Mengulas Lini Tengah Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Menuju FIFA Series 2026: Mencoba Skema Baru?

Timnas Indonesia akan berlaga di FIFA Series 2026.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 11 Maret 2026, 07:15 WIB
John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. Dia diikat kontrak 2 tahun, plus opsi perpanjangan 2 tahun. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Bola.com, Jakarta - Sebanyak 41 pemain mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia. Mereka akan dipersiapkan menuju FIFA Series 2026.

John Herdman tidak bisa memanggil seluruh kekuatan terbaik yang dimiliki oleh Timnas Indonesia. Ada beberapa pemain yang mengalami cedera misalnya Marselino Ferdinan.

Advertisement

Kemudian ada pula yang harus menjalani sanksi larangan bertanding. Seperti yang dialami oleh Thom Haye dan Shayne Pattynama.

Pada kesempatan kali ini Bola.com akan mengulas lini tengah pada skuad sementara Timnas Indonesia. Apakah ada potensi baru yang diberikan kesempatan oleh John Herdman? Atau justru ada skema baru yang akan dikembangkan pelatih asal Inggris itu?

Simak ulasan lengkapnya di bawah ini. 


Kembali dengan Bentuk yang Berbeda

Ezra Walian menjadi andalan Persik Kediri. (Bola.com/Gatot Sumitro)

Ada 13 pemain yang mengisi skuad sementara Timnas Indonesia dengan posisi di lini tengah. Dari 13 pemain itu tidak ada pemanggilan yang benar-benar mengejutkan. 

Namun, ada satu sosok yang menarik perhatian. Sosok yang dimaksud adalah Ezra Walian. Pemain berusia 28 tahun itu kembali ke Timnas Indonesia dengan bentuk yang berbeda. 

Saat dulu memperkuat Timnas Indonesia, Ezra Walian bermain sebagai striker. Kini eks pemain PSM Makassar itu tampil mantap sebagai gelandang serang.


Transformasi Jordi

Selebrasi bek Persija Jakarta, Jordi Amat usai membobol gawang Persebaya Surabaya dalam laga pekan kesembilan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/10/2025). (Dok. Persija)

Ada yang menarik dari daftar pemain tengah di skuad sementara Timnas Indonesia. Yakni adanya nama Jordi Amat pada daftar tersebut.

Jordi Amat memang tampil impresif bersama Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026. Menariknya, belakangan Amat semakin nyaman sebagai gelandang bertahan.

Transformasi posisi Jordi Amat itu menjadi berkah tersendiri bagi John Herdman. Terutama setelah minimnya opsi di gelandang bertahan dan tebalnya stok pemain belakang Timnas Indonesia. 


Opsi Terbaik

Pemain Timnas Indonesia, Joey Pelupessy (kanan), berebut bola dengan pemain China, Wei Shihao, dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman tampaknya akan mengembangkan skema tiga bek di Timnas Indonesia. Formasi 3-4-3 dengan variasinya tampaknya akan menjadi opsi yang menarik bagi Herdman.

Jika formasi itu diterapkan, Joey Pelupessy dann Ricky Kambuaya menjadi opsi menarik di posisi gelandang. Pelupessy diplot sebagai gelandang bertahan sementara Kambuaya bisa lebih menyerang.

Calvin Verdonk akan sangat sulit digeser dari posisi wing back kiri. Sementara di posisi wing back kanan, opsinya cukup lebar. Tetapi, Sandy Walsh bisa menjadi opsi paling masuk akal. 

Berita Terkait