DPR Dukung Sinergi Kemenpora–Kemendikdasmen, Targetkan Talenta Atlet Baru

Upaya membangun fondasi prestasi olahraga Indonesia dari bangku sekolah mendapat sorotan positif dari Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 16 Maret 2026, 12:45 WIB
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) menggelar pertemuan dengan Komisi X DPR RI.

Bola.com, Jakarta - Upaya membangun fondasi prestasi olahraga Indonesia dari bangku sekolah mendapat sorotan positif dari Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

Dia menilai kerja sama antara Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Advertisement

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua kementerian tersebut dinilai bukan sekadar agenda seremonial, tetapi berpotensi menjadi titik awal lahirnya ekosistem olahraga yang lebih kuat di lingkungan pendidikan dasar dan menengah.

Menurut Hetifah, sekolah merupakan ruang strategis untuk menanamkan budaya olahraga sekaligus mendeteksi bakat atlet sejak usia dini. Dengan sistem pembinaan yang terintegrasi, jalur menuju prestasi di level nasional diharapkan bisa dibangun lebih sistematis.

"Pembinaan atlet yang berkelanjutan harus dimulai sejak dini melalui sistem pendidikan yang terencana," ujarnya.

 


Mother Sports jadi Fondasi

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

Komisi X DPR RI juga menyoroti pentingnya penguatan cabang olahraga dasar atau mother sports seperti atletik, renang, dan senam. Cabang-cabang ini dinilai mampu membentuk kemampuan fisik dasar peserta didik sebelum mereka memilih spesialisasi olahraga tertentu.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022, tentang Keolahragaan yang menempatkan olahraga pendidikan sebagai salah satu pilar penting dalam sistem keolahragaan nasional.

Hetifah menegaskan olahraga di sekolah tidak hanya berdampak pada kebugaran, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter, disiplin, serta kemampuan kerja sama siswa.

 


Tantangan Fasilitas dan SDM

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian yang berada di tengah-tengah puluhan suporter Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam. (Bola.com/Nandang Permanan)

Meski menyambut baik sinergi dua kementerian tersebut, Hetifah menekankan pentingnya keberlanjutan program, terutama dalam hal peningkatan fasilitas olahraga di sekolah dan penguatan kompetensi guru pendidikan jasmani.

Selain itu, ia mendorong hadirnya sistem pembinaan talenta yang benar-benar terhubung dari tingkat sekolah hingga pembinaan prestasi nasional.

Dengan kolaborasi yang konsisten antara sektor pendidikan dan olahraga, jalur pembinaan atlet Indonesia diharapkan menjadi lebih jelas dan berkesinambungan, bukan hanya menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga generasi muda yang sehat dan berkarakter.

Berita Terkait