Tertinggal 0-4 dari Atletico, Hansi Flick: Barcelona Tak Cukup Andalkan Yamal untuk ke Final Copa del Rey

Kekalahan telak dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal, membuat Barcelona membutuhkan keajaiban untuk bisa menembus partai puncak Copa del Rey.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 03 Maret 2026, 16:15 WIB
Lamine Yamal merayakan gol keduanya ke gawang Villarreal, Sabtu (28/2/2026) (AP Photo/Joan Monfort)

Bola.com, Barcelona - Langkah Barcelona untuk lolos ke final Copa del Rey musim ini cukup berat. Kekalahan telak dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal, membuat El Barca membutuhkan keajaiban untuk bisa menembus partai puncak.

Pada leg pertama yang berlangsung di Riyadh Air Metropolitano, 13 Februari lalu, Blugrana menyerah empat gol tanpa balas dari Atletico. Keempat gol Los Rojiblancos tercipta berkat gol bunuh diri Eric Garcia pada menit ke-6, Antoine Griezmann menit ke-14, Ademila Lookman menit ke-33, dan Julian Alvarez menit ke-45+2.

Advertisement

Pelatih Los Cules, Hansi Flick, tak menutup mata dengan situasi berat yang dialami timnya. Pada pertemuan kedua yang berlangsung di Camp Nou, Rabu (04/03/2026) dini hari WIB, Barcelona wajib menang dengan selisih lima gol demi bisa lolos ke final Copa del Rey.

Namun, satu hal yang pasti, Flick tak mau menggantungkan harapan hanya pada satu nama, yakni Lamine Yamal. Ya, pemain berusia 18 tahun tersebut sedang dalam performa moncer.

 


Baru Ukir Hattrick

Ekspresi winger Barcelona, Lamine Yamal usai membobol gawang Villarreal, Sabtu (28/2/2026) (AP Photo/Joan Monfort)

Yamal baru saja menorehkan hattrick pertamanya bersama Barcelona, ketika bersua Villarreal pada laga pekan ke-26 La Liga, Sabtu (28/02/2026) malam WIB. Torehan itu membuat Lamine Yamal kini telah mendulang 18 gol dan 13 assist dari 34 laga pada musim ini.

Dengan performa yang terus menanjak, kepercayaan sang pemain pun memuncak. Namun, bagi Hansi Flick, kebangkitan Barcelona tak bisa bertumpu pada satu bintang saja.

"Fokus utamanya adalah tim. Cara dia bermain setelah gol pertamanya pada laga melawan Villarreal sangat bagus untuk dilihat, saya sangat senang tentang itu, tetapi kami membutuhkan semua orang. Bukan hanya Lamine, kami membutuhkan semua orang di lapangan," ucap Flick.

 


Pantang Menyerah

Kartu merah itu menyebabkan Hansi Flick dipastikan tidak akan mendampingi Barcelona saat menghadapi Real Madrid dalam duel panas El Clasico pada lanjutan La Liga 2025/2026 akhir pekan depan. (AP Photo/Joan Monfort)

Empat gol adalah jarak yang terjal. Namun, pelatih asal Jerman tersebut menolak menyerah sebelum bertempur. Dia menuntut timnya tampil sempurna: solid di belakang, tajam di depan, dan yang terpenting, percaya masih bisa lolos ke final.

"Kami tertinggal empat gol. Kami ingin mewujudkan hal yang mustahil. Ini adalah tujuan kami besok. Kami tahu ini tidak akan mudah, tetapi kami tidak pernah menyerah," kata Flick.

"Tidak kebobolan itu penting, tetapi juga penting untuk percaya pada kekuatan kita, untuk percaya bahwa kita bisa melakukannya," sambungnya.

Sumber: ESPN

Berita Terkait