Shin Tae-yong Menyanjung Wonderkid Arema FC di Timnas Indonesia U-19: Skillnya Aduhai, tapi Tingginya Kurang

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 21 Jul 2022, 14:00 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-19, Arkhan Fikri (dua kiri) dilanggar oleh pemain Myanmar, Lann San Aung (kiri) dalam pertandingan babak penyisihan Grup A Piala AFF U-19 yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (10/7/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Shin Tae-yong menyanjung gelandang Timnas Indonesia U-19, Arkhan Fikri. Dia menganggap bahwa pemain berusia 17 tahun itu punya teknik individu yang tinggi, tapi kurang secara postur.

"Skill Arkhan Fikri bagus, tetapi tingginya kurang," kata Shin Tae-yong dinukil dari laman PSSI.

Advertisement

Bersama Marselino Ferdinan, Arkhan Fikri menjadi jenderal lapangan tengah Timnas Indonesia U-19 ketika bermain di babak penyisihan Piala AFF U-19 2022.

Namun, ketika Marselino Ferdinan cedera dalam matchday kedua Grup A Piala AFF U-19, Arkhan Fikri bak seorang diri menjelma sebagai motor serangan tim berjuluk Garuda Nusantara itu.

2 dari 5 halaman

Cetak 2 Gol

Starting XI Timnas Indonesia U-19 saat laga Grup A Piala AFF U-19 2022 melawan Timnas Vietnam U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (02/07/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Wonderkid Arema FC itu berhasil mencetak dua gol untuk Timnas Indonesia U-19 sepanjang babak penyisihan Piala AFF U-19, namun gagal membawa Garuda Nusantara lolos ke semifinal.

Pergerakan Akrhan Fikri begitu lincah dan gesit di lini tengah Timnas Indonesia U-19. Pasalnya, pemain asal Serdang Bedagai, Sumatera Utara itu didukung postur yang hanya 165 cm.

Arema FC bergerak cepat untuk mengamankan Arkhan Fikri pada Juni 2022. Gelandang kelahiran 28 Desember 2004 itu dikontrak jangka panjang dengan durasi lima tahun.

3 dari 5 halaman

Dievaluasi

PSSI mengevaluasi pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong. (PSSI).

Sementara itu, kegagalan di Piala AFF U-19 2022 membuat pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong dievaluasi oleh PSSI.

Dalam rapat evaluasi itu, Shin Tae-yong memaparkan program kerja Timnas Indonesia ke depan dan meminta pemain naturalisasi demi Piala Dunia U-20 2023.

Selain itu, Shin Tae-yong merasa Timnas Indonesia U-19 masih kekurangan pemain di posisi bek dan gelandang.

4 dari 5 halaman

Darurat Pemain Naturalisasi

Shin Tae-yong tidak jadi menaturalisasi tiga pemain keturunan asal Belanda. Ketiganya adalah Kai Boham, Jim Croque, dan Max Christoffel.

"Saat tampil di Piala Dunia U-20, kami akan menghadapi tim dengan postur yang tinggi-tinggi dan kekar," imbuh Shin Tae-yong dinukil dari laman PSSI.

"Jadi, tentu Timnas Indonesia U-19 butuh pemain baru termasuk pemain naturalisasi," jelas pria asal Korea Selatan itu.

5 dari 5 halaman

Stok Banyak di Belanda

PSSI mengabarkan bahwa Shin Tae-yong telah mempunyai sejumlah pemain keturunan lain untuk dinaturalisasi demi Piala Dunia U-20 2023, yang juga berasal dari Belanda.

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan memberikan tenggat waktu kepada Shin Tae-yong hingga Agustus 2022 untuk menyetor nama calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia U-19 supaya segera diproses.

"Di Belanda, ada banyak pemain yang memiliki darah Indonesia," papar pria yang karib dipanggil Iwan Bule itu.

Berita Terkait