Spekulasi Menguat usai Jet Pribadinya ke Madrid, Cristiano Ronaldo Ternyata Tetap di Riyadh

Di tengah konflik Timur Tengah, Cristiano Ronaldo dipastikan tak tinggalkan Arab Saudi.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 04 Maret 2026, 11:45 WIB
Cristiano Ronaldo, Al Nassr. (Dok. X @AlNassrFC_EN)

Bola.com, Jakarta - Spekulasi mengenai keberadaan Cristiano Ronaldo akhirnya terjawab. Megabintang sepak bola itu dipastikan masih berada di Arab Saudi setelah klubnya, Al Nassr, membagikan foto dirinya bersama rekan-rekan setim pada Selasa waktu setempat.

Kabar tersebut sekaligus membantah rumor bahwa Ronaldo meninggalkan Timur Tengah di tengah memanasnya konflik kawasan. Isu itu mencuat setelah jet pribadi miliknya senilai 61 juta paun dilaporkan terbang ke Madrid pada Senin malam.

Advertisement

Al-Nassr mengunggah foto Ronaldo di fasilitas latihan klub melalui platform X. Unggahan itu menyusul video yang dirilis sehari sebelumnya yang memperlihatkan sang penyerang tengah berlatih di pusat kebugaran.

Meski begitu, Ronaldo tampaknya belum akan kembali bermain dalam waktu dekat. Klub mengonfirmasi bahwa pemain berusia 41 tahun itu mengalami cedera hamstring.

"Cristiano Ronaldo didiagnosis mengalami cedera hamstring setelah pertandingan terakhir melawan Al-Fayha," tulis Al-Nassr dalam pernyataan singkat di X.

"Ia telah memulai program rehabilitasi dan akan dievaluasi dari hari ke hari."


Kondisi di Riyadh

Cristiano Ronaldo di dalam pesawat jet pribadi bersama keluarganya | foto : instagram

Ronaldo sebelumnya ditarik keluar saat Al Nassr menang 3-1 atas Al-Fayha pada Sabtu. Kini muncul kekhawatiran mengenai seberapa serius cedera otot tersebut, terutama dengan Piala Dunia 2026 yang makin dekat.

Bersama klub Liga Pro Saudi itu, Ronaldo dilaporkan menerima bayaran fantastis mencapai 488.000 paun per hari.

Di sisi lain, situasi keamanan kawasan turut berdampak pada agenda klub. Laga perempat final AFC Champions League Two antara Al Nassr dan Al Wasl resmi ditunda menyusul meningkatnya kekerasan di Timur Tengah.

Riyadh, tempat Ronaldo tinggal bersama pasangannya, Georgina Rodriguez, dan kelima anak mereka, menjadi satu di antara target serangan Iran sebagai balasan atas gelombang serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai pada Sabtu.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di ibu kota Saudi itu dilaporkan diserang dua drone pada Senin malam. Media pemerintah Iran juga mengklaim sebuah gedung komando dan staf di Bahrain telah dihancurkan.


Jet Ronaldo

Jet Pribadi yang Dibawa Cristiano Ronaldo (Sumber Foto/.msn.com/)

Di tengah situasi genting tersebut, banyak warga asing dilaporkan meninggalkan Timur Tengah. Data pelacakan penerbangan menunjukkan jet Bombardier Global Express 6500 milik Ronaldo menempuh perjalanan hampir tujuh jam menuju ibu kota Spanyol.

Pesawat itu lepas landas pukul 20.00 waktu Saudi dan tiba sekitar pukul 01.00 waktu Spanyol, melintasi Mesir dan Laut Mediterania sebelum mendarat di Madrid.

Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mendesak warganya untuk meninggalkan lebih dari selusin negara di Timur Tengah karena risiko keamanan.

Penerbangan menuju Riyadh dilaporkan berbalik arah, sementara ribuan warga asing berupaya keluar dari zona konflik.

Ronaldo diketahui menjual jet Gulfstream G200 miliknya pada 2024, yang dibeli seharga 16 juta paun pada 2015, dan menggantinya dengan Bombardier Global Express 6500 bernilai 61 juta paun.

Jet berwarna hitam tersebut mampu menampung hingga 15 penumpang dan dilengkapi berbagai fasilitas mewah, termasuk ruang duduk dengan sofa dan meja, suite dengan tempat tidur ganda, serta kamar mandi terpisah.

Pesawat itu juga dihiasi logo pribadinya dan siluet selebrasi khasnya. Pekan lalu, Georgina Rodriguez sempat menggunakannya untuk perjalanan ke Milan dan membagikan momen tersebut kepada 72 juta pengikutnya di Instagram.


Dampak ke Dunia Olahraga

Selebrasi Cristiano Ronaldo usai mencetak gol di laga Al Najma vs Al Nassr di laga tunda pekan ke-10 Saudi Pro League 2025/2026 di Al Najma Club Stadium, Kamis (26/02/2026) dini hari WIB. (Dok. Al Nassr X/@AlNassrFC_EN)

Dampak konflik juga merembet ke dunia olahraga. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengumumkan penundaan sejumlah pertandingan.

"Sehubungan dengan situasi yang berkembang di Timur Tengah, AFC mengonfirmasi bahwa pertandingan leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Elite 2025-26 di Wilayah Barat, yang semula dijadwalkan pada 2-3 Maret 2026, akan dijadwal ulang," demikian pernyataan AFC.

"Selain itu, pertandingan leg pertama perempat final AFC Champions League Two dan AFC Challenge League yang melibatkan tim-tim Wilayah Barat, yang semula dijadwalkan 3-4 Maret 2026, juga ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut."

AFC menegaskan bahwa laga klub dari Wilayah Timur tetap berjalan sesuai jadwal dan pihaknya akan terus memantau situasi demi menjamin keselamatan pemain, tim, ofisial, dan suporter.

 

Sumber: Dailymail

Berita Terkait