7 Fakta Mengharukan tentang Julian Alvarez: dari Keluarga Sederhana, Bermimpi ke Eropa, Kini Tampil di Final Piala Dunia 2022

oleh Suharno diperbarui 18 Des 2022, 14:00 WIB
Dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir, Manchester City tercatat sebagai salah satu klub penyumbang pemain terbanyak yang berlaga di Piala Dunia. Bahkan, 5 pemainnya berhasil membawa negaranya lolos hingga babak final dan ada yang mampu meraih gelar juara. Berikut kelima pemain tersebut. (AP Photo/Martin Meissner)

Bola.com, Jakarta - Striker Argentina Julian Alvarez telah memastikan kepindahannya ke Stadion Etihad dari raksasa Amerika Selatan River Plate tahun 2022. Namun karena stok pemain depan City begitu melimpah hingga ada Erling Haaland membuatnya kembali ke River Plate dengan status pinjaman.

Namun meski hanya bermain di negara asalnya, dia telah membuat bangga Argentina. Hal tersebut karena, Alvarez menjadi salah satu bintang yang muncul di Piala Dunia 2022.

Advertisement

Padahal dia hanya menjadi pemain pengganti karena striker Argentina asal Inter Milan, Joaquin Correa cedera di laga uji coba jelang Piala Dunia. Alvarez juga diplot sebagai striker pelapis Lautaro Martinez.

Tetapi karena Lautaro terkesan tumpul, akhirnya pelatih Argentina, Lionel Scaloni memberikan kepercayaan kepadanya. Alvarez membayar hal tersebut dengan mencetak empat gol di Qatar dan membawa Argentina melaju hingga final Piala Dunia 2022.

Ada tujuh fakta menarik tentang Julian Alvarez yang patut kita simak. Hal ini yang membuat manajer City, Pep Guardiola memberikan kontrak lima tahun kepada pemain berusia 22 tahun ini.

2 dari 8 halaman

1. Bakat Sejak Lahir

Julian Alvarez. Striker berusia 21 tahun yang kini memasuki musim ke-4 bersama River Plate ini memiliki klausa pelepasan senilai 21 juta pound. Total telah tampil 55 laga di semua ajang musim ini, ia mampu mencetak 22 gol dan 14 assist. (AFP/Telam/Emilio Rapetti)

Lahir di desa kecil Calchin di jantung provinsi Cordoba pada 31 Januari 2000, bakat Alvarez terlihat sejak kecil. Pelatih pertamanya di Atletico Calchin, Rafael Varas tercengang melihat bakatnya.

Alvarez mampu melewati empat hingga lima pemain lawan dan mencetak gol dengan tendangan rabona. "Saya bukan gurunya. Bagaimana Anda bisa mengajar pemain seperti Julian," ujar Rafael yang juga bekerja sebagai seorang sopir.

3 dari 8 halaman

2. Latar Belakang Sederhana

Julian Alvarez (tengah) merupakan pemain muda asal Argentina yang pada musim panas ini bergabung dengan Manchester City. Jika Alvarez bisa mendapatkan kepercayaan Pep Guardiola, ia punya semua yang dibutuhkan untuk menjadi pemain kelas dunia. Rekor mencetak gol yang dimilikinya sudah membuktikannya sendiri saat membela River Plate musim lalu dengan mencetak 18 gol dalam 26 pertandingan. (AFP/Juan Mabromata)

Etos kerja keras tertanam dalam kepribadian Alvarez sejak usia dini. Pasalnya keluarganya merupakan keluarga sederhana.

Ayahnya Gustavo mencari nafkah dengan bekerja di pabrik sereal sementara ibunya Mariana adalah seorang guru taman kanak-kanak. Kedua orangtuanya sangat mendukung Alvarez untuk meniti karirnya sebagai pemain sepak bola.

4 dari 8 halaman

3. Gagal ke Real Madrid

Julian Alvarez. Striker berusia 22 tahun ini baru saja didapatkan Manchester City dari River Plate di bursa transfer musim dingin 2021/2022 dengan nilai 17 juta euro. Pemain yang diplot sebagai penerus Sergio Aguero ini masih akan memperkuat River Plate hingga akhir musim. (AFP/Alejandro Pagni)

Saat berusia 11 tahun, Alvarez sempat melakukan trial beberapa bulan bersama tim muda Real Madrid. Dia membantu mencetak sejumlah gol termasuk saat menghadapi Barcelona dan membuat Madrid juara di turnamen kelompok umur.

Sayangnya, dia gagal bergabung ke Real Madrid karena pembatasan usia di Spanyol yang mewajibkan usia minimal harus 13 tahun. Dia akhirnya bergabung dengan tim muda River Plate hingga akhirnya mengawali karir profesional di Argentina.

5 dari 8 halaman

4. Dorongan untuk Sukses

Julian Alvarez di Piala Dunia 2022. Striker Argentina berusia 22 tahun yang baru membela manchester City sejak tengah musim 2021/2022 ini menjadi pemain terakhir The Citizens yang mampu masuk final di Piala Dunia 2022 bersama Timnas Argentina. Pada Piala Dunia pertamanya di Qatar ini ia selalu bermain dalam seluruh 6 laga Argentina hingga babak semifinal, dan total mencetak 4 gol dan 1 assist. Menarik ditunggu apakah ia akan membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 atau bernasib sama dengan 3 kompatriotnya pada edisi 2014 yang kalah di partai final. (AP Photo/Martin Meissner)

Alvarez tidak pernah melupakan jasa pelatih pertamanya, Rafael Varas. Bahkan setelah mapan bersama River Plate, Alvarez membelikan mobil van untuk Varas pada tahun 2020.

Pelatih veteran itu mengakui dia menangis ketika ayah Alvarez muncul di luar rumahnya dengan kunci van baru. Alvarez mengakui kesuksesannya juga berkat Varas.

6 dari 8 halaman

5. Aksinya di Dunia

Pemain Timnas Argentina, Julian Alvarez (kiri) berebut bola dengan pemain Timnas Australia, Aziz Behich dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Ahmad Bin Ali Stadium, Doha, Qatar, Minggu (4/12/2022) dini hari WIB. (AP/Thanassis Stavrakis)

Setelah tampil mengesankan di tim muda River Plate maupun Argentina, Alvarez diundang untuk melakukan perjalanan ke Rusia. Perjalanan itu untuk membantu Argentina yang berlaga di Piala Dunia 2018.

Alvarez juga mendapatkan sesi latihan bersama dengan para bintang Argentina seperti Lionel Messi hingga Sergio Aguero. Ketika dia kembali ke River Plate menjelang awal musim 2018/19, ia dipromosikan ke skuad senior oleh manajer Marcelo Gallardo.

7 dari 8 halaman

6. Raih Kejayaan

Julian Alvarez sukses menepis keraguan saat pertama kali menginjakkan kaki di Liga Inggris. Meski bertatus pemain baru namun striker muda ini punya mental baja dan mampu tampil ciamik di Manchester City. Di gelaran Piala Dunia nanti Alvarez diprediksi bisa membuat kejutan bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2022. (AFP/Andres Kudacki)

Alvarez kemudian menjalani debutnya bersama River Plate pada Oktober 2018 serta mengenakan nomor sembilan. Alvarez dengan cepat merasakan kejayaan di kancah kontinental dan jadi pemain pengganti di leg kedua final Copa Libertadores 2018 saat melawan Boca Juniors.

Ironisnya, laga itu dimainkan di Stadion Bernabeu, Madrid, Spanyol karena kericuhan. Hingga akhirnya River menang 3-1 di babak perpanjangan waktu serta meraih juara usai unggul 5-3 secara agregat.

8 dari 8 halaman

7. Gairah Bermain

Penyerang Manchester City Julian Alvarez menendang bola di depan bek FC Copenhagen Peter Ankersen dalam matchday ketiga Grup G Liga Champions 2022/2023 di Etihad Stadium, Kamis (6/10/2022) dini hari WIB. Duel Manchester City vs Copenhagen berakhir dengan skor 5-0 untuk kemenangan tuan rumah. (AP Photo/Dave Thompson)

Dalam sebuah wawancara pada tahun 2020, Alvarez mengungkapkan bagaimana dia bermimpi bermain di Eropa. Hingga akhirnya Manchester City menyodorkan kontrak tahun 2022 meski akhirnya dipinjamkan lagi ke River Plate.

"Bermain di Eropa adalah impian kebanyakan orang. Tapi saya santai saja. Nanti waktunya akan tiba, melalui pekerjaan yang saya lakukan. Di Playstation saya bermain dengan Manchester City atau Barcelona!" ungkapnya.

Sumber: Manchester City

Berita Terkait