Bola.com, Manchester - Manajer Manchester United (MU), Erik ten Hag, akhirnya bersuara mengenai keputusannya mencadangkan Cristiano Ronaldo dalam tiga laga terakhir di Premier League.
Menurut Ten Hag, dirinya terpaksa melakukan itu karena CR7 belum sepenuhnya bugar.
Cristiano Ronaldo tercatat memulai pertandingan dari bangku cadangan dalam tiga laga terakhir Manchester United. Situasi itu terjadi saat MU menghadapi Liverpool (23/8/2022), Southampton (27/8/2022), dan Leicester City (2/9/2022).
Ronaldo terakhir kali jadi starter MU saat kalah 0-4 dari Brentford (13/8/2022). Uniknya, dalam tiga laga tanpa Cristiano Ronaldo sebagai starter MU justru meraih kemenangan.
"Seperti yang kita semua tahu, dia tidak mengikuti pramusim. Anda seharusnya tidak dapat melewatkan pramusim," kata Erik ten Hag seperti dikutip situs resmi Manchester United (MU).
Butuh Adaptasi
Manajer Erik ten Hag menyebut, Cristiano Ronaldo membutuhkan waktu adaptasi dengan gaya permainan yang diusungnya di Manchester United (MU). Itulah yang membuat Ronaldo harus dicadangkan dalam tiga laga terakhir.
"Ini merupakan dasar, terutama dalam gaya bermain yang kami mainkan. Kami memainkan jenis sepak bola yang berbeda dibandingkan dengan tahun lalu," ucap Ten Hag.
"Sehingga tergantung pada tuntutan, kerjasama, dan tuntutan pada posisi tertentu. Baik di dalam dan luar lapangan, serta hal lainnya adalah kebugaran," tegas Ten Hag.
Sama-sama Pede
Manchester United dan Arsenal sama-sama memiliki kepercayaan diri tinggi pada duel nanti. Kedua tim kompak berbekal hasil positif di Premier League.
MU meraih tiga kemenangan beruntun di Premier League. Pasukan Erik ten Hag belum lagi kalah setelah dibantai Brentford pada pertengahan Agustus lalu.
Adapun Arsenal menyapu bersih lima laga yang telah dimainkan musim ini dengan kemenangan. Klub asal London Utara itu berada di puncak klasemen sementara dengan jumlah 15 poin.
Head to Head
Laga nanti menjadi pertemuan ke-237 sepanjang sejarah. Sejauh ini, MU masih dominan atas Arsenal.
MU meraih 100 kemenangan di semua ajang melawan Arsenal. Adapun Arsenal meraih 86 kemenangan dan 50 laga sisanya berakhir dengan imbang.
Musim lalu kedua tim juga sama kuat yakni meraih sekali kemenangan dan sekali kekalahan. Menarik untuk menyaksikan duel bergengsi dari dua klub tradisional Inggris tersebut.