5 Pelatih Timnas Indonesia yang Hobi Pakai Pemain Naturalisasi: Dari Alfred Riedl sampai Shin Tae-yong

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 25 Feb 2022, 10:30 WIB
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Program pemain naturalisasi kembali digalakkan PSSI dalam enam bulan terakhir. Penyebabnya adalah permintaan khusus dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia saat ini dianggap masih kurang dalam segi kualitas di beberapa area permainan. Pemain naturalisasi dianggap menjadi solusi untuk melengkapi dan menambah kekuatan skuad Merah Putih.

Advertisement

Sejumlah nama pemain keturunan pun dijaring untuk memperkuat komposisi permainan Timnas Indonesia. Sejauh ini, ada tiga nama yang hampir pasti akan dinaturalisasi untuk bisa membela Timnas Garuda.

Mereka adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama. Dua nama awal prosesnya sudah berlangsung karena telah menyerahkan dokumen pendukung, sedangkan Shayne Pattynama sejauh ini masih dalam bentuk kesepakatan verbal.

Pelatih Shin Tae-yong sejauh ini sudah pernah menggunakan pemain naturalisasi di Timnas Indonesia. Mereka adalah Victor Igbonefo dan Ezra Walian.

Lantas, siapakan pelatih Timnas Indonesia yang sering menggunakan pemain naturalisasi? Berikut ini lima pelatih yang paling sering memberikan kesempatan pada pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.

2 dari 6 halaman

Alfred Ried

Alfred Riedl. Pelatih asal Austria yang telah berpulang pada 8 September 2020 lalu menjadi pelatih keempat yang mampu membawa Timnas Indonesia meraih posisi kedua di Piala AFF. Bahkan ia melakukannya dua kali, yaitu pada edisi 2010 dan 2016. (AFP/Hoang Dinh Nam)

Alfred Riedl tercatat menukangi Timnas Indonesia dalam tiga periode. Pelatih asal Austria itu menjadi juru racik skuad Merah Putih pada 2010-2011, 2013-2015, dan 2016.

Di bawah tangan dinginnya banyak pemain naturalisasi mendapatkan kesempatan bermain. Sebut saja Cristian Gonzales, Raphael Maitimo, Greg Nwokolo, Victor Igbonefo, Diego Michiels, Sergio van Dijk, dan Stefano Lilipaly.

Alfred Rield ternyata sangat mengerti cara memaksimalkan pemain naturalisasi di Timnas Indonesia. Itu dibuktikan dengan pencapaian dua final Piala AFF pada 2010 dan 2016.

3 dari 6 halaman

Nilmaizar

Pelatih Persela Lamongan, Nilmaizar, memperhatikan timnya saat melawan Perseru Badak Lampung pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Rabu (11/9). Perseru bermain imbang 1-1 atas Persela. (Bola.com/Yoppy Renato)

Nilmaizar pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia rentang 2011-2013. Namun, ketika itu tak banyak agenda yang dimilikinya bersama Timnas Indonesia.

Nilmaizar hanya memimpin tiga pertandingan untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2012. Hasilnya pun kurang maksimal yakni sekali menang, sekali imbang, dan sekali kalah.

Padahal, Timnas Indonesia ketika itu diperkuat pemain-pemain muda yang baru dinaturalisasi. Sebut saja Raphael Maitimo, Tonnie Cusell, dan Jhon van Beukering.

4 dari 6 halaman

Jacksen F. Tiago

Manajer tim Persis Solo, Jacksen F. Tiago saat menghadapi Rans Cilegon FC dalam laga final Liga 2 2021 di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis (30/12/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jacksen F. Tiago berkesempatan melatih Timnas Indonesia pada 2013. Sayangnya, kariernya tak berlangsung lama setelah Timnas Garuda meraih hasil kurang maksimal di Piala Asia 2013.

Timnas Indonesia asuhan Jacksen F. Tiago ketika itu tersingkir di babak penyisihan grup Piala Asia 2013. Padahal, skuad yang dimiliki cukup bagus karena dihuni pemain naturalisasi.

Sebut saja Victor Igbonefo, Raphael Maitimo, Greg Nwokolo, dan Sergio Van Dijk. Namun, kehadiran mereka ternyata bukan jaminan untuk bisa meningkatkan performa Timnas Indonesia di lapangan.

5 dari 6 halaman

Bima Sakti

Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, memberikan instruksi saat melawan Thailand pada laga Piala AFF 2018 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/11). Thailand menang 4-2 dari Indonesia. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bima Sakti menjadi pelatih Timnas Indonesia pada 2018. Ketika itu, Bima Sakti meneruskan tongkat kepelatihan yang ditinggalkan Luis Milla.

Timnas Indonesia pernah melakoni tujuh pertandingan bersama Bima Sakti. Ternyata, Bima Sakti bukan pelatih yang alergi terhadap pemain naturalisasi.

Bima Sakti tercatat pernah menggunakan tiga pemain naturalisasi yakni Beto Goncalves, Esteban Vizcarra, dan Stefano Lilipaly. Sayangnya hasil kurang maksimal diraih termasuk pada Piala AFF 2018 di mana Timnas Indonesia gagal menembus babak semifinal.

6 dari 6 halaman

Simon McMenemy

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, saat membimbing timnya menang 6-0 atas Vanuatu dalam laga uji coba internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/6/2019). (Bola.com/Yoppy Renato)

Simon McMenemy menjadi pelatih Timnas Indonesia pada 2019. Di bawah asuhannya, banyak pemain naturalisasi mendapatkan kesempatan bermain.

Sebut saja Stefano Lilipaly, Beto Goncalves, Ilija Spasojevic, dan Otavio Dutra. Sayangnya, para pemain naturalisasi di atas gagal memberikan penampilan gemilang.

Dalam tujuh pertandingan, Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy hanya meraih dua kemenangan, sedangkan sisanya kalah. Termasuk catatan empat kekalahan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2022.