Menit ke-18 yang Mengharukan: Penghormatan Penuh Cinta untuk Diogo Jota di Molineux

Tak pernah dilupakan. Molineux bergemuruh di menit ke-18 untuk Diogo Jota.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 04 Maret 2026, 10:15 WIB
Jelang duel antara Wolverhampton Wanderers dan Manchester City pada laga pekan pertama Premier League 2025/2026 di Molineux, Sabtu (16/8/2025), ada penghormatan khusus untuk Diogo Jota. (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta - Laga Premier League mempertemukan Wolverhampton Wanderers melawan Liverpool di Stadion Molineux Stadium, Rabu (4-3-2026) dini hari WIB, tak sekadar menghadirkan persaingan di atas lapangan.

Pertandingan itu berubah menjadi momen penuh haru ketika kedua kelompok suporter bersatu memberikan penghormatan bagi mendiang Diogo Jota.

Advertisement

Ini menjadi kunjungan pertama The Reds ke markas Wolves sejak Jota meninggal dunia secara tragis pada Juli lalu.

Sejak kepergian pemain bernomor punggung 20 tersebut, Liverpool rutin menggelar tepuk tangan pada menit ke-20 setiap kali bermain di Anfield sebagai bentuk penghormatan.

Namun, di Molineux, penghormatan datang pada menit ke-18. Angka itu memiliki makna tersendiri karena Jota pernah mengenakan nomor tersebut selama tiga musim memperkuat Wolves di West Midlands.

Tepuk tangan panjang menggema dari tribuEn tuan rumah, menciptakan suasana yang emosional bagi semua yang hadir.


Penghormatan Penuh Haru

Pendukung Liverpool membentangkan spanduk untuk penghoramatan mendiang Diogo Jota saat laga Liga Inggris 2024/2025 melawan Bournemouth di Anfiled, Liverpool, Inggris, Jumat (15/08/2025) waktu setempat. (AFP/Paul Ellis)

Sejumlah suporter Wolves membentangkan spanduk besar bergambar Jota saat masih berseragam Old Gold, dikelilingi foto-foto lain dirinya semasa membela klub tersebut.

Pada spanduk itu tertera pesan, "Out of darkness cometh light".

Di sudut lain stadion, beberapa penggemar terlihat mengenakan syal setengah-setengah yang menampilkan wajah Jota di sisi Wolves dan Liverpool.

Manajer tuan rumah, Rob Edwards, turut berdiri dan bertepuk tangan mengenang mantan penyerang timnas Portugal itu.

Dari sektor pendukung tim tamu, sebuah spanduk bertuliskan "Obrigado Diogo – forever our number 20" terangkat tinggi, menegaskan betapa besar arti sang pemain bagi klub Merseyside tersebut.


Kepergian Memilukan

Istri Diogo Jota, Rute Cardoso (tengah), mengikuti peti jenazah suaminya yang dibawa keluar gereja setelah upacara pemakaman suaminya dan sang adik, Andre Silva, di Gereja Induk Gondomar, di pinggiran Porto, pada 5 Juli 2025. Diogo Jota dan saudaranya meninggal dalam kecelakaan mobil di Spanyol pada 3 Juli 2025, yang memicu kesedihan yang meluas tepat setelah bintang Portugal itu menikah. (MIGUEL RIOPA/AFP)

Kabar wafatnya Jota sempat mengguncang dunia olahraga. Ia meninggal dalam kecelakaan mobil fatal yang juga merenggut nyawa adiknya, Andre Silva.

Duka mendalam menyelimuti sepak bola internasional ketika berita itu tersiar.

Kepergian Jota terasa makin memilukan karena terjadi setelah musim panas yang disebut-sebut sebagai periode impian dalam hidupnya.

Ia baru saja merayakan gelar Premier League bersama Liverpool serta kesuksesan di ajang Nations League bersama timnasnya, selain juga melangsungkan pernikahan dengan pasangan lamanya, Rute Cardoso.

 

Suporter Wolverhampton membentangkan tifo bergambar mendiang Diogo Jota sebelum laga Liga Inggris 2025/2026 melawan Manchester City di Molineux Stadium, Wolverhampton, Inggris, Sabtu (16/08/2025). (AP Photo/Dave Shopland)

Diabadikan ke Hall of Fame

Di puncak performanya, Jota dikenal sebagai satu di antara finisher paling klinis Liverpool. Ia mencetak 65 gol dari 182 penampilan untuk sang juara bertahan Premier League, yang merekrutnya dari Wolves dengan nilai transfer 45 juta paun

Sebelum hijrah ke Anfield, Jota membentuk duet tajam bersama Raul Jimenez di Molineux. Kontribusinya membantu Wolves promosi sebagai juara Championship pada musim debutnya, sekaligus mendorong klub tersebut kembali bersaing di kompetisi Eropa.

Selama berseragam Wolves, Jota menorehkan 44 gol dan 19 assist dari 131 pertandingan.

Pada Februari lalu, namanya diabadikan secara anumerta ke dalam Hall of Fame klub, menjadikannya pemain asing pertama yang menerima kehormatan tersebut.

Akhir pekan ini, Wolves dan Liverpool dijadwalkan kembali bertemu di ajang Piala FA. Suasana kebersamaan dan penghormatan serupa diperkirakan kembali tercipta, sebuah penegasan bahwa nama Diogo Jota akan selalu hidup dalam ingatan kedua klub dan para pendukungnya.

 

Sumber: Sportsmole

Berita Terkait