Generasi 90-an Bernostalgia Jelang Piala AFF 2020: Nyesek Banget! Timnas Indonesia Dijegal Malaysia di Piala Tiger Edisi Perdana

oleh Wiwig PrayugiBenediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 01 Nov 2021, 08:22 WIB
Jejak Tim Merah-Putih di Piala AFF:1996 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan tampil di Piala AFF 2020 yang rencanya digelar pada Desember mendatang. Sebelum bereuforia, yuk bersama Bola.com, nostalgia perjalanan skuad Garuda di pesta sepak bola Asia Tenggara itu.

Piala AFF memulai edisi perdana pada 1996. Timnas Indonesia tampil cemerlang di awal turnamen perdana Piala AFF yang kala itu bernama Piala Tiger di Singapura pada 1-15 September 1996.

Advertisement

Laos, Kamboja, dan Myanmar jadi korban gempuran Kurniawan Dwi Yulianto dkk. Namun, Malaysia menjadi tembok penghalang yang lebih perkasa di semifinal.

Pada fase grup, Indonesia melibas Laos 5-1, Kamboja 3-0, Myanmar 6-1, Vietnam 1-1. 

Permainan Timnas Indonesia saat itu memang sangat luar biasa. Gelandang-gelandang berkelas macam Fachry Husaini, Eri Irianto, dan Ansyari Lubis membuat permainan tim asuhan Danurwindo itu seperti menari-nari, terutama ketika memainkan pertandingan ketiga menghadapi Myanmar. 

Tim Merah-Putih menjadi yang terbaik di Grup A, mengemas 10 poin dari empat laga dan mencetak 15 gol sepanjang babak grup.

Torehan gol itu hanya bisa disamakan oleh Timnas Malaysia yang lolos ke semifinal dari Grup B sebagai runner-up, dan juga menjadi lawan Timnas Indonesia di semifinal.

2 dari 4 halaman

Antiklimaks Melawan Malaysia dan Vietnam, Gelar pun Kandas

Kurniawan Dwi Yulianto, kalah menyakitkan di semifinal Piala Tiger 1996 dari Malaysia. (Bola.com/Dok. Pribadi)

Timnas Indonesia bertemu rival lawas, Malaysia di semifinal yang digelar Stadion Nasional Kallang pada 13 September 1996.

Tim Garuda seakan tidak berdaya digasak oleh Tim Negeri Jiran. Timnas Indonesia kalah 1-3 dalam pertandingan yang disaksikan langsung oleh Ketua PSSI saat itu, Azwar Anas.

Indonesia tertinggal 0-2 hanya dalam waktu 16 menit. Gol Tim Garuda ke gawang Harimau Malaya pun terjadi karena gol bunuh diri Azmil Azali pada akhir babak pertama yang berusaha menghalangi tembakan Robby Darwis.

Malaysia pada akhirnya menang 3-1 dalam pertandingan itu dan membuat Indonesia hanya bisa memperebutkan peringkat ketiga dengan menghadapi Vietnam.

Pada perebutan tempat ketiga, Timnas Indonesia antiklimaks lagi, kalah 2-3 dari Vietnam.

3 dari 4 halaman

15 Gol di Fase Grup

Timnas Indonesia - Peri Sandria (Bola.com/Adreanus Titus)

Fase grup

Indonesia 5-1 Laos

  • Pencetak gol Indonesia: Fachry Husaini 5', Eri Irianto 15', Kurniawan Dwi Yulianto 17', Robby Darwis 34', Peri Sandria 65')
  • Pencetak gol Laos: Saysana Savatdy 75'

Indonesia 3-0 Kamboja

  • Pencetak gol Indonesia: Kurniawan Dwi Yulianto 15', Peri Sandria 23', Eri Irianto 60'

Indonesia 6-1 Myanmar

  • Pencetak gol Indonesia: Fachry Husaini 7' 66', Peri Sandria 20' 26', Ansyari Lubis 28', Eri Irianto 39'
  • Myanmar: Maung Maung Htay 26'

Indonesia 1-1 Vietnam

Pencetak gol Indonesia: Kurniawan Dwi Yulianto 43', Vietnam: Vo Hoang Buu 77' (Penalti)

 

4 dari 4 halaman

Ambyar di Semifinal

Semifinal

Indonesia 1-3 Malaysia

  • Pencetak gol Indonesia (Azmil Azali 44' (Bunuh diri)
  • Malaysia: Sanbagamaran 6', Yap Wai Loon 15', Samsurin Abdul Rahman 75'

Perebutan posisi ketiga

Indonesia 2-3 Vietnam

  • Pencetak gol Indonesia: Kurniawan Dwi Yulianto 66', Aples Techuari 85'
  • Vietnam: Huynh Quoc Cuong 8, Yeyen Tumena 27'-OG, Vo Hoang Buu 73'

Berita Terkait