Hormati PPKM Darurat, Tidak Ada Perayaan Meski Viking Persib Club Ulang Tahun ke-28

oleh Muhammad Faqih diperbarui 17 Jul 2021, 18:45 WIB
Kreativitas Viking Persib Club di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. (Muhammad Faqih/Bola.com)

Bola.com, Bandung - Viking Persib Club (VPC) merayakan hari ulang tahun ke-28 pada Sabtu (17/07/2021). Namun, pada momen yang bersejarah ini Viking tidak melakukan ritual khusus seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Viking Persib Club, Heru Joko, menjelaskan alasan tidak menggelar perayaan karena mengikuti kebijakan Pemerintah dalam menerapkan PPKM Darurat di Jawa-Bali hingga akhir Juli nanti.

Advertisement

"Tidak ada (perayaan) paling lewat virtual ya, karena kita dimudahkan dengan teknologi tapi kalau di distrik kayanya ada perayaan. Karena banyak juga distrik-nya. Tapi, kalau dari pusat tidak ada. Karena memahami keadaan PPKM, jadi tidak ada," ujar Heru saat dihubungi wartawan.

Biasanya di momen spesial ini seluruh anggota Viking menggelar konvoi mengelilingi Kota Bandung dan diakhiri dengan memandikan monumen sepakbola di Kawasan Tamblong, Bandung.

Kendati begitu, Heru menaruh harapan besar di usia Viking ke-28 ini. Dia berharap Viking menjadi kelompok suporter yang berguna bagi masyarakat banyak dan loyal dalam mendukung Persib Bandung.

"Harapannya semoga Viking bisa jadi kelompok yang diharapkan masyarakat banyak. Harapannya bisa mendukung Persib dengan baik, mendukung Persib hingga juara dan Viking bisa membantu masyarakat di segala aspek," tuturnya.

 

 

 

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Jalin Komunikasi Baik dengan The Jakmania

Ketua Viking Persib Club, Heru Joko. (Bola.com/Muhammad Faqih)

Disinggung mengenai hubungan dengan suporter Persija Jakarta atau The Jakmania, Heru mengaku saat ini Viking Persib Club terus menjalin komunikasi dengan baik.

Dia berharap perseteruan Viking dan The Jakmania bisa berakhir meski tentunya butuh proses panjang. Menurutnya, ada banyak aspek yang harus dilalui agar kedua suporter bisa berdamai kembali.

"Jadi kan ini proses, tidak mudah karena menyangkut orang banyak dari akar rumput. Tapi kita sudah mulai dari niat baik kedua belah pihak. Yang pasti kedua belah pihak ingin mengakhiri perselisihan yang tidak penting ini," kata Heru.

"Sebenarnya hubungan di atas (petinggi) sudah bagus dan ingin mengakhiri perselisihan. Tapi kan melibatkan banyak orang bukan hanya satu aspek saja, ada yang berkepentingan," tambahnya. 

Berita Terkait