Stadion Kapten I Wayan Dipta Segera Tercatat di Rekor MURI, Gara-gara Punya Fasilitas Ini

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 07 Agu 2021, 12:30 WIB
Markas Bali United, Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang sedang direnovasi. (Bola.com/Maheswara Putra)

Bola.com, Denpasar - Revitalisasi Stadion Kapten I Wayan Dipta sudah berlangsung tujuh bulan untuk persiapan menuju Piala Dunia U-20, 2023. Stadion yang selesai dibangun pertama kali pada 2004 tersebut mengalami banyak perubahan.

Perubahan yang terlihat dari Stadion Kapten I Wayan Dipta antara lain penambahan ruangan di sisi barat stadion di antaranya empat ruang ganti yang berada di sisi utara dan bagian selatan. Masing-masing ruang ganti tersebut dilengkapi fasilitas seperti ruang pijat, bak rendam air, shower, toilet, dan tempat cuci sepatu.

Advertisement

Ada juga lapangan latihan indoor di sisi barat, penambahan ruangan media, dan perubahan ruang perangkat pertandingan. Tribune barat dilengkapi dengan kapasitas 5.000 kursi sesuai dengan syarat Piala Dunia U-20 mendatang.

Pencahayaan lampu stadion berkapasitas 500 hingga 2.400 LUX sesuai standar dari FIFA. Bangku cadangan juga sudah tersedia 23 kursi untuk masing-masing tim yang bertanding. Ada juga tambahan empat kursi sebagai cadangan dari masing-masing sisi yang tersedia.

Stadion Kapten I Wayan Dipta rencananya didaftarkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai yang pertama dengan kapasitas pencahayaan lampu hingga 2400 LUX ditopang oleh tiang penyangga hampir 50 meter dari dasar. Pelaksana Bali Prasarana Permukiman Wilayah Bali PPK Prasarana Strategis, Ni Nengah Satriyani, mengungkapkan fakta tersebut. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Semangat dan Aura Luar Biasa

Markas Bali United, Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang sedang direnovasi. (Bola.com/Maheswara Putra)

“Masyarakat Bali patut berbangga dengan fasilitas Stadion Dipta ini dengan kapasitas pencahayaan lampu hingga 2400 LUX ditopang oleh tiang penyangga hampir 50 meter dari dasar. Ini menjadi stadion pertama di Indonesia yang punya fasilitas seperti ini, akan kami daftarkan sebagai rekor MURI,” ujarnya.

Masih terkait lampu, lampu stadion yang berkapasitas 2.400 lux tersebut menurut Project Manager PT PP Persero Joko Nugroho, bisa diatur pencahayaannya dengan musik yang diputar di stadion.

“Tentu ini akan menghadirkan suasana semangat dan aura yang semakin luar biasa ketika stadion ini menyelenggarakan pertandingan nantinya,” ungkapnya.

 

 

Berita Terkait