Ciamik! Shin Tae-yong Serap Taktik dari Roberto De Zerbi, Xabi Alonso, dan Pep Guardiola untuk Timnas Indonesia

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 07 Mar 2024, 15:45 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memberikan instruksi kepada para pemain asuhannya dalam laga melawan Timnas Irak di Stadion Ahmad Bin Ali, Al Rayyan Qatar, Senin (15/1/2024) malam WIB. Laga perdana di Piala Asia 2023 bagi Tim Garuda itu berakhir dengan kekalahan 1-3. (AFP/Karim Jaafar)

Bola.com, Seoul - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, terang-terangan menyerap ilmu dari tiga pelatih kelas dunia dalam YouTube Football Manager yang tayang pada Selasa (5/3/2024).

Shin Tae-yong mempelajari gaya kepelatihan dari manajer Brighton & Hove Albion, Roberto De Zerbi, nakhoda Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, dan arsitek Manchester City, Pep Guardiola.

Advertisement

Shin Tae-yong juga menyukai filosofi Arsene Wenger ketika masih menangani Arsenal pada 1996-2018. "Di masa lalu, saya banyak mempelajari gaya Arsene Wenger," ujar Shin Tae-yong.

"Sekarang, saya banyak menonton Brighton & Hove Albion, Bayer Leverkusen, dan Manchester City untuk mencoba dan menciptakan gaya saya," kata pria asal Korea Selatan ini.

---

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Suka Permainan Agresif

Pemain Timnas Indonesia U-23, Ivar Jenner (kedua kiri) dan rekan-rekannya mendengarkan instruksi dari pelatih Shin Tae-yong (kedua kanan) saat laga Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 melawan Turkmenistan di Stadion Manahan, Solo, Selasa (12/9/2023). Ivar mengaku bahwa golnya ke gawang Turkmenistan dipersembahkan untuk tim, pelatih, dan juga masyarakat Indonesia. (Bola.com/Arief Bagus)

Shin Tae-yong juga buka-bukaan mengenai gaya kepelatihannya di Timnas Indonesia. Eks pembesut Timnas Korea Selatan ini menyukai permainan menyerang yang mengandalkan sisi sayap.

"Saya lebih menyukai gaya sepak bola yang lebih agresif. Menggunakan bek dan penyerang dalam membangun serangan," imbuh Shin Tae-yong.

"Saya sering berkata kepada para pemain Timnas Indonesia kami 'mengapa bek tengah tidak bisa mencetak gol? Mengapa pemain di lini pertahanan tidak bisa mencetak gol?'," tutur Shin Tae-yong.

3 dari 3 halaman

Suka Pemain Versatile

Shin Tae-yong turut menggemari pemain versatile atau yang bisa memerankan lebih dari satu bahkan dua peran di Timnas Indonesia. Yakob Sayuri dapat menjadi contoh pesepak bola multiposisi.

Pesepak bola asal PSM Makassar itu pernah dipasang Shin Tae-yong sebagai fullback kanan, wingback kanan, gelandang sayap kanan, hingga gelandang serang kanan di Timnas Indonesia.

"Saya termasuk orang yang menginginkan permainan yang serba bisa. Meskipun ini adalah permainan, saya berencana untuk memerintahkan semua pemain agar mampu bermain serba bisa," jelas Shin Tae-yong.

Sumber: YouTube Football Manager

Berita Terkait