PSSI dan CFTA Sepakat Mundurkan Jadwal Play-off Kualifikasi Piala AFC 2023

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 13 Agu 2021, 14:15 WIB
Timnas Indonesia. (Dok PSSI)

Bola.com, Jakarta - PSSI dan Fedrasi Sepak Bola Chinese Taipei (CFTA) sepakat untuk memundurkan jadwal pertandingan play-off Kualifikasi Piala AFC 2023. Upaya itu  dilakukan karena situasi COVID-19 yang belum kondusif di Indonesia dan Chinese Taipei.

Pertandingan play-off Kualifikasi Piala AFC 2023 rencananya akan digelar dua leg pada 7 September dan 12 Oktober 2021. PSSI dan CFTA sepakat untuk menunda pertandingan hingga Oktober 2021.

Advertisement

"Kami telah bersepakat dengan Federasi Sepak Bola Chinese Taipei. Pertandingan leg pertama pada September diundur ke Oktober. Hasil kesepakatan ini kami usulkan ke AFC," kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Selain situasi COVID-19 yang belum kondusif di Indonesia dan Chinese Taipei, faktor karantina juga menjadi pertimbangan. Seperti diketahui, kedua negara menerapkan aturan karantina untuk orang asing.

"Kami melihat proses karantina karena di Indonesia wajib 8 hari dan di Chinese Taipei 14 hari. Tentu faktor-faktor tersebut harus kami perhatikan," tegas Yunus Nusi.

Keputusan final mengenai usulan mundurnya jadwal play-off Kualifikasi Piala AFC 2023 berada di AFC. Sampai saat ini, AFC belum memutuskan untuk menerima atau menolak usulan dari PSSI dan CFTA.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Tunggu Shin Tae-yong

Setelah peluit tanda mulainya pertandingan berbunyi, Timnas Indonesia tampil dengan cukup berani bermain terbuka. Kubu sebaliknya, Timnas Thailand tampil dengan lebih efektif memainkan sekema serangan balik. (Foto: Dok. PSSI)

Timnas Indonesia saat ini belum menggelar persiapan untuk play-off Kualifikasi Piala AFC 2023. Hal ini terjadi karena pelatih Shin Tae-yong belum kembali dari Korea Selatan.

Rencananya, Shin Tae-yong kembali ke Indonesia pada 18 Agustus 2021. Setelah itu, dia terlebih dulu akan melakukan karantina mandiri.

Timnas Indonesia rencananya akan menggelar pemusatan latihan dalam waktu dekat. Hal ini akan tergantung pada situasi COVID-19 yang ada di Indonesia.

Berita Terkait