Trent Alexander-Arnold: Banyak yang Menyangka Madrid Akan Dihajar City, Nyatanya...

Real Madrid sukses mengalahkan Man City dengan skor meyakinkan, 3-0, ketika banyak yang ragu Los Blancos bisa melakukannya.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 12 Maret 2026, 17:15 WIB
Pemain Real Madrid merayakan gol yang dicetak oleh Federico Valverde ke gawang Manchester City pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu (12/3/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid membungkam keraguan banyak pihak setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12-3-2026) dini hari WIB.

Bek kanan Madrid, Trent Alexander-Arnold, menilai banyak orang sebelumnya memprediksi timnya akan "dihajar habis-habisan", tetapi hasil di lapangan justru berkata sebaliknya.

Advertisement

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Real Madrid langsung mengambil kendali pertandingan lewat penampilan gemilang Federico Valverde.

Gelandang asal Uruguay itu mencetak hattrick luar biasa di babak pertama, membawa timnya memimpin telak sebelum leg kedua digelar pada Rabu (18-3-2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut terasa makin impresif karena Madrid tampil dengan skuad yang tidak lengkap. Beberapa pemain kunci seperti Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Rodrygo tidak dapat bermain.

"Penampilan yang luar biasa," kata Alexander-Arnold kepada TNT Sports.

"Ketika undian keluar dan menjelang pertandingan ini, terutama melihat performa dan hasil kami di beberapa laga terakhir, banyak orang mengira kami akan dihajar malam ini," ujarnya.


Mentalitas Kuat Madrid

Penyerang Manchester City asal Norwegia #09, Erling Haaland (C), dihadang oleh bek Real Madrid asal Jerman #22, Antonio Ruediger (L), dan bek Real Madrid asal Inggris #12, Trent Alexander-Arnold, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Real Madrid dan Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 11 Maret 2026. (Thomas COEX/AFP)

Menurutnya, kemenangan tersebut menunjukkan mentalitas kuat yang dimiliki Madrid di kompetisi elite Eropa itu.

"Ini menunjukkan mentalitas tim. Tidak peduli berapa banyak pemain yang cedera, kompetisi ini sangat berarti bagi klub ini dan kami sebagai pemain memahami itu," katanya.

"Ketika Anda turun ke lapangan dan mendapat dukungan seperti ini, siapa pun bisa menang. Kami menjalankan rencana permainan dengan sempurna, terutama di babak pertama."

Alexander-Arnold mengakui banyak pihak menilai lawan mereka sebagai favorit berdasarkan performa terkini. Namun, ia menegaskan bahwa di fase gugur Liga Champions, segala kemungkinan bisa terjadi.

"Orang mungkin mengatakan mereka favorit berdasarkan hasil dan cara kedua tim bermain. Tetapi, ketika sudah memasuki fase gugur Liga Champions, siapa pun bisa mengalahkan siapa pun. Kami mencetak gol dengan sangat efektif," ujarnya.


Pujian Besar buat Valverde

Memasuki menit ke-20, Real Madrid akhirnya membuka keunggulan 1-0, melalui skema serangan balik, Federico Valverde berhasil melewati Gianluigi Donnarumma lalu menceploskan bola ke gawang kosong Manchester City. Tampak dalam foto, pemain Real Madrid, Federico Valverde, merayakan golnya pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 melawan Manchester City di stadion Santiago Bernabeu, Rabu 11 Maret 2026 waktu setempat atau Kamis 12 Maret 2026 dini hari WIB. (AP Photo/Jose Breton)

Bek berusia 27 tahun itu juga memberikan pujian besar kepada Valverde, yang menurutnya selama ini kurang mendapat pengakuan yang layak.

"Saya mulai kehabisan kata-kata untuk menggambarkan dia sebagai pemain," kata Alexander-Arnold.

"Bahkan ketika saya masih bermain di Liverpool, saya sudah mengaguminya. Dia tanpa diragukan lagi adalah pesepak bola paling diremehkan di dunia," ucap mantan pemain Liverpool itu.

Menurutnya, bermain satu tim dengan Valverde membuatnya makin menyadari kontribusi besar sang gelandang.

"Ketika Anda bermain bersamanya, Anda mengerti betapa besarnya kontribusinya bagi tim. Dia menutupi setiap jengkal lapangan dan memberikan segalanya," ujarnya.

"Sebagai pemain, kualitas terbaik yang bisa dimiliki adalah ketika rekan setim selalu bisa mengandalkan Anda, dan dia tidak pernah mengecewakan," imbuhnya.


Mimpi Jadi Kenyataan

Bek Real Madrid asal Inggris bernomor punggung 12, Trent Alexander-Arnold (kiri), dan gelandang Real Madrid asal Uruguay bernomor punggung 8, Federico Valverde, merayakan kemenangan di akhir pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Real Madrid dan Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 12 Maret 2026. (Oscar DEL POZO/AFP)

Alexander-Arnold menambahkan bahwa Valverde sebenarnya sudah lama berada di level gelandang top dunia.

"Itu benar-benar luar biasa. Mungkin sekarang orang-orang mulai membicarakannya, tetapi selama bertahun-tahun dia sudah berada di kelompok gelandang terbaik," katanya.

Kemenangan atas Man City juga menandai penampilan kelima Alexander-Arnold di Liga Champions musim ini. Ia mengaku kini makin nyaman bermain di Madrid setelah sempat terganggu cedera pada awal kedatangannya di ibu kota Spanyol.

"Beberapa cedera memang bukan hal yang Anda inginkan ketika baru bergabung dengan klub," kata Alexander-Arnold.

"Sejak saya kembali bugar dan mulai menemukan ritme dalam tim, saya sangat menikmati berada di sini. Saya sudah merasakannya sejak pertama kali memutuskan bergabung dengan klub ini," lanjutnya.

Ia juga mengaku bangga bisa bermain di stadion dan atmosfer yang dimiliki Madrid.

"Ini mimpi yang menjadi kenyataan bisa bermain di stadion seperti ini, untuk klub seperti ini, dan dalam pertandingan seperti hari ini," ujarnya.

'Saya mencoba menikmati budaya di sini dan beradaptasi sebaik mungkin. Rekan setim, para penggemar, dan kota ini menerima saya dengan tangan terbuka," imbuh pemain internasional Inggris itu.

 

Sumber: TNT Sports

Berita Terkait