Rekrutan Barcelona yang Hanya Bertahan Semusim (Bagian I): Ini yang Membuat Blaugrana Rugi

oleh Suharno diperbarui 27 Des 2022, 19:30 WIB
Logo Barcelona dalam ukuran besar jelang final Liga Champions antara Barcelona melawan Juventus di Berlin, 6 Juni 2015. (AFP/Kay Nietfeld)

Bola.com, Jakarta - Barcelona memang memiliki akademi La Masia yang menghasilkan pemain sepak bola hebat dunia. Sebut saja Cesc Fabregas, Gerard Pique hingga Lionel Messi.

Meski mempunya akademi penghasil pemain hebat, tetapi Barcelona justru sangat buruk di bursa transfer khususnya dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini pula yang membuat Blaugrana terlilit masalah finansial.

Advertisement

Barcelona - Zlatan Ibrahimovic, Mark Van Bommel, Miralem Pjanic (Bola.com/Lamya Dinata/Adreanus Titus)

Klub dalam masalah keuangan yang sulit yang akhirnya membuat mereka melepas mega bintangnya, yakni Lionel Messi untuk pergi. Selain itu, sejumlah pemain yang masih bertahan harus rela melakukan potong gaji.

Buruknya Barcelona di bursa transfer memang terlihat banyaknya pemain yang dibeli justru tidak terpakai di klub. Bahkan ada beberapa pemain dengan harga mahal yang hanya bertahan semusim dan kemudian mereka jual lagi dengan harga murah.

Pada bagian pertama ini, mari bahas lima rekrutan Barcelona yang berasal dari Eropa tetapi hanya bertahan selama semusim di Camp Nou. Langsung simak daftarnya.

 

2 dari 7 halaman

1. Mark Van Bommel

Selebrasi (kiri ke kanan) Dirk Kuyt, Wesley Sneijder, Mark van Bommel, Klaas Jan Huntelaar, dan Robin van Persie usai Belanda mencukur san Marino 11-0 di kualifikasi Euro 2012 Grup E di Eindhoven, 2 September 2011. AFP PHOTO/ANP/ROBERT VOS

Kedatangan Van Bommel ke Camp Nou sebenarnya bukanlah satu kerugian meski hanya semusim di Barcelona. Barcelona mendatangkan Van Bommel sekaligus satu lagi pemain asal Belanda yakni Frank Rijkaard dengan status bebas transfer dari PSV Eindhoven tahun 2005.

Bommel tampil cukup baik dalam 36 pertandingan untuk klub dan memenangkan La Liga sebelum akhirnya Bayern Munchen datang menawarnya dengan harga 6 juta poundsterling. Barcelona menyetujuinya dan Bommel masih tampil apik di Munchen.

 

3 dari 7 halaman

2. Alexander Hleb

Alexander Hleb (AFP PHOTO / LLUIS GENE)

Barcelona mendatangkan gelandang Belarusia yang merupakan bintang Arsenal, Alexander Hleb seharga 12 juta pound tahun 2008. Hleb bermain 36 kali untuk Barcelona di semua kompetisi dalam satu musim.

Namun dia gagal mencetak gol meski sudah dikontrak secara mahal. Barcelona kemudian meminjamkannya ke Stuttgart, lalu Birmingham hingga Wolfsburg sebelum mengakhiri kontrak dan bergabung dengan klub Rusia, Krulia Sovetov, Januari 2012.

 

4 dari 7 halaman

3. Dmytro Chygrynskyi

Bek tengah Ukraina baru saja memenangkan Piala UEFA bersama Shakhtar Donetsk pada tahun 2009 ketika Barcelona mengontraknya sebesar 25 juta pound. Sayang Chygrynskyi gagal bersinar.

Dia gagal mendapatkan tempat reguler saat Barcelona diarsiteki oleh Pep Guardiola. Barcelona harus rugi 10 juta pound saat menjual kembali Chygrynskyi ke Shakhtar seharga 15 juta pound musim berikutnya.

 

5 dari 7 halaman

4. Zlatan Ibrahimovic

Kehebatannya di Inter Milan membuat Zlatan Ibrahimovic langsung diboyong oleh raksasa La Liga Spanyol, Barcelona. Namun kariernya mandek di negeri matador karena tidak cocok dengan strategi dari pelatih La Blaugrana, Pep Guardiola yang membuatnya dilepas ke AC Milan. (AFP/Lluis Gene)

Barcelona mengeluarkan uang 42 juta pound ditambah Samuel Eto'o hingga Alexander Hleb untuk mendatangkan striker Inter Milan, Zlatan Ibrahimovic tahun 2009. Tetapi kenyataanya, itu adalah transfer besar yang berubah menjadi mimpi buruk.

Ibrahimovic bahkan sering berseteru dengan manajer Barcelona, Guardiola yang hanya bisa melihat Samuel Eto'o justru mendapatkan treble winner di Inter. Ibra akhirnya dipinjamkan ke AC Milan hingga akhirnya dipermanenkan dengan harga cuma 22 juta pound.

 

6 dari 7 halaman

5. Miralem Pjanic

Miralem Pjanic. Gelandang Bosnia Herzegovina berusia 32 tahun yang sejak awal musim 2020/2021 bergabung debngan Barcelona usai meninggalkan Juventus ini tercatat menjadi salah satu pemaini uzur dengan nilai transfer termahal hingga saat ini. Di usianya yang menginjak 30 tahun pada awal musim 2020/2021 Barcelona rela mengeluarkan mahar senilai 60 juta euro atau kini setara Rp891 miliar untuk mendatangkannya dari Juventus. (AFP/Lluis Gene)

Lagi-lagi, Barcelona memutuskan menukar gelandang muda berusia 23 tahun Arthur Melo dengan playmaker Juventus berusia 30 tahun, Miralem Pjanic. Sering mengawali dari bangku cadangan dan tidak memberikan dampak, Pjanic bermain 30 kali di Barcelina dalam satu musim.

Meski telah mendapat upah tinggi, Pjanic gagal membuat gol dan tidak ada penampilannya yang mengesankan. Di sisi lain, Juventus beruntung mendapat gelandang muda yang sangat bersemangat untuk terus berkembang.

 

Sumber: PlanetFootball

7 dari 7 halaman

Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait