Milomir Seslija Gembira dengan Progres Pesat Persis Solo: Banyak Perubahan Positif, Kini Pede Bersaing Lolos Degradasi

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, gembira dengan progres pesat anak asuhnya menuju fase-fase krusial di BRI Super League.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 15 Maret 2026, 06:15 WIB
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mulai mendapatkan tawaran dan godaan dari klub lainnya. Namun, juru taktik asal Bosnia-Herzegovina itu masih memprioritaskan bertahan bersama Laskar Sambernyawa. (Bola.com/Radifa Arsa)   

Bola.com, Solo - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, merasa gembira dengan progres pesat yang dicapai anak asuhnya menuju fase-fase krusial di BRI Super League. Sudah ada beberapa perkembangan yang membuat Laskar Sambernyawa kian percaya diri untuk lolos dari degradasi.

Yang teranyar, Persis Solo bisa mengukir hasil positif setelah menggebuk Bali United dengan skor 3-0 pada pekan ke-25. Dengan hasil ini, Laskar Sambernyawa sukses mencatatkan lompatan posisi yang signifikan hingga keluar dari zona degradasi klasemen BRI Super League.

Advertisement

Untuk sementara, Persis menempati peringkat ke-15 dengan koleksi 20 poin. Namun, kemenangan di laga terakhir tetap meninggalkan sederet evaluasi bagi Milomir Seslija. Sebab, masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki anak asuhnya soal kedisiplinan menjalankan taktik.

“Kami bisa mencetak gol-gol seperti yang sudah kami asah di latihan. Namun, terkadang saya juga tidak senang dengan para pemain karena dalam beberapa momen mereka tidak mengikuti taktik saya,” ujar Milomir Seslija.

“Namun, saya sebetulnya cukup memaklumi hal ini. Karena, para pemain mungkin ingin menunjukkan kemampuan yang dimiliki. Hal ini memang cukup normal dalam sepak bola,” lanjut pelatih berusia 61 tahun itu.


Catatkan Progres Pesat

Persis Solo Vs Persijap Jepara. (Bola.com/Dok.Instagram Persis Solo).

Menurut Milo, sudah ada beberapa progres positif yang bisa dicapai anak asuhnya. Hal utama yang patut diapresiasi ialah kesuksesan tim asal Kota Bengawan ini mengukir nirbobol pada dua pertandingan terakhir, yakni saat bersua Persijap Jepara (0-0) dan Bali United.

Catatan ini patut mendapatkan atensi khusus mengingat Laskar Sambernyawa sempat menjadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak musim ini. Untuk saat ini, mereka sudah kemasukan 44 gol. Ini jadi jumlah terbanyak ketiga setelah PSBS Biak (53 kebobolan) dan Persik Kediri (45 kebobolan).

“Yang terpenting, kami bisa mengamankan cleansheet pada dua pertandingan terakhir. Kami juga bisa mendominasi pertandingan. Para pemain juga memperlihatkan semangat yang tak pernah menyerah,” kata dia.


Menuju Akhir Musim

Duel Persis Solo vs Bali United di BRI Super League 2025/2026. (X/Persis Solo)

Kesuksesan Persis Solo meninggalkan zona merah juga memberikan tambahan motivasi tersendiri bagi para pemain. Kini, mereka memiliki keyakinan yang lebih besar untuk bisa bersaing pada sembilan laga sisa.

Menurut Milo, posisi ini memang sangat strategis mengingat persaingan di papan bawah sangat ketat. Setidaknya, Persis bisa memiliki kesempatan untuk memperjuangkan nasibnya sendiri, alih-alih bergantung dengan hasil tim lainnya pada akhir musim nanti.

“Perjalanan kami menuju akhir musim ini dimulai dengan posisi yang bagus di klasemen. Kami masih memiliki sembilan pertandingan lagi. Kini, kami bisa memutuskan sendiri masa depan kami di kompetisi ini. Kami tidak perlu bergantung dengan tim lain,” katanya.


Maksimalkan Jeda Idulfitri

Kini, Milo bakal berusaha memaksimalkan jeda kompetisi selama hari raya Idulfitri untuk memperbaiki sejumlah kekurangan. Masa ini bakal sangat krusial untuk memastikan Laskar Sambernyawa bisa melanjutkan tren positifnya saat menghadapi laga pekan ke-26.

“Setelah laga terakhir ini, kami akan memiliki waktu istirahat yang cukup longgar. Kami punya waktu yang banyak untuk melakukan persiapan dan meningkatkan kesatuan, chemistry, dan pemahaman antarpemain dalam tim ini,” kata dia.

“Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, jika kami sudah bisa memperbaiki kemampuan mencetak gol, maka tidak ada tim lain yang bisa menghentikan kami,” lanjut pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.   

Berita Terkait