Pelatih Lyon, Paulo Fonseca, Terancam Kena Skor 7 Bulan usai Ribut dengan Wasit

Pelatih Lyon, Paulo Fonseca, terancam larangan melatih hingga tujuh bulan setelah insiden kartu merah dalam pertandingan Ligue 1.

BolaCom | Aning JatiDiperbarui 03 Maret 2025, 17:11 WIB
Pelatih kepala Lyon asal Portugal, Paulo Fonseca (kanan), berteriak kepada wasit Prancis, Benoit Millot (kiri), setelah menerima kartu merah selama pertandingan L1 Prancis antara Olympique Lyonnais (OL) dan Stade Brestois 29 (Brest) di Parc Olympique lyonnais di Decines-Charpieu, Prancis timur tengah pada 2 Maret 2025.( JEFF PACHOUD/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Olympique Lyonnais, Paulo Fonseca, menghadapi kemungkinan larangan mendampingi tim hingga tujuh bulan setelah insiden kartu merah yang melibatkan wasit Benoit Millot dalam kemenangan 2-1 atas Stade Brestois di Ligue 1.

Fonseca diusir dari lapangan pada masa injury time babak kedua akibat protes berlebihan. Saat pertandingan hampir usai, Millot mengeluarkan kartu merah untuk pelatih asal Portugal itu setelah sebelumnya memberinya kartu kuning.

Advertisement

Namun, situasi makin memanas ketika Fonseca mendekati wasit dan berteriak langsung di wajahnya.

Tensi di lapangan meningkat, tetapi beberapa pemain Lyon, termasuk Corentin Tolisso, segera berusaha menenangkan situasi dengan menarik Fonseca menjauh dari Millot.

Namun, pelatih berusia 51 tahun itu justru kembali mendekati sang wasit sebelum akhirnya ditahan oleh anggota timnya.


Komite Disiplin akan Ambil Keputusan

Pelatih kepala Lyon asal Portugal, Paulo Fonseca (kanan), berbicara dengan wasit Prancis Benoit Millot (kiri) selama pertandingan L1 Prancis antara Olympique Lyonnais (OL) dan Stade Brestois 29 (Brest) di Parc Olympique lyonnais di Decines-Charpieu, Prancis timur tengah pada 2 Maret 2025. (JEFF PACHOUD/AFP)

Menurut laporan media Prancis, Komite Disiplin Ligue de Football Professionnel (LFP) akan membuat keputusan terkait hukuman Paulo Fonseca pada Senin pagi waktu setempat.

Pelatih asal Portugal itu diperkirakan akan dipanggil untuk sidang disiplin pada Rabu mendatang, dan keputusan mengenai panjangnya skorsingnya akan segera diumumkan.

"Komite Disiplin LFP harus mengambil keputusan pada Senin pagi, tetapi ada kemungkinan besar bahwa Paulo Fonseca akan dipanggil pada Rabu dan segera mengetahui lamanya skorsingnya (kemungkinan beberapa bulan)," tulis media tersebut.


Fonseca Minta Maaf

Paulo Fonseca saat memimpin Lyon di Ligue 1 pada musim 2024/2025. (c) AP Photo/Laurent Cipriani

Kendati kemenangan Lyon menjadi sedikit terabaikan akibat insiden ini, Fonseca dengan cepat menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya.

Dalam wawancara dengan media, ia mengakui bahwa tensi dalam pertandingan bisa membuat seseorang melakukan hal-hal yang disesali.

"Saya meminta maaf atas gestur ini. Saya tidak seharusnya melakukan itu. Sepak bola kadang membuat kita bertindak di luar batas. Pertandingan ini sangat sulit. Menghadapi Brest selalu menantang, mereka adalah tim yang sangat fisikal dan bertahan dengan baik. Ini adalah tiga poin yang sangat penting," sesal Fonseca.


Dukungan Alexandre Lacazette

Dimitri Payet. Gelandang serang berusia 35 tahun ini sempat membela West Ham United di Liga Inggris selama 1,5 musim, mulai 2015/2016 hingga pertengahan 2016/2017 usai didatangkan dari Marseille dengan nilai transfer 15 juta euro. Ia total tampil dalam 60 laga di semua ajang bersama The Hammers dengan torehan 15 gol dan 23 assist. Pada pertengahan musim 2016/2017 ia kembali ke Liga Prancis usai dilepas West Ham ke klub lamanya Marseille dengan nilai transfer 29,3 juta euro. Hingga kini ia masih terikat kontrak hingga Juni 2024 dengan Marseille. (AFP/Nicolas Tucat)

Kapten Lyon, Alexandre Lacazette, yang mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, turut berkomentar setelah laga.

Striker yang pernah menjadi andalan Arsenal itu menegaskan bahwa seluruh tim tetap mendukung Fonseca, meski pelatih mereka kemungkinan besar akan menghadapi hukuman berat.

"Ini adalah bagian dari sepak bola. Saya yakin dia sangat menyesali tindakannya, tetapi kita lihat saja apa yang akan diputuskan oleh komite disiplin. Tekanan di lapangan sangat tinggi, ada banyak keputusan yang dipertanyakan. Ketika Anda benar-benar terlibat dalam pertandingan, terkadang Anda bisa melakukan hal-hal di luar kendali. Kami semua tetap mendukung pelatih," ujar Lacazette.


Karier Fonseca di Lyon

Paulo Fonseca adalah pelatih AC Milan. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Fonseca memulai musim 2024/2025 sebagai pelatih AC Milan, tetapi dipecat pada Desember lalu setelah timnya terpuruk di peringkat kedelapan Serie A.

Tak butuh waktu lama bagi Lyon untuk merekrutnya, dan sejak bergabung, ia telah memenangkan tiga dari lima pertandingan bersama klub berbasis di Groupama Stadium tersebut.

Kini, dengan ancaman skorsing panjang, Lyon harus bersiap menghadapi kemungkinan kehilangan Fonseca di sisi lapangan dalam waktu yang cukup lama.