7 Pemain Langganan Timnas Indonesia yang Tak Dipanggil John Herdman di FIFA Series 2026

Ada beberapa pemain langganan Timnas Indonesia yang tidak dipanggil John Herdman.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 10 Maret 2026, 05:15 WIB
Timnas Indonesia - Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Marselino Ferdinan (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memanggil 41 nama pemain yang bakal dikumpulkan untuk menghadapi FIFA Series 2026. Dari semua nama tersebut, ada sederet pemain langganan Skuad Garuda yang tak terpanggil.

Pemanggilan kali ini memang cukup menarik mengingat ini adalah daftar nama pemain pertama yang dipilih John Herdman sejak menukangi Timnas Indonesia. Dari semua nama itu, sebagian besar memang sudah tak asing lagi bagi skuad Garuda.

Advertisement

Hanya ada beberapa nama saja yang termasuk sebagai kejutan dalam daftar panggilan kali ini. Yang lebih mengejutkan lagi, ada beberapa pemain langganan Timnas Indonesia yang tidak dipanggil John Herdman.

Para pemain langganan itu tak mendapatkan panggilan karena berbagai alasan, baik karena masalah cedera maupun menit bermain yang minim bersama klubnya masing-masing. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

 


Dihantam Masalah Cedera

Gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, mencetak gol ke Gawang Arab Saudi pada matchday 6 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada Selasa (19/11/2024) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Timnas Indonesia harus kehilangan sejumlah pemain langganannya karena masalah cedera. Setidaknya, ada beberapa pemain penting yang harus menepi di ajang ini, dimulai dari Mees Hilgers yang mengalami cedera hamstring sejak akhir tahun lalu.

Selain itu, ada pula tiga pemain lokal skuad Merah Putih yang harus menjalani operasi untuk proses penyembuhan cedera, mulai dari Asnawi Mangkualam, Marselino Ferdinan, hingga yang terakhir Pratama Arhan.

Sebagai informasi, Asnawi didiagnosis mengalami cedera ACL bersama Port FC di Liga Thailand. Sementara itu, Arhan yang juga berkompetisi di Thailand bersama Bangkok United mengalami cedera pada bagian meniscus di lutut kanannya.

Adapun Marselino Ferdinan dikabarkan menjalani operasi untuk memulihkan cedera hamstringnya. Masalah ini pula yang menghambat pemain berusia 21 tahun itu mendapatkan menit bermain bersama klub barunya, AS Trencin.

 


Skorsing Larangan Bermain

Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, dalam duel melawan Chinese Taipei pada FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Jakarta, Jumat (6/9/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Selain itu, ada pula beberapa pemain Timnas Indonesia yang harus melewatkan momen pertandingan internasional ini karena tengah menjalani sanksi larangan bermain. Ya, mereka adalah Thom Haye dan Shayne Pattynama.

Keduanya terpaksa absen bersama skuad Merah Putih di FIFA Series 2026 ini karena mendapatkan sanksi tambahan dari Komite Disiplin FIFA, buntut protes keras yang dilayangkan keduanya pada laga melawan Irak.

Dalam laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia itu, Thom Haye dan Shayne Pattynama dianggal melancarkan protes berlebihan, yang dianggap sebagai perilaku tidak sportif terhadap ofisial pertandingan.

Akibatnya, kedua pemain Timnas Indonesia ini tidak hanya dijatuhi sanksi denda sebesar 5.000 Swiss Franc, atau setara dengan Rp103 juta rupiah, tetapi juga larangan bertanding dalam empat pertandingan.

 


Harus Kalah Bersaing

Selain nama-nama yang disebutkan di atas, masih ada beberapa pemain yang ternyata harus gigit jari karena menghadapi persaingan yang ketat dalam pemanggilan di era John Herdman jelang FIFA Series ini.

Ya, ada dua pemain yang harus kalah bersaing di skuad Garuda. Yang pertama ialah Rafael Struick. Pemain andalan di era Shin Tae-yong itu akhirnya terdepak dari Timnas Indonesia karena tak mendapatkan jam terbang yang reguler bersama Dewa United.

Selain itu, ada juga kiper PSM, Reza Arya, yang sempat jadi langganan dalam daftar pemanggilan di era STY meski tak kunjung mengukir debut. Reza kini tak bisa bersaing dengan hadirnya dua kiper naturalisasi, Emil Audero dan Maarten Paes.

Berita Terkait