Kontrak Baru Marc Marquez di Ducati Tinggal Selangkah Lagi, Cedera Bahu Jadi Alasan Negosiasi Ditunda

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez di MotoGP sebenarnya sudah beredar sejak musim lalu. Banyak pihak meyakini bahwa juara dunia bertahan itu hanya tinggal menandatangani kontrak baru bersama Ducati Lenovo.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 09 Maret 2026, 21:15 WIB
Marc Marquez jadi juara dunia MotoGP 2025 (AFP)

Bola.com, Jakarta - Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez di MotoGP sebenarnya sudah beredar sejak musim lalu. Banyak pihak meyakini bahwa juara dunia bertahan itu hanya tinggal menandatangani kontrak baru bersama Ducati Lenovo.

Namun hingga kini kesepakatan tersebut belum juga diumumkan secara resmi. Situasi ini membuat masa depan Marquez sempat menjadi tanda tanya di tengah ramainya pergerakan pasar pembalap menuju musim 2027.

Advertisement

Beberapa nama besar seperti Pedro Acosta, Francesco Bagnaia, hingga Fabio Quartararo sudah dikaitkan dengan berbagai rumor perpindahan tim. Di tengah hiruk-pikuk tersebut, Marquez justru diperkirakan akan bertahan di Ducati.

Jika kesepakatan benar-benar tercapai, ini akan menjadi kali pertama bagi Marquez memperpanjang kontrak sejak ia meninggalkan Repsol Honda dan memulai petualangan barunya bersama pabrikan Italia tersebut.

 


Negosiasi Sudah Hampir Rampung

Marc Marquez saat menjadi tercepat pada hari pertama tes pramusim MotoGP Sepang 2026 hari Selasa (03/02/2026). (X/Ducati)

Keberhasilan Marquez pada musim debutnya bersama Ducati Lenovo membuat peluang perpanjangan kontrak semakin besar. Pembalap asal Spanyol itu tampil dominan dan berhasil meraih gelar juara dunia kesembilan dalam kariernya.

Dengan performa tersebut, banyak yang menilai akan menjadi kejutan besar jika Ducati tidak mempertahankannya untuk era baru MotoGP yang akan menggunakan mesin 850cc dan ban Pirelli.

Meski begitu, proses negosiasi sempat melambat karena kondisi fisik Marquez. Cedera bahu yang dialaminya membuat ia tidak bisa mengendarai motor MotoGP sejak Oktober hingga Februari.

Situasi tersebut membuat Marquez meminta waktu kepada Ducati sebelum benar-benar menandatangani kontrak baru.

“Ducati dan saya sudah sepakat mengenai sebagian besar poin dalam kontrak,” ujar Marquez kepada MotoGP.com setelah kembali ke Eropa dari seri pembuka di Buriram.

“Tetapi seperti yang saya katakan dalam konferensi pers Grand Prix Thailand, saya meminta Ducati untuk menunggu sedikit.”

“Ketika kami mulai berbicara tentang masa depan, saya sedang mengalami cedera. Hal pertama yang ingin saya lakukan adalah merasakan kembali kondisi saya di atas motor, lalu setelah itu tentu saja menandatangani kontrak.”

 


Optimistis Menatap Seri Berikutnya

Marc Marquez saat mengikuti tes pramusim MotoGP Sepang 2026. (X/Ducati)

Pada balapan pembuka MotoGP 2026 di Thailand, Marquez memang tidak mampu mengulangi dominasi yang ia tunjukkan di Buriram tahun sebelumnya.

Meski demikian, ia tetap menjadi pembalap Ducati dengan performa terbaik dalam seri tersebut. Marquez sempat bersaing memperebutkan kemenangan pada Sprint Race.

Dalam balapan utama, ia juga berada di jalur menuju podium sebelum akhirnya mengalami masalah pada pelek roda yang memaksanya kehilangan kesempatan finis di tiga besar.

“Saya menantikan balapan berikutnya karena di Thailand kami memang sedikit kesulitan, tetapi kami tetap berada di sana dan bersaing untuk podium. Itu adalah kabar baik,” ujar Marquez.

Pembalap berusia 33 tahun itu juga berharap kondisi fisiknya bisa terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan.

“Sekarang saya memiliki waktu dua minggu untuk mencoba meningkatkan kondisi fisik saya, terutama pada bahu. Kita lihat apakah saya bisa membuat kemajuan.”

“Tetapi saat ini saya sudah mulai merasa cukup baik untuk kembali bersaing dalam balapan.”

 


Tertinggal dari Pedro Acosta

MotoGP 2026 selanjutnya akan memasuki seri kedua yang digelar di Goiania, Brasil. Balapan tersebut menjadi seri perdana yang digelar di sirkuit tersebut.

Marquez akan datang ke Brasil dengan misi mengejar ketertinggalan poin dari pemuncak klasemen sementara.

Saat ini ia tertinggal 23 poin dari Pedro Acosta, pembalap muda yang juga disebut-sebut berpotensi menjadi rekan setimnya di Ducati pada musim 2027.

Dengan negosiasi kontrak yang hampir rampung dan kondisi fisik yang terus membaik, Marquez berpeluang kembali menjadi salah satu penantang utama dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.

Berita Terkait