Bruno Fernandes Akhiri Penantian 14 Tahun, Masuk Daftar Elite Kreator MU

Bruno Fernandes menjadi pemain pertama MU yang mampu mencatatkan 13 atau lebih assist dalam satu musim Premier League sejak era Antonio Valencia pada musim 2011/12.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 02 Maret 2026, 03:00 WIB
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes (kiri), memberi selamat kepada Benjamin Sesko, setelah gol kedua dalam pertandingan sepak bola Premier League antara Manchester United dan Crystal Palace di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 1 Maret 2026. (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, menunjukkan kelasnya di ajang Premier League musim ini.

Fernandes menjadi bintang kemenangan MU atas Crystal Palace di Old Trafford, Minggu (1/3/2026) dengan satu gol dan satu assist.

Advertisement

Gelandang asal Portugal tersebut resmi menjadi pemain pertama MU yang mampu mencatatkan 13 atau lebih assist dalam satu musim Premier League sejak era Antonio Valencia pada musim 2011/12.

Catatan ini menegaskan betapa vitalnya peran Bruno dalam skema permainan Setan Merah. Sejak didatangkan ke Old Trafford, ia memang dikenal sebagai kreator utama tim, namun musim ini kontribusinya terasa semakin matang dan konsisten.

Tidak hanya mencetak gol penting, Bruno juga menjadi jantung kreativitas tim melalui umpan-umpan kunci, visi bermain, serta kemampuannya membaca ruang.

 


Penantian Sejak 2011/12

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, melepaskan tembakan dari titik penalti untuk mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester United dan Crystal Palace di Old Trafford, Manchester, pada 1 Maret 2026. (Darren Staples / AFP)

Musim 2011/12 menjadi terakhir kalinya pemain Manchester United menembus angka 13 assist dalam satu kampanye liga, saat Antonio Valencia tampil luar biasa di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.

Sejak saat itu, tak ada satu pun pemain Setan Merah yang mampu menyamai angka tersebut, hingga akhirnya Bruno Fernandes memecahkan kebuntuan lebih dari satu dekade.

Ini menjadi bukti bahwa Bruno bukan sekadar gelandang biasa. Ia adalah motor serangan yang mampu menghidupkan lini depan, baik melalui umpan terobosan tajam, bola mati yang presisi, maupun distribusi cepat saat transisi.


Bangkit di Old Trafford

Manchester United berhasil bangkit dan meraih kemenangan penting atas Crystal Palace dalam lanjutan Premier League di Old Trafford, Minggu (1/3/2026) malam WIB.

Setan Merah sempat tertinggal cepat pada menit ke-5 lewat gol Maxence Lacroix yang memanfaatkan tekanan agresif tim tamu racikan Oliver Glasner. Palace tampil berani dan membuat lini belakang tuan rumah kerepotan sepanjang babak pertama.

Namun situasi berubah setelah Lacroix menerima kartu merah, memaksa Palace bermain dengan 10 orang. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan United untuk meningkatkan intensitas serangan.

Kebangkitan dimulai lewat gol kapten Bruno Fernandes pada menit ke-57 sebelum Benjamin Sesko memastikan kemenangan melalui penalti pada menit ke-65.

Tambahan tiga poin ini menjaga asa Manchester United dalam persaingan papan atas dan perburuan posisi empat besar musim ini.


Masuk Jajaran Legenda Kreator MU

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes, mencetak gol ke gawang Chelsea pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Sabtu (20/9/2025) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Dalam sejarah Premier League Manchester United, hanya dua nama yang mampu mencatatkan assist lebih banyak dalam satu musim dibanding Bruno Fernandes, yaitu David Beckham dan Nani.

David Beckham dikenal dengan akurasi umpan silang dan bola mati yang legendaris, sementara Nani sempat menikmati musim terbaiknya dengan kontribusi assist luar biasa di era kejayaan United. Kini, nama Bruno Fernandes berdiri sejajar dengan para ikon tersebut dalam daftar kreator terbaik klub di era Premier League.

Satu hal yang pasti, musim ini menjadi bukti bahwa Bruno Fernandes telah menempatkan dirinya dalam daftar elite kreator MU, melanjutkan warisan Beckham, Nani, dan Valencia sebagai otak permainan Setan Merah di panggung Premier League.

Sumber: Squawka

Berita Terkait