Lewis Hamilton Bete dengan Strategi Mercedes di F1 GP Turki

oleh Rizki Hidayat diperbarui 11 Okt 2021, 09:48 WIB
Ekspresi pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, setelah memenangi balapan F1 GP Rusia, di Sirkuit Sochi, Minggu (26/9/2021). (Yuri Kochetkov/AFP)

Bola.com, Istanbul - Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, merasa kecewa dengan strategi pit stop timnya pada balapan Formula 1 (F1) GP Turki, Minggu (10/10/2021) malam WIB. Akibatnya, Hamilton gagal meraih podium di Turki.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Istanbul Park tersebut, Lewis Hamilton start dari posisi 11. Namun, tak butuh waktu lama bagi Hamilton untuk merangsek naik ke urutan terdepan.

Advertisement

Meski lintasan berada dalam kondisi basah akibat diguyur hujan, pembalap asal Inggris Raya itu mampu menempati urutan kelima pada lap ke-15. Dia akhirnya berada di tempat ketiga, menyusul sejumlah pembalap yang berada di depannya masuk ke pit stop.

Lewis Hamilton terus menempel rekan setimnya, Valtteri Bottas, yang memimpin lomba serta Max Verstappen di tempat kedua. Hingga lap ke-49 dari total 58 lap balapan, Hamilton terus mempertahankan peringkat ketiga.

Pembalap berusia 36 tahun itu juga masih menggunakan ban intermediate yang dipakai sejak awal lomba. Lewis Hamilton yakin ban yang dipakainya masih bisa bertahan hingga menyentuh garis finis.

Di sisi lain, pembalap di posisi lima besar telah melakukan pergantian ban. Situasi tersebut membuat kru Mercedes cemas. Mereka khawatir pembalap lain yang menggunakan ban intermediate baru bakal menyalip Lewis Hamlton.

Alhasil, kru Mercedes meminta Hamilton untuk masuk ke pit stop dan mengganti ban. Hingga akhirnya, Lewis Hamilton masuk ke pit pada lap ke-50.

 

2 dari 3 halaman

Finis di Posisi Lima

Sebaliknya, pembalap McLaren Lando Norris, gagal juara karena salah strategi. Sempat memimpin cukup lama, dia akhirnya hanya finis ketujuh karena tetap memakai ban keras. (AFP/Alexander Nemenov)

Situasi tersebut membuat posisi Hamilton melorot, dari peringkat tiga ke urutan lima ketika kembali ke lintasan. Hingga menyentuh garis finis, Lewis Hamilton harus puas berada di peringkat kelima.

Dia mencatatkan waktu 1 jam 31 menit 45,915 detik. Lewis Hamilton tertinggal 41,812 detik dari Valtteri Bottas yang berhasil finis terdepan.

Hasil tersebut membuat Hamilton turun ke peringkat kedua klasemen sementara pembalap dengan nilai 256,5. Lewis Hamilton tertinggal enam poin dari Max Verstappen yang naik ke posisi teratas.

 

3 dari 3 halaman

Kesal dengan Strategi Mercedes

Kejutan juga dihadirkan oleh Lewis Hamilton yang mampu merebut kembali posisi teratas klasemen Formula 1. Sempat terlempar ke posisi belakang hingga posisi ke-14, Akhirnya juara dunia tujuh kali tersebut mampu finis di posisi tiga. (Foto: AP/Darko Bandic)

Gagal meraih podium, Lewis Hamilton merasa kesal. Dia pun menyalahkan strategi pit stop yang diterapkan kru Mercedes di F1 GP Turki.

"Saya sudah nyaman berada di posisi tiga. Bila mampu mempertahankan posisi ini, jelas akan menjadi hasil lomba yang fantastis mengingat saya start dari grid 11," kata Hamilton seperti dilansir Motorsport.

"Hasil ini buruk meskipun bisa saja menjadi lebih buruk. Mungkin, saya sebaiknya bertahan di trek atau masuk pit lebih awal. Jika pit stop dengan delapan lap tersisa, Anda akan kesulitan mendapatkan suhu ideal agar ban bekerja maksimal," tambahnya.

"Mungkin, sama seperti memanaskan ban medium di trek kering (normal). Jadi, saya memang agak frustrasi. Tetapi, inilah yang terjadi," tuturnya.