Emoh Sial seperti Italia di Play-off Piala Dunia 2022, Pelatih Portugal: Duel Vs Makedonia Utara adalah Final!

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 25 Mar 2022, 11:45 WIB
Timnas Portugal sukses menaklukkan Turki pada laga semifinal Path C play-off Piala Dunia 2022 di Estadio do Dragao, Jumat (25/3/2022). Selecao das Quinas menang dengan skor akhir 3-1. (AP/Luis Vieira)

Bola.com, Lisbon - Pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos, tidak mau bernasib sial seperti Italia pada play-off Piala Dunia 2022. Dia menegaskan Portugal akan bermain habis-habisan bak di final saat menghadapi Makedonia Utara di final play-off Piala Dunia 2022, pada 30 Maret.

Makedonia Utara membuat kejutan sensasional setelah mengandaskan Timnas Italia 1-0 pada semifinal playoff Piala Dunia 2022 di Palermo, Jumat (22/3/2022) dini hari WIB. 

Advertisement

Setelah mengatasi Italia, Makedonia Utara akan menantang Timnas Portugal yang baru saja melibas Turki 3-1. Pemenang laga tersebut berhak melenggang ke Piala Dunia 2022 di Qatar. 

"Kami perlu menunjukkan rasa hormat yang sama kepada Makedonia Utara seperti yang kami lakukan pada Italia," kata Santos, seperti dikutip Sky Sports.  

“Sudah saya katakan sebelum kami melawan mereka, pertandingan-pertandingan itu bukan lelucon, ini seperti final dan apa pun bisa terjadi," imbuhnya. 

"Anda harus menghadapinya dengan fokus dan konsentrasi, karena memang harus seperti itu. Tim yang bertandang ke Italia dan menumbangkan juara Piala Eropa tidak membutuhkan perkenalan," sambung Santos tentang duel Timnas Portugal kontra Makedonia Utara. 

 

2 dari 3 halaman

Pelatih Portugal Kesal

Para pemain Makedonia Utara merayakan kemenangan atas Italia pada pertandingan play-off kualifikasi Piala Dunia 2022 di stadion Renzo Barbera, di Palermo, Italia, Jumat (24/3/2022). Dengan hasil ini Italia gagal melaju ke putaran Piala Dunia 2022 Qatar. (AP Photo/Antonio Calanni)

Portugal selamat dari laga yang menegangkan kontra Turki untuk mendekat ke tiket Piala Dunia 2022. Burak Yilmaz dari Turki gagal mengeksekusi penalti, yang bisa memaksa perpanjangan waktu, dalam duel yang mereka dominasi. 

Memimpin 2-0, Portugal membiarkan tim lawan kembali menguasai pertandingan. Situasi itu membuat pelatih mereka kesal.

"Kami tidak bisa membiarkan itu terjadi dalam permainan yang kami kendalikan, itu peringatan untuk laga Selasa depan," kata Santos.

"Pertandingan hari ini telah berakhir dan kami harus fokus pada rival berikutnya. Kami membutuhkan fokus ekstra bermain di kandang di depan penonton kami. Motivasi yang harus menjadi tujuan utama kami adalah pergi ke Piala Dunia!"

 

3 dari 3 halaman

Bukan Lawan Mudah

Gelandang Portugal, Otavio Monteiro (kiri) berselebrasi di samping Cristiano Ronaldo setelah mencetak gol ke gawang Turki pada pertandingan playoff Piala Dunia 2022 di stadion Dragao di Porto, Portugal, Jumat (25/3/2022). Portugal menang atas Turki 3-1. (AP Photo/Luis Vieira)

Setelah gagal lolos otomatis ke Piala Dunia 2022 pada November 2021, Portugal diperkirakan akan menghadapi Italia pada final playoff.

"Kami tidak berpikir itu melawan Makedonia Utara bakal mudah," kata pemain Portugal, Matheus Nunes, kepada wartawan setelah mencetak gol ketiga Portugal melawan Turki.

"Sekarang kami harus istirahat dan bekerja menyusun rencana permainan. Makedonia Utara dalah tim yang pantas mendapatkan semua rasa hormat kami. Mereka pergi ke Italia dan menang, Anda harus memiliki kualitas untuk mencapai itu," tegas Nunes. 

Sumber: Sky Sports 

 

Berita Terkait