Bola.com, Jakarta - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, merasa tinggal selangkah lagi untuk ikut bersaing memperebutkan kemenangan bersama rekan setimnya Marco Bezzecchi, di MotoGP musim ini.
Meski sorotan utama tertuju pada kemenangan impresif Bezzecchi di MotoGP Thailand, 1 Maret lalu, Martin justru mengaku sangat puas bisa finis keempat dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Buriram tersebut.
Bagi juara dunia MotoGP 2024 tersebut, posisi keempat terasa spesial dan membuatkan semakin percaya diri. Apalagi, Jorge Martin menghadapi MotoGP Thailand tahun ini dengan persiapan yang sangat terbatas.
Persiapan Martin menuju seri pembuka musim tidak ideal. Dia hanya sempat menjalani dua hari tes pramusim setelah menjalani operasi lanjutan akibat cedera yang dialaminya musim lalu.
Hasil yang Bagus
Pembalap asal Spanyol itu tampil solid dalam balapan di Sirkuit Buriram. Bahkan, dia sempat terlibat duel sengit dengan Marc Marquez dan Pedro Acosta.
Jorge Martin pun berhasil menyentuh garis finis dengan selisih tiga detik dari pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez, yang meraih podium ketiga.
"Saya sangat senang. Dengan hanya dua hari tes, bisa datang ke sini, membangun dasar motor, lalu finis lima besar di kedua balapan dan juga di sesi kualifikasi, itu hasil yang bagus," ucap pembalap berusia 28 tahun itu.
Merasa Kembali ke Performa Terbaik
Yang paling membuat Martin puas bukan sekadar hasil akhir, melainkan sensasi yang dirasakan di atas motor. Setelah musim 2025 yang terganggu berbagai cedera, Jorge Martin akhirnya merasa kembali seperti dirinya yang dulu saat pertama kali menunggangi motor Aprilia.
"Di awal grand prix saya merasa sangat bagus. Saya kembali bertarung dengan Marc dan Pedro. Saya merasakan lagi bahwa saya adalah pembalap yang sama seperti sebelumnya," ujarnya.
Meski begitu, Martin mengakui masih ada beberapa aspek teknis yang perlu ditingkatkan agar bisa menyamai kecepatan Marco Bezzecchi dan para rival lainnya.
"Saya masih harus meningkatkan setelan motor untuk mengejar Marco dan yang lainnya. Namun Raul juga tidak terlalu jauh dari saya, jadi sebenarnya podium masih mungkin."
Sumber: Crash