Skor Besar yang Membuat Goyang para Penyayang : Bikin Panggung Piala Dunia Menantang

oleh Choki Sihotang diperbarui 29 Agu 2022, 11:45 WIB
Raut frustasi Cristiano Ronaldo saat Portugal ditahan 0-0 Tanjung Verde dalam partai pemasana jelang Piala Dunia 2010, Covilha. AFP PHOTO/FRANCISCO LEONG

Bola.com, Jakarta - Liverpool mengamuk. Menjamu AFC Bournemouth di Anfield dalam lanjutan Premier League 2022/2023 akhir pekan kemarin, The Reds menang telak 9-0.

Kemenangan ini sekaligus comeback mengerikan armada Jurgen Klopp usai mendapat malu ketika kalah di markas Manchester United dengan skor 1-2. Ini merupakan kemenangan terbesar Liverpool di kasta tertinggi Inggris sejak 1989, sekaliguis keberhasilan terbesar Klopp sejak menjadi pelatih. Klop!

Advertisement

 

2 dari 8 halaman

Langka tapi Nyata

Skuat asuhan Jurgen Klopp kini berada di posisi kedelapan klasemen Liga Inggris dengan raihan 5 poin. (AP/PA/Peter Byrne)

Meski tergolong langka, namun apa yang dipahat raksasa Merseyside itu bukanlah kali pertama tersaji di jagat balbalan. Di pentas seketat Piala Dunia sekalipun, kemenangan dengan skor mencolok pernah terjadi.

Tak percaya? Kuy kita lahap infonya di bawah ini, seperti dilansir theanalyst.

 

3 dari 8 halaman

Hongaria 10-1 vs El Salvador (Piala Dunia 1982)

Sekarang, Tim Nasional (Timnas) Hongaria memang tak lagi disegani. Namum, jauh sebelumnya, mereka merupakan satu di antara tim yang patut diwaspadai.

Pada Piala Dunia 1982 misalnya, mereka pernah menang telak 10-1. Hasil menakjubkan tersebut mereka raih saat bentrok kontra El Savador dalam laga pembuka Grup 3.

László Kiss, pemain yang masuk dari bangku cadangan, mencuri perhatian. Dia sukses mencetak hat-trick, dan membuatnya banjir sanjungan. Sayang, Hongaria gagal melaju ke fase selanjutnya karena finis di posisi ketiga.

Mereka gagal mengulang suskes seperti di dua edisi sebelumnya yakni 1938 dan 1954. Saat itu mereka merangsek jauh hingga ke final.

Pada Piala Dunia 1954, tim berjuluk Magyarok juga menuai kemenangan telak 9-0 atas Korea Selatan. Dimotori sang legenda, Ferenc Puskás, Hongaria sama sekali bukan lawan yang sepadan bagi Taeguk Warriors. Hanya saja, di final, Puskás dkk kalah 2-3 dari Jerman Barat.

 

4 dari 8 halaman

Yugoslavia 9-0 vs Zaire (Piala Dunia 1974)

Kedua tim ini berada Grup 2 Piala Dunia 1974, bersam Skotlandia dan Brasil. Yugoslavia tampil digdaya dengan mengamankan posisi puncak dengan torehan empat poin.

Duel kontra Zaire akan selalu dikenang, karena jumlah gol yang fantastis. Tanpa perlawanan sama sekali, Yugoslavia menang enteng 9-0. Melaju ke babak kedua, Yugoslavia tersingkir karena kalah dalam tiga laga beruntun melawan Jerman Barat, Polandia, serta Swedia.

 

5 dari 8 halaman

Swedia 8-0 vs Kuba (Piala Dunia 1938)

Tahukah kamu? Kuba pernah menghentak di Piala Dunia 1938. Saat itu, Kuba mampu bertahan hingga babak perempat final sebelum disingkirkan Swedia.

Tak seperti laga-laga di fase sebelumnya, Kuba antiklimaks kala bersua Swedia. Mereka dengan mudah dipermak delapan gol tanpa balas.

Kemenangan itu sendiri merupakan modal krusial bagi Swedia guna menapaki babak selanjutnya. Swedia lolos ke semifinal, namun harus puas berada di posisi ketiga usai dihentikan Brasil 2-4.

 

6 dari 8 halaman

Uruguay 8-0 vs Bolivia (Piala Dunia 1950)

Pada edisi ini, Uruguay benar-benar keren. Tak pernah lagi naik podium kehormatan sejak kesuksesan gelimang di Piala Dunia 1930 di negera sendiri, kini mereka menorehkannya di di Piala Dunia 1950 Brasil.

La Celeste meraih gelar keduanya setelah mengalahkan tuan rumah Brasil 2-1. Sukses Uruguay tentunya tak lepas dari kemenangan sadis 8-0 mereka atas Bolivia pada laga sebelumnya.

 

7 dari 8 halaman

Jerman 8-0 vs Arab Saudi (Piala Dunia 2002)

Korea Selatan. Termasuk Piala Dunia 2022, Korea Selatan telah lolos sebanyak 11 kali ke putaran final Piala Dunia dan menjadi negara Asia yang paling sering tampil. Dalam 10 edisi sebelumnya, 1954 dan 1986 hingga 2018, mereka mampu 2 kali lolos dari fase grup, yaitu di Piala Dunia 2002 dan 2010. Pada Edisi 2002 saat menjadi tuan rumah bersama Jepang, Korea Selatan melaju hingga semifinal dan harus tersingkir di tangan Jerman usai kalah 0-1. Di perebutan tempat ke-3 Korea Selatan kalah 2-3 dari Turki. Pada edisi 2010 Korea Selatan kandas di babak kedua (16 besar) usai kalah 1-2 dari Uruguay. (AFP/Greg Wood)

Di atas kertas, Jerman jelas lebih dijagoka. Akan tetapi, tak ada yang menyangka kalau Panser Eropa pesta gol di gawang Arab Saudi.

Bayangkan, Arab Saudi diberondong delepan lesakan tanpa mampu membalas sebiji lesakan pun. Walhasil, kemenangan ini adalah kemenangan Piala Dunia terbesar di abad ke-21.

Miroslav Klose menjadi bintang kemenangan dalam laga pembuka Jerman di Grup E tersebut. Klose mencetak hat-trick. Menariknya, Klose menjadi pemain kedua dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak hat-trick sundulan dalam satu pertandingan.

Ia mengulangi Tomas Skuhravy, yang melakukannya untuk Cekoslowakia melawan Kosta Rika di Piala Dunia 1990. Sial bagi Klose dkk, mereka menenggak kekalahan 0-2 di final melawan Brasil.

 

8 dari 8 halaman

Skor Lain

Berikut ini beberapa skor besar di panggung Piala Dunia :

- Uruguay 7-0 vs Skotlandia (Piala Dunia 1954)

- Turki 7-0 vs Republik Korea (Piala Dunia 1954)

- Polandia 7-0 vs Haiti (Piala Dunia 1974)

- Portugal 7-0 vs DPR Korea (Piala Dunia 2010)

Selain itu ada juga kemenangan terbesar di panggung babak final Piala Dunia :

- Brasil 5-2 vs Swedia (Piala Dunia 1958)

- Brasil 4-1 vs Italia (Piala Dunia 1970)

- Prancis 3-0 vs Brasil (Piala Dunia 1998)

Berita Terkait