waktu normal hingga babak waktu ekstra, pasukan Roberto Mancini lalu menang 3-2 di babak adu penalti. (Foto:AP/Roberto Monaldo)

Bola.com, Jakarta - Roberto Mancini berhasil membawa Timnas Italia menjuarai Euro 2020. Trofi itu pun membuat Mancini mempertegas statusnya sebagai pelatih spesialis untuk mengakhiri paceklik gelar tim yang diasuhnya.

Gli Azzurri tampil impresif di Euro 2020. Di bawah asuhan Roberto Mancini, Timnas Italia berhasil menyapu bersih kemenangan dalam tujuh pertandingan yang dijalani.

Advertisement

Pada laga final, Italia berhasil membungkam Inggris dengan skor 3-2 lewat adu penalti di Stadion Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Penentuan pemenang terpaksa dilakukan lewat adu penalti, karena skor imbang 1-1 bertahan hingga 120 menit.

Titel juara tersebut terasa spesial untuk Timnas Italia. Pasalnya, Gli Azzurri menyudahi penantian selama 53 tahun untuk bisa kembali menjadi juara di Piala Eropa. Italia terakhir kali menjadi kampiun Euro pada 1968.

Bagi Roberto Mancini, ini bukan kali pertama memperlihatkan magisnya sebagai pelatih spesial pemutus dahaga gelar bagi tim yang diasuhnya. Sebelumnya, dia sukses membawa Inter Milan menjuarai Serie A 2005/2006.

Ketika itu, Inter puasa gelar juara Serie A selama 17 tahun, atau terakhir kali diraih pada musim 1988/1989. Tak hanya musim 2005/2006, Mancini juga berhasil membawa I Nerazzurri merengkuh Scudetto pada musim 2006/2007 dan 2007/2008.

Sentuhan magis Roberto Mancini berlanjut ketika hengkang ke Manchester City pada 2009. Mendapat suntikan dana tak terbatas dari Sheikh Mansour, Mancini berhasil membawa Manchester City memenangi Premier League 2011/2021.

Gelar liga tersebut membuat Man City merengkuh trofi liga yang perdana dalam 45 tahun terakhir. Sebelumnya, The Citizens meraih titel juara Liga Inggris pada musim 1967/1968.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 3 halaman

Sebagai Pemain

Roberto Mancini mengaku terharu dengan keberhasilan Timnas Italia menjuarai Euro 2020. (AFP/Facundo Arrizabalaga)

Tak hanya sebagai pelatih, ketika masih aktif menjadi pemain, Roberto Mancini juga berhasil membawa tim yang dibela menyudahi puasa gelar. Mancini turut membantu Sampdoria menjuarai Serie A 1990/1991.

Trofi tersebut merupakan gelar Serie A perdana, sekaligus satu-satunya titel juara liga yang didapatkan Il Samp sejak pertama kali berdiri pada 1946.

Ketika berseragam Lazio, Roberto Mancini juga ikut berperan mempersembahkan trofi Serie A 1999/2000. I Biancoceleste meraih gelar juara Serie A yang kedua, setelah sebelumnya didapat pada 1974 atau menyudahi penantian selama 26 tahun.

 

3 dari 3 halaman

Prestasi Roberto Mancini Spesialis Pemutus Dahaga Gelar

Kegembiraan manajer Manchester City Roberto Mancini usai timnya mengalahkan Stoke City 1-0 di final FA Cup yang berlangsung di Wembley Stadium, 14 Mei 2011. AFP PHOTO / ANDREW YATES

Sebagai Pemain:

  • Sampdoria - Menjuarai Serie A 1990/1991 - Meraih Gelar Perdana di Serie A
  • Lazio - Menjuarai Serie A 1999/2000 - Menyudahi Puasa Gelar Serie A Selama 26 Tahun

Sebagai Pelatih:

  • Inter Milan - Menjuarai Serie A 2005/2006 - Menyudahi Puasa Gelar Serie A Selama 17 Tahun
  • Manchester City - Menjuarai Premier League 2011/2012 - Menyudahi Puasa Gelar Liga Inggris Selama 45 Tahun
  • Timnas Italia - Menjuarai Euro 2020 - Menyudahi Puasa Gelar Euro Selama 53 Tahun

Sumber: Instagram Italian Football TV

Berita Terkait