Jelang Timnas Indonesia Vs Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Rumput Stadion GBK Dapat Perhatian Khusus, Harus Layak Pakai

oleh Aryo Atmaja diperbarui 06 Mar 2024, 09:48 WIB
Kondisi lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam pertandingan antara Timnas Indonesia U-20 kontra Thailand, Jumat (26/1/2024). (Istimewa)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di kualifikasi Piala Dunia 2026. Tim asuhan Shin Tae-yong akan menjamu Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kamis (21/3/2024).

Satu di antara elemen yang wajib mendapat perhatian besar adalah kondisi rumput Stadion GBK yang selayaknya harus lebih baik. Banyak berharap jangan sampai nanti saat menjamu Vietnam kualitas rumput stadion tidak baik.

Advertisement

Seperti yang terjadi dalam laga uji coba Timnas Indonesia U-20 melawan Thailand beberapa waktu lalu. Rumput lapangan stadion termegah milik Indonesia itu tak menarik dipandang, terlihat kering di beberapa bagiannya.

Pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni mengatakan, pentingnya kualitas rumput yang bagus dalam sebuah pertandingan sepak bola apalagi level internasional yang bertajuk kualifikasi Piala Dunia.

"Kualitas rumput sebagai field of play sangat penting dalam pertandingan sepak bola. Apalagi pertandingan berstandar internasional dalam agenda FIFA Matchday memang menuntut standar tinggi soal kualitas lapangan," ujar Bung Kus sapaan akrab Mohamad Kusnaeni.

==

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Waktu untuk Berbenah

Bek Timnas Indonesia U-20, Dony Tri Pamungkas (kanan) bersiap melepaskan tembakan yang berusaha diblok bek Thailand U-20, Jirapol Sae Lio pada laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (26/1/2024) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pihaknya berharap pengelola GBK memberi perhatian serius terhadap kesiapan rumput lapangan. Apalagi pertandingan nanti sangat penting untuk menjaga asa timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia.

"Penggunaan stadion untuk kegiatan politik, budaya, atau keagamaan sah-sah saja. Yang penting pengelola GBK bisa menghitung dengan cermat jarak antara kegiatan tersebut dengan masa pemulihan dan perawatan menuju pertandingan selanjutnya," ungkapnya.

"Jika melihat kondisi terakhir saat ini, memang agak mengkhawatirkan. Tapi pengelola GBK sebetulnya masih punya waktu untuk mengoptimalkan pemulihan kondisi rumput agar layak pakai. Apalagi saat ini masih periode musim hujan yang relatif lebih kondusif untuk perawatan rumput," ujar Bung Kus menegaskan.

3 dari 3 halaman

Sarana Pendukung Lainnya

Pemain Timnas Indonesia, Dendy Sulistyawan (tengah) diadang dua pemain Vietnam, Van Duc Phan (kiri) dan Doan Van Hau dalam laga leg pertama babak semifinal Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (6/1/2023) sore WIB. Beberapa peluang gagal dimanfaatkan Dendy Sulistyawan di babak pertama. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Selain rumput, Bung Kus juga mengingatkan fasilitas SUGBK lainnya. "Tapi jangan lupakan pula aspek lain, yaitu kesiapan infrastruktur penunjang. Misalnya bangku penonton, fasilitas sanitasi, hingga pagar pemisah antar tribun."

"Ingat, pertandingan nanti pasti akan mengundang puluhan ribu suporter fanatik timnas. Kesiapan fasilitas pendukung kenyamanan dan keamanan pertandingan jangan dianggap enteng. Harus disiapkan sama seriusnya dengan kita menyiapkan lapangan rumputnya," jelas Kusnaeni memungkasi.

Berita Terkait