Bola.com, Jakarta - Didier Drogba punya karier gemilang sebagai pesepak bola. Dia menikmati puncak kejayaannya di Premier League ketika bermain untuk Chelsea.
Drogba berdiri sebagai salah satu sosok paling berpengaruh di eranya, sesuatu yang tercermin dari koleksi trofinya yang melimpah. Setelah bermain bersama dan melawan banyak pemain elite, bisa dikatakan ia telah melihat segalanya.
Namun ketika ia memilih tiga pesepak bola terbaik sepanjang masa versinya, nama Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo justru tidak masuk daftar.
Pilihan ini jelas kontroversial. Apalagi, Messi dan Ronaldo dianggap sebagai pemain terbaik sepanjang masa oleh banyak fans sepak bola dunia.
Lalu, siapa saja pemain terhebat sepanjang masa pilihan Drogba?
Diego Maradona Pilihan Pertama
Pada masa jayanya, Drogba mampu mengungguli bahkan bek paling tangguh di Premier League. Di sisi lain posisi bermainnya yang cerdas dan penyelesaian akhir yang tajam membuatnya sangat berbahaya. Pada akhirnya, ia menjadi pemain yang benar-benar ditakuti para bek di seluruh liga.
Bisa dikatakan Drogba sangat memahami apa yang dibutuhkan untuk sukses di level tertinggi. Itulah mengapa keputusannya tidak memasukkan Messi dan Ronaldo dalam daftar GOAT versinya cukup mengejutkan.
Biasanya, ketika suporter atau pemain diminta menyebutkan yang terbaik sepanjang masa, Messi dan Ronald selalu mendominasi perbincangan berkat dampak besar mereka dalam dunia sepak bola.
Namun, mantan penyerang Chelsea FC dan Galatasaray SK yang kini berusia 47 tahun itu membagikan tiga pilihan pribadinya saat berbincang dengan mantan bek sekaligus pundit Rio Ferdinand. Drogba, yang mencetak 164 gol dari 381 penampilan di London, memasukkan Diego Maradona dalam pilihannya, bersama dua nama lainnya.
“Diego Maradona karena dia memberi saya gairah terhadap sepak bola. Ronaldo Nazario karena dia mengubah cara bermain striker. Dan Zinedine Zidane," ujar Drogba, seperti dikutip Give Me Sport, Rabu (25/3/2026).
Pilih Ronaldo Nazario
Ia menggelengkan kepala dengan penuh kekaguman terhadap kemampuan alami gelandang Zidane. Ferdinand kemudian bertanya mengapa wajah Drogba langsung berbinar ketika menyebut Ronaldo, yang pernah bermain untuk klub seperti Barcelona, PSV Eindhoven, dan Inter Milan sepanjang karier gemilangnya.
“Dia punya kecepatan. Dalam situasi satu lawan satu, dia bisa membuat perbedaan, dan apa yang dia lakukan saat itu mirip dengan apa yang dilakukan Cristiano sekarang," kata Drogba.
Kagumi Zinedine Zidane
Saat berbicara tentang sosok Zinedine Zidane yang sulit dihentikan, Drogba membagikan sebuah cerita yang menunjukkan ketenangan luar biasa dan distribusi bola yang effortless dari legenda Real Madrid tersebut.
“Salah satu pemain kami ditugaskan untuk menjaganya dengan ketat, satu lawan satu. Tapi setiap kali dia mendekat, bolanya sudah lebih dulu dipindahkan,” jelasnya.
Sayangnya striker kelahiran Abidjan itu, yang meraih empat gelar Premier League bersama Chelsea, tidak pernah memiliki kesempatan bermain bersama ketiga ikon tersebut.
Namun, ia sempat menghadapi Real Madrid yang diperkuat Ronaldo dua kali saat membela Olympique de Marseille, dan kalah di kedua pertandingan tersebut. Dalam laga-laga itu, Zidane dan sosok yang dijuluki R9 tersebut bermain bersama.
Pada 2005, Zidane juga menjadi bagian dari skuad bertabur bintang Timnas Prancis bersama pemain seperti Thierry Henry, yang mengalahkan Pantai Gading 3-0 dalam laga persahabatan. Sementara itu, Maradona, yang dikenal sebagai salah satu talenta terbaik dalam sejarah Serie A, tidak pernah berhadapan langsung dengan Drogba sepanjang kariernya.
Sumber: Give Me Sport