Mengulas Persaingan di Piala Asia 2023: Jepang Teratas, Timnas Indonesia Mission Impossible

oleh Ana Dewi diperbarui 12 Jan 2024, 11:30 WIB
Piala Asia - Logo Timnas Jepang, Timnas Korsel, dan Timnas Arab Saudi (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta Sepak mula Piala Asia 2023 akan dimulai pada Jumat (12/1/2024). Turnamen yang digelar di Qatar itu bakal berlangsung hingga 10 Februari.

Piala Asia 2023 diikuti 24 tim yang dibagi dalam enam grup. Juara dan runner-up grup akan lolos otomatis ke babak 16 besar. Sedangkan tim peringkat ketiga dari keenam grup bakal berebut empat slot tersisa untuk lolos ke fase 16 besar.

Advertisement

Grup A dihuni oleh Qatar, Lebanon, China, dan Tajikistan. Sedangkan di Grup B ada Australia, India, Uzbekistan, dan Suriah. Sementara itu, Uni Emirat Arab, Hong Kong, Iran, dan Palestina akan bertarung di Grup C.

Timnas Indonesia berada di grup yang cukup berat, yaitu Grup D. Tim berjulukan Garuda itu bersaing dengan dua tim kuat Asia: Jepang dan Irak, serta rival terberat di Asia Tenggara, Vietnam.

Sementara di Grup E Piala Asia 2023, diisi Malaysia, Korea Selatan, Bahrain, dan Yordania. Kemudian di Grup F ditempati Thailand, Kirgistan, Arab Saudi, serta Oman.

 

2 dari 5 halaman

Jepang Teratas, Korea Selatan Membayangi

Pemain Jepang merayakan kemenangan atas Thailand pada laga uji coba di Stadion Nasional Jepang, Tokyo, Senin (1/1/2023). Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia yang nanti satu grup dengan Jepang harus waspada dan mempersiapkan tim lebih baik di Piala Asia nanti. (AP Photo/Shuji Kajiyama)

Ada beberapa tim unggulan yang difavoritkan menjuarai Piala Asia 2023. Kiprah mereka pada turnamen edisi kali ini layak untuk dinantikan. Selain berbekal pengalaman serta skuad mumpuni, aksi-aksi sederet pemain muda di masing-masing grup juga patut ditunggu.

Timnas Jepang jadi tim teratas yang difavoritkan meraih trofi Piala Asia 2023. Bukan tanpa alasan Samurai Biru dijagokan menjuarai turnamen pada kali ini. Armada Hajime Moriyasu itu datang ke Qatar dengan bekal meyakinkan.

Peraih empat gelar Piala Asia itu tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir. Secara materi pemain, Jepang dihuni banyak pemain mumpuni macam Takefusa Kubo, Wataru Endo, Takehiro Tomiyasu, hingga Ritsu Doan. Jangan lupa, pada ajang ini mereka menempati ranking teratas FIFA, yakni 17.

Selain Jepang, kiprah Korea Selatan juga patut diperhitungkan. Mereka jadi salah satu favorit juara di Piala Asia 2023. Pasukan Jurgen Klinsmann itu merupakan tim langganan yang berpartisipasi di Piala Asia dan Piala Dunia.

Taeguk Warriors juga diperkuat sejumlah pemain top yang berkiprah di kompetisi Eropa. Sebut saja Son Heung-min, Hwang Hee-chan, hingga Lee Kang-in. Oleh karena itu, Korea Selatan difavoritkan untuk meraih gelar ketiga sepanjang keikutsertaan mereka pada turnamen ini.

 

3 dari 5 halaman

Tim-Tim Unggulan Lainnya

Striker Timnas Iran berusia 28 tahun, Sardar Azmoun yang kini tengah menjalani musim pertama bersama AS Roma total mencetak 4 gol dari 6 laga di Piala Asia 2019. Iran sendiri finis di peringkat ketiga bersama Uni Emirat Arab setelah tersingkir di semifinal usai kalah 0-3 dari Jepang. (AFP/Khaled Desouki)

Pada Grup C Piala Asia 2023, Iran diprediksi bakal melenggang mudah di babak grup. Iran telah tiga kali meraih gelar juara pada edisi 1968, 1972, dan 1976. Tim Melli menuju Qatar dengan rekor 12 laga tak terkalahkan.

Sementara itu, Arab Saudi yang menempati Grup F juga berpotensi menghadirkan kejutan. Dibawah pelatih baru, Roberto Mancini, performa Arab Saudi mulai membaik. Mereka mendulang kemenangan di tiga pertandingan terakhir.

Hal itu jelas melegakan. Sebab, juara tiga kali Piala Asia itu sempat mendapat hasil kurang memuaskan di empat laga awal kepemimpinan eks pelatih Manchester City tersebut. Pada turnamen kali ini, mereka besar kemungkinan bisa menang mudah melawan tim-tim di Grup F.

Australia juga jadi penantang serius dalam perburuan gelar juara Piala Asia tahun ini. Mereka memiliki kiprah mentereng dibandingkan peserta lainnya di Grup B. Tim besutan Tony Vidmar itu pernah jadi jawara pada Piala Asia 2015. Pada edisi 2011, mereka bahkan sukses melaju ke final meski gagal membawa pulang trofi.

 

4 dari 5 halaman

Ambisi Tuan Rumah Pertahankan Gelar

Gelar top skor Piala Asia 2019 menjadi milik striker Timnas Qatar, Almoez Ali yang sepanjang turnamen berhasil mencetak total 9 gol dari 7 laga. Berkat ketajamnnya, Qatar pun dibawanya menjadi juara setelah mengalahkan Jepang 3-1 di partai final. Saat ini striker berusia 27 tahun dengan tinggi badan 180 cm ini tengah menjalani musim ke-8 bersama Al-Duhail SC di Qatar Stars League. (AFP/Roslan Rahman)

Sebagai tuan rumah Piala Asia 2023, Qatar tentu lebih diunggulkan di Grup A. Bermain di depan pendukung sendiri akan membuat kepercayaan pemain meningkat. Apalagi, pada Piala Asia edisi sebelumnya The Maroon sempat membuat kejutan ketika menjadi juara.

Saat itu, Qatar tampil memukau dengan menyapu bersih semua laga. Mereka menggebuk Korea Selatan dengan skor 1-0 di perempat final, hingga menumbangkan Jepang 3-1 di final. Itu menjadi gelar pertama Qatar di kancah Piala Asia.

 

5 dari 5 halaman

Bagaimana dengan Timnas Indonesia?

Starting XI Timnas Indonesia saat menghadapi Libya dalam laga uji coba jelang Piala Asia 2023, Jumat (5/1/2024) malam WIB di Stadion Titanic Mardan, Antalya, Turki. (Dok. PSSI)

Bagi Indonesia, ini merupakan partisipasi pertama di Piala Asia dalam 16 tahun terakhir. Sebelumnya, Garuda berkiprah pada edisi 2007 dengan status tuan rumah. Namun, sebelum itu mereka sudah ambil bagian di tahun 1996, 2000, dan 2004. Dari empat edisi sebelumnya, langkah Tim Merah-Putih terhenti pada fase grup.

Pada Piala Asia 2023, bisa dibilang Indonesia menghuni grup berat. Tim asuhan Shin Tae-yong itu diprediksi sulit melaju ke-16 besar. Namun, Timnas Indonesia akan tetap berusaha meraih hasil terbaik di turnamen tahun ini.

Selain itu, Indonesia juga dibayangi hasil buruk dalam rangkaian uji coba jelang Piala Asia. Jordi Amat dkk. gagal meraih kemenangan dalam tiga laga yang dijalani. Meski demikian, patut ditunggu kiprah Indonesia pada turnamen kali ini. Apalagi, Garuda diperkuat sejumlah pemain naturalisasi yang diharapkan dapat membawa perubahan.

Berita Terkait