Jelang Korea Terbuka 2022: Tim Bulutangkis Indonesia Ceritakan Suka Duka Jalani Ramadhan di Negeri Orang

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 04 Apr 2022, 04:00 WIB
Muhammad Ahsan. (Dok. PBSI)

Bola.com, Jakarta - Muhammad Shohibul Fikri dkk. harus menjalani awal Ramadhan di negeri orang, Korea Selatan. Dia bersama tim bulutangkis Indonesia lainnya sedang bersiap turun berlaga di ajang bulutangkis Korea Terbuka pada 5-10 April di Kota Suncheon.

Tim ini memang sudah berada di Korea Selatan pada Kamis (31/3/2022) lalu setelah tampil di Swiss Terbuka 2022. Fikri pun menceritakan suasana awal puasa di Negeri Gingseng tersebut.

Advertisement

Perbedaan mendasar yang ia rasakan adalah di Korea Selatan tidak terasa seperti Bulan Ramadhan. Ia pun mengaku kesulitan menyiapkan segala kebutuhan untuk sahur dan berbuka.

"Suasana awal Ramadhan di Korea seperti hari-hari biasa saja. Tidak seperti di Indonesia terdapat suasana khas bulan Ramadhan," ungkap Fikri.

"Kesulitannya kita malamnya sebelum tidur harus membeli makanan dulu untuk persiapan sahur, tidak seperti di rumah atau di asrama yang sudah disediakan," ujar Muhammad Shohibul Fikri melanjutkan.

 

2 dari 3 halaman

Obat Rindu

Gelar All England 2022 merupakan gelar kedua Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana sepanjang karier mereka. Gelar pertama didapat pada turnamen Hyderabad Open 2019. (AP/Rui Vieira)

Sang juara All England 2022 bersama Bagas Maulana itu mengaku baru pertama kali berpuasa di luar negeri. Dia merasa cukup sedih karena tidak bisa berkumpul bersama keluarga.

"Perasaannya cukup sedih karena jauh dari keluarga, tidak bisa berbuka puasa bersama dan tidak bisa menikmati suasana bulan Ramadhan di Indonesia. Ini pertama kalinya saya puasa di negara orang," ungkap Fikri.

"Tapi walau begitu saya masih bisa berkumpul dengan tim di sini. Sahur bersama dan buka puasa bersama. Itu mengobati rasa rindunya," ujar Fikri.

 

3 dari 3 halaman

Masih Kuat Puasa

Saat laga dilanjutkan cedera Mohammad Ahsan cukup mempengaruhi penampilan The Daddies. Fikri/Bagas pun melaju dalam perolehan poin hingga akhirnya mampu menutup game kedua dengan 21-13 sekaligus memenangkan laga final. (AP/Rui Vieira)

Tim Indonesia sendiri sudah menggelar latihan di practice court hari Minggu (3/4/2022) sore. Latihan yang tidak terlalu lama dan berat, membuat Fikri masih tahan untuk berpuasa.

"Hari ini kita sudah latihan, tapi karena tidak lama, saya masih kuat berpuasa," ucap Fikri.

"Mungkin nanti saat pertandingan saya lihat kondisi dulu. Jika memungkinkan puasa maka saya akan puasa," tutur Fikri ketika ditanya mengenai menjalankan puasa saat pertandingan.

Fikri berharap dia selalu diberikan kesehatan agar lancar menjalani ibadah puasa.

"Harapan saya ingin selalu diberikan kesehatan agar bisa menjalani bulan Ramadhan dengan baik dan lancar," sahut Fikri.

"Dan semoga dapat memberikan yang terbaik di pertandingan ini, syukur-syukur bisa juara," tutupnya.

Berita Terkait