Bola.com, Jakarta - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tak tinggal diam menanggapi keluhan pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, soal dugaan membuang-buang waktu saat kedua tim bertemu, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB.
Arsenal menang 1-0 lewat gol Bukayo Saka. Kemenangan itu membuat The Gunners unggul tujuh poin dari Manchester City di puncak klasemen Liga Inggris, setelah City sebelumnya ditahan Nottingham Forest 2-2.
Selepas laga, Hurzeler melontarkan kritik pedas. Ia menuding kiper Arsenal, David Raya, berpura-pura cedera dan menyebut hanya satu tim yang benar-benar ingin bermain sepak bola.
“Saya rasa hanya ada satu tim yang mencoba bermain sepak bola hari ini,” ujar Hurzeler, seperti dikutip dari Metro.
Ia bahkan mempertanyakan kualitas tontonan laga tersebut. Menurutnya, waktu efektif permainan saat menghadapi Arsenal jauh berkurang dibanding laga lain.
“Dalam satu pertandingan kami bisa bermain 60 menit waktu efektif. Tapi saat melawan Arsenal hanya 50 menit. Ada selisih 10 menit. Ini yang dibayar suporter,” keluhnya.
Hurzeler juga menyinggung aturan liga soal buang-buang waktu. Ia menilai wasit berada dalam posisi sulit. “Apakah Anda mau mengusir kiper karena dua kartu kuning akibat buang waktu? Itu tak akan pernah terjadi. Karena itu dibutuhkan aturan yang jelas,” tambahnya.
Arteta Santai
Ketika dimintai tanggapan soal komentar tersebut, Arteta menjawab singkat namun penuh sindiran. "Sungguh mengejutkan!"
Saat didesak untuk menjelaskan lebih lanjut, pelatih asal Spanyol itu memilih irit bicara. “Tidak. Coba lihat saja pertandingan-pertandingan sebelumnya, Anda akan menemukan banyak komentar seperti itu,” katanya.
Arteta juga menegaskan kebanggaannya terhadap timnya.
“Saya mencintai para pemain saya. Itu yang paling penting. Saya mencintai cara kami bersaing,” tegasnya.
Emoh Tanggapi Panjang Lebar
Ketika diberi tahu bahwa Hurzeler menyebut hanya satu tim yang ingin bermain sepak bola, Arteta menutup sesi dengan singkat.
“Pertanyaan berikutnya.”
Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen. Di tengah panasnya persaingan gelar, perang komentar antar pelatih pun ikut memanaskan atmosfer Premier League musim ini.
Sumber: Metro