Man City Kembali Gagal Meraih 3 Poin Vs Brighton di Liga Inggris, Pep Guardiola Soroti Timnya Sering Gagal Manfaatkan Peluang

Manchester City (Man City) mengawali periode krusial musim ini dengan hasil yang mengecewakan. Sang manajer Pep Guardiola tentu berharap musim ini tidak melenceng seperti yang terjadi pada musim lalu, namun tanda-tanda ke arah sana mulai terlihat.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 08 Januari 2026, 14:00 WIB
Tren kurang meyakinkan Manchester City berlanjut. Kini mereka mencatat tiga hasil imbang beruntun di Liga Inggris. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Manchester City (Man City) mengawali periode krusial musim ini dengan hasil yang mengecewakan. Sang manajer Pep Guardiola tentu berharap musim ini tidak melenceng seperti yang terjadi pada musim lalu, namun tanda-tanda ke arah sana mulai terlihat.

Dihantam badai cedera yang membuat skuadnya tambal sulam, Man City perlahan melihat kans mereka untuk bersaing menjadi juara Liga Inggris musim ini mulai goyah.

Advertisement

Hasil imbang 1-1 melawan Brighton pada Kamis (08/01/2026) dini hari WIB, menjadi hasil seri ketiga secara beruntun, setelah sebelumnya gagal meraih kemenangan kontra Sunderland dan Chelsea. Kini bahkan, terdengar beberapa siulan dari para suporter saat peluit akhir dibunyikan.

Pep Guardiola mencoba bersikap realistis usai laga melawan Brighton. "Hasilnya adalah hasilnya. Satu poin untuk mereka, satu poin untuk kami. Begitulah adanya,” ujar Pep Guardiola.

Pelatih asal Spanyol itu menilai masalah Man City kembali terulang, terutama di babak kedua. "Babak kedua cukup mirip dengan laga melawan Sunderland dan Chelsea. Kami kehilangan akurasi umpan," ungkap Pep Guardiola.

"Saya sangat menyukai cara kami bermain, dengan banyak pemain baru dan banyak hal baru, tetapi kami tidak mencetak gol,” jelasnya.

 

 

 

 

 

 


Ujian Berat Man City

Periode 1 Januari 2026 hingga 1 Februari 2026 menjadi ujian berat bagi The Citizens. Dalam rentang waktu tersebut, Man City harus menjalani 10 pertandingan di empat kompetisi berbeda.

Jadwal padat ini menuntut konsistensi dan ketahanan maksimal, namun sejauh ini pasukan Guardiola belum mampu menjawab tantangan tersebut.

Situasi bisa semakin rumit. Jika Arsenal mampu mengalahkan Liverpool pada Jumat (09/01/2026) dini hari WIB. Jika terjadi Man City akan tertinggal delapan poin dari puncak klasemen dengan 17 laga tersisa di Premier League.


Gagal Manfaatkan Peluang

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tertunduk lesu setelah ditahan imbang Brighton & Hove Albion pada laga Liga Inggris di Etihad Stadium, Kamis, 8 Januari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Guardiola menegaskan bahwa kegagalan memanfaatkan peluang menjadi pekerjaan rumah terbesar timnya saat ini.

“Terlalu banyak peluang bersih, para pemain depan ada di posisi yang tepat, tetapi sayangnya kami tidak bisa mencetak gol. Mencetak gol adalah bagian dari pekerjaan,” tutup Guardiola.

Hasil-hasil ini membuat Manchester City berada dalam tekanan besar di awal bulan yang menentukan, dengan risiko tertinggal jauh dalam perburuan gelar jika performa tidak segera membaik.


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait