Romelu Lukaku, Andriy Shevchenko, dan 6 Pemain Mahal Serie A yang Melempem di Liga Inggris

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 23 Okt 2022, 08:15 WIB
Ilustrasi - Andriy Shevchenko, Mario Balotelli, Romelu Lukaku Dengan Baju Premier League (Bola.com/Bayu Kurniawan Santoso)

Bola.com, London - Klub-klub besar Liga Inggris sering membeli pemain yang bermain di Liga italia. Bahkan, mereka tidak segan untuk membayar mahal demi mendapatkan sang pemain.

Ada banyak pemain mahal dari Liga Italia yang bisa bersinar di Liga Inggris. Sebut saja Alisson Becker yang saat ini menjadi kiper utama Liverpool.

Advertisement

Liverpool membeli Alisson dari AS Roma seharga 56 juta pounds (Rp984 miliar). Kiper asal Brasil tersebut kemudian membantu The Reds meraih juara Premier League dan Liga Champions.

Namun, tidak semua klub Liga Inggris selalu dinaungi keberuntungan saat merekrut pemain dari Liga Italia. Tidak jarang, pemain Liga italia yang dibeli dengan harga mahal malah berujung flop.

Berikut ini delapan pemain mahal Liga Italia yang gagal di Liga Inggris.

2 dari 10 halaman

Andriy Shevchenko

Andriy Shevchenko (AC Milan) - Terkenal sebagai predator di kotak penalti lawan saat berseragam AC Milan membuat Chelsea meminangnya pada 2006. Namun sayang striker asal Ukraina ini gagal beradaptasi dengan sepak bola Inggris. (Foto: AFP/Adrian Dennis)

Setelah mencetak 173 gol di semua kompetisi untuk AC Milan, Chelsea mengeluarkan dana sebesar 30,8 juta pounds untuk mengamankan Andriy Shevchenko pada musim panas 2006. Transfernya itu memecahkan rekor transfer sepak bola Inggris.

Meski mencetak gol pada pertandingan pertamanya, Shevchenko hanya berhasil mengemas empat gol di Premier League pada musim debutnya di Stamford Bridge. Musim keduanya tidak berjalan lebih baik karena hanya berhasil mencetak lima gol dan berkutat dengan cedera selama 12 bulan di London barat.

Shevchenko tidak masuk dalam rencana bos baru Avram Grant pada musim 2007/2008 dan menghabiskan musim berikutnya dengan status pinjaman di AC Milan. Dia akhirnya kembali ke Dynamo Kyiv pada Agustus 2009.

3 dari 10 halaman

Juan Sebastian Veron

Juan Sebastian Veron. Gelandang yang kini berusia 47 tahun dan telah pensiun pada Mei 2017 bersama Estudiantes ini pernah berseragam Manchester United selama 2 musim. Ia didatangkan MU dari Lazio pada awal musim 2001/2002 dengan nilai transfer 42,6 juta euro. Akibat rentan cedera serta kalah bersaing dengan Roy Keane dan Paul Scholes, ia meninggalkan Old Trafford pada akhir musim 2002/2003 menuju Chelsea usai tampil dalam 81 laga di semua ajang dengan torehan 11 gol dan 15 assist. (AFP/Paul Barker)

Kepindahan Juan Sebastian Veron dari Lazio ke Manchester United pada 2001 juga memecahkan rekor transfer Inggris. Sir Alex Ferguson mengeluar 28,1 juta pounds untuk merekrut gelandang asal Argentina tersebut.

Awal karier Veron di Old Trafford bisa dibilang cukup baik setelah mencetak tiga gol dalam tujuh pertandingan pertamanya. Mantan pemain Parma tersebut juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Premier League pada September 2001.

Tapi, penampilan Veron kemudian menurun karena kesulitan beradaptasi dengan sepak bola Inggris. Veron dilepas ke Chelsea dua musim kemudian dan hanya tampil tujuh kali di Stamford Bridge sebelum dipinjamkan ke Inter Milan.

4 dari 10 halaman

Mario Balotelli

Liverpool mendatangkan Mario Balotelli usai tampil ganas bersama AC Milan. Pemain asal Italia tersebut dibeli dengan harga 20 juta euro pada tahun 2014 untuk menggantikan peran Luis Suarez yang hengkang ke Barcelona. Sayangnya, performa Balotelli menurun drastis dan hanya menyumbang empat gol. Sempat dipulangkan kembali ke AC Milan dengan status pinjaman, ia akhirnya dilepas dengan status bebas transfer menuju OGC Nice pada 2016. (AFP/Paul Ellis)

Mario Balotelli masih satu-satunya pemain Italia yang memenangkan Premier League. Dia memutuskan bergabung dengan Liverpool pada akhir jendela transfer musim panas 2014.

Mantan striker AC Milan itu punya tugas berat menggantikan Luis Suarez di lini depan Liverpool. Namun, Balotelli hanya mampu mencetak satu gol sepanjang musim Premier League 2015/2016.

Balotelli kembali ke San Siro dengan status pinjaman pada musim berikutnya sebelum kepindahannya berubah menjadi permanen pada 2016. Setelah bermain di Italia, Prancis, dan Turki, pemain berusia 32 tahun itu bergabung dengan klub Liga Super Swiss Sion pada Agustus 2022.

5 dari 10 halaman

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku menjadi nama terakhir yang nampaknya terkena kutukan nomor sembilan di Chelsea. Bomber asal Belgia itu sempat main bagus di awal kedatangannya. Namun performa Lukaku kemudian merosot dan hanya mencetak 15 gol dalam 44 pertandingan. (AFP/Ben Stansall)

Romelu Lukaku kembali ke Chelsea dari Inter Milan dengan harga 97,5 juta pounds pada musim panas 2021. Lukaku pun pemain termahal dunia dalam akumulasi transfer, yakni 285 juta pounds.

Setelah dibeli dengan harga selangit, Lukaku malah melempem bersama Chelsea. Bomber asal Belgia tersebut hanya mampu menghasilkan delapan biji gol saja di Premier League.

Lukaku akhirnya cabut dari Chelsea pada musim panas 2022. Pemain berusia 29 tahun tersebut dipinjamkan ke Inter Milan selama semusim.

6 dari 10 halaman

Alberto Aquilani

Alberto Aquilani - Aquilani dibeli Liverpool dari AS Roma pada 2009 untuk menggantikan Xabi Alonso yang hengkang ke Real Madrid. Selama tiga tahun di Liverpool, Aquilani gagal mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan tercatat hanya bermain 18 pertandingan saja. (AFP/Paul Ellis)

Didatangkan dengan nilai transfer sebesar 17 juta pounds pada 2009, Alberto Aquilani hanya mencatatkan 18 penampilan di Premier League untuk Liverpool. Dia mencetak satu gol selama berseragam The Reds.

Gagal membuat dampak di Anfield. Aquilani dipinjamkan ke Juventus pada musim 2010/2011. Namun, raksasa Italia tersebut memutuskan untuk tidak menggunakan klausul penebusan.

Pada musim berikutnya, Aquilani bergabung dengan AC Milan. Setelah 12 bulan bertugas di San Siro, Aquilani pindah secara permanen dengan menandatangani kontrak bersama Fiorentina.

7 dari 10 halaman

Juan Cuadrado

Juan Cuadrado. Bek kanan Kolombia berusia 34 tahun yang telah 5 musim membela Juventus ini menjadi salah satu bek termahal yang pernah dimiliki Chelsea. Ia didatangkan Chelsea dari Fiorentina pada tengah musim 2014/2015 dengan nilai transfer 31 juta euro atau kini setara Rp469 miliar. Ia hanya setengah musim membela Chelsea dan hanya tampil dalam 15 laga di semua ajang dengan torehan 1 assist. Setelah dipinjamkan selama dua musim pada 2015/2016 dan 2016/2017 ke Juventus, ia lantas dipermanenkan oleh Juventus pada musim 2017/2018. (AFP/Justin Tallis)

Juan Cuadrado bergabung dengan Chelsea dari Fiorentina pada bursa transfer Januari 2015. Jose Mourinho mengeluarkan 23,3 juta pounds untuk mendapatkan pemain asal Kolombia tersebut.

Sayang, Cuadrado gagal menembus tim inti The Blues. Dia hanya tampil dalam 14 pertandingan dan tanpa mencetak satupun gol selama berada di Stamford Bridge.

Minim kontribusi, manajemen London Biru melepas penggawa timnas Kolombia itu ke Juventus dengan status pinjaman pada 25 Agustus 2015. Statusnya kemudian berubah menjadi permanen pada 2017.

8 dari 10 halaman

Erik Lamela

Pemain Tottenham Hotspur, Erik Lamela, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Arsenal pada laga Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (14/3/2021). Arsenal menang dengan skor 2-1. (Dan Mullan/Pool via AP)

Erik Lamela termasuk salah satu pemain yang direkrut Tottenham Hotspur untuk menggantikan Gareth Bale yang ke Real Madrid pada 2013. Kepindahan Lamela dari AS Roma menelan biaya 30 juta pounds dan memecahkan rekor transfer klub.

Namun, Lamela sering dibekap cedera sehingga kesulitan menunjukkan performa terbaiknya selama bermain di Inggris. Pemain Argentina itu gagal mencatatkan lebih dari lima gol dalam satu musim untuk Spurs

Lamela akhirnya dilepas Spurs pada era kepemimpinan Nuno Espirito Santo di musim panas 2021. Spurs menukarnya dengan gelandang asal Spanyol Bryan Gil plus unag transfer.

9 dari 10 halaman

Stevan Jovetic

Stevan Jovetic. Striker Montenegro berusia 32 tahun yang kini memasuki musim pertama di Hertha Berlin pernah memperkuat Manchester City dua musim, 2013/2014 dan 2014/2015 usai didatangkan dari Fiorentina. Ia total tampil 44 laga di semua ajang dengan torehan 11 gol dan 6 assist. (AFP/Lindsey Parnaby

Setelah bermain untuk Fiorentina, Stevan Jovetic datang ke Premier League. Manchester City menebusnya seharga 25,8 juta pounds pada musim panas 2013.

Selama dua musim membela Manchetser City, Jovetic lebih banyak duduk di bangku cadangan. Selain kalah bersaing dengan Sergio Aguero dan Edin Dzeko, Jovetic sering diganggu cedera.

Alhasil, Jovetic hanya mampu mencetak 11 gol dari 39 penampilannya di seluruh ajang kompetisi. The Citizens kemudian melepas Jovetic ke Inter Milan.

Sumber: Daily Star

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, published 20 Oktober 2022)

10 dari 10 halaman

Yuk Intip Persaingan Tim Favoritmu di Musim Ini

Berita Terkait