Kehadiran Elkan Baggott Tambah Daftar Jagoan Duel Udara di Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Ada beberapa pemain di Timnas Indonesia yang bertubuh jangkung, termasuk Elkan Baggott. Berikut ulasannya.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 13 Maret 2026, 06:15 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott saat menghadapi Burundi pada laga pertama persahabatan FIFA Matchday di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/3/2023) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Keputusan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memanggil satu di antara bek jangkung, yakni Elkan Baggott, bisa menambah daftar jagoan skuad Merah Putih untuk menghadapi duel-duel udara di FIFA Series 2026.

Timnas Indonesia memang membutuhkan pemain-pemain dengan postur ideal untuk menghadapi calon-calon lawan di FIFA Series 2026, termasuk Saint Kitts dan Nevis, yang jadi lawan pertama di ajang tersebut.

Advertisement

Para pemain yang jadi jagoan skuad Garuda untuk berduel udara ini tidak hanya krusial untuk menjaga sektor pertahanan dalam menghadapi skema bola mati, tetapi juga bisa jadi celah yang dimaksimalkan untuk mencetak gol.

Elkan Baggott, yang sudah lama tak mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia, kini memperoleh kesempatan comeback. Kehadirannya tentu menambah daftar pemain jangkung di skuad Garuda.

Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.


Para Bek Jangkung

Jay Idzes di laga tandang Sassuolo Serie A musim 2025/26. (Dok. X @SassuoloUS)

Elkan Baggott kini bakal menjadi pemain Timnas Indonesia dengan postur yang paling tinggi di FIFA Series 2026. Pasalnya, bek tengah berusia 23 tahun tersebut memiliki tinggi badan yang menjulang hingga 196 cm.

Sebelumnya, skuad Garuda hanya memiliki beberapa bek jangkung saja untuk menjaga area udara di sektor pertahanan. Yang tertinggi tentu saja Jay Idzes. Kapten Timnas Indonesia itu posturnya mencapai 190 cm.

Setelah itu, ada dua bek lainnya, seperti Justin Hubner (187 cm), dan Kevin Diks (186 cm). Selain itu, ada pula Jordy Amat yang memiliki tinggi 185 cm. Hanya, Jordi sudah jarang dimainkan dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, Rizky Ridho yang kerap menjadi andalan di area belakang Timnas Indonesia bersama Jay Idzes maupun Justin Hubner ternyata hanya memiliki postur setinggi 183 cm. Namun, ia tetap punya kemampuan duel udara yang baik.


Opsi di Depan Bertambah

Penyerang Persik Kediri, Ezra Walian. (Bola.com/Gatot Sumitro)

Selain di sektor pertahanan, Timnas Indonesia kini juga kedatangan beberapa pemain jangkung untuk menjadi jagoan duel udara di lini serang. Sebelumnya, skuad Garuda hanya punya Mauro Zijlstra dengan tinggi 188 cm,

Keputusan mengejutkan John Herdman memanggil striker muda Bali United, Jens Raven, turut menambah alternatif di area ini. Pasalnya, pemain berusia 20 tahun itu memiliki postur ideal yang mencapai 187 cm.

Tidak hanya itu, ada juga satu pemain lama yang akhirnya comeback bersama Timnas Indonesia, yakni Ezra Walian. Striker Persik Kediri ini punya tinggi yang cukup oke untuk duel udara karena menyentuh 185 cm.

Menariknya, Ole Romeny juga memiliki tinggi yang sama seperti Ezra. Meski dikenal sebagai pemain yang memiliki kemampuan olah bola yang mumpuni, Ole ternyata juga memiliki tinggi mencapai 185 cm.


Deretan Kiper Raksasa

Emil Audero (kiri) dan Maarten Paes (kanan) terlihat sedang bercengkrama saat sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (22/3/2025).

Jagoan untuk menghadapi duel-duel udara ini sebetulnya juga harus mempertimbangkan para penjaga gawangnya. Sebab, mereka punya lisensi untuk melakukan intersep ketika bola berada di dalam jangkauannya di kotak penalti.

Timnas Indonesia memiliki sejumlah kiper yang punya postur menjulang tinggi untuk melakukan tugas-tugas semacam ini. Emil Audero dan Maarten Paes ternyata sama-sama memiliki postur yang mencapai 192 cm.

Dengan demikian, keduanya menjadi pemain dengan postur tertinggi kedua setelah Elkan Baggott. Adapun satu kiper lainnya yang punya postur cukup menjulang ialah Ernando Argawinata dengan 189 cm.

Uniknya, dua kiper lainnya, yakni Ernando Ari dan Cahya Supriadi, hanya punya postur 179 cm. Namun, keduanya tetap termasuk sebagai penjaga gawang yang berkualitas di kompetisi domestik.

Berita Terkait