4 Pemain Kartu Truf Indonesia untuk Kalahkan St. Kitts and Nevis di FIFA Series: Segudang Pengalaman di Eropa

Timnas Indonesia punya sederet nama-nama yang bakal dijadikan tumpuan untuk menghadapi perlawanan St. Kitts and Nevis.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 27 Maret 2026, 07:00 WIB
Timnas Indonesia - Calvin Verdonk, Ole Romeny, Jay Idzes (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia memulai era baru di bawah polesan John Herdman dengan tampil di FIFA Series 2026. Tim Merah-Putih dijadwalkan menantang negara Amerika Tengah, St. Kitts and Nevis, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026) malam WIB.

Akan menjadi penampilan perdana Timnas Indonesia di bawah naungan John Herdman, yang ditunjuk sebagai penerus Patrick Kluivert pasca-kegagalan ke putaran final Piala Dunia 2026.

Advertisement

Di atas kertas, Timnas Indonesia lebih diunggulkan untuk mengatasi St. Kitts and Nevis. Komposisi pemain dan perbedaan ranking FIFA kedua tim bisa menjadi pembedanya. Terutama kekuatan penuh skuad Garuda yang akan diterjunkan di ajang ini.

Timnas Indonesia punya sederet nama-nama yang bakal dijadikan tumpuan untuk menghadapi perlawanan St. Kitts and Nevis. Siapa saja kartu truf pasukan John Herdman yang diprediksi akan menyala di pertandingan nanti?

 
 

Emil Audero

Ekspresi kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, saat laga melawan China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Nama pertama adalah Emil Audero, penjaga gawang asal klub Cremonese di persaingan Serie A. Ia menjadi andalan di klubnya dengan tampil sebanyak 26 pertandingan di ketatnya Serie A.

Bekal positif bagi Emil Audero adalah mengantarkan Cremonese menggasak tuan rumah Parma 2-0 akhir pekan lalu. Membuat Cremonese mengakhiri rentetan 15 laga tak pernah menang.

Emil Audero juga masih menempati urutan teratas kiper Serie A dengan jumlah rata-rata penyelamatan selama 90 menit musim ini.

Dengan statistiknya itu, kiper 28 tahun akan disiapkan mengawal gawang Timnas Indonesia melawan St. Kitts and Nevis.


Jay Idzes

Ekspresi kapten Timnas Indonesia, Jay Noah Idzes, saat laga melawan China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Kemudian ada sosok bek tengah sekaligus kapten Timnas Indonesia Jay Idzes. Pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Garuda saat ini, masih menjadi pemain dengan potensi terbesar.

Kiprahnya bersama Sassuolo di Serie A jelas tidak bisa dianggap sepele. Jay Idzes selalu bermain sebagai starter di 29 pertandingan bersama Sassuolo musim ini, membawa I Neroverdi di papan tengah Serie A.

Menariknya, Jay Idzes punya bekal tak kalah bagusnya dengan membawa Sassuolo menahan imbang tim raksasa Juventus 1-1 di Turin akhir pekan lalu, sebelum ia bertolak ke Jakarta.

Keberadaan Jay Idzes tentu membuat aman barisan belakang Timnas Indonesia meladeni St. Kitts and Nevis.


Calvin Verdonk

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk. (Bola.com/Abdul Aziz)

Berikutnya ada Calvin Verdonk, pemain sayap kiri serbabisa yang mulai sering bermain untuk klubnya LOSC Lille di Ligue 1 Prancis. Ia bisa membuktikan diri untuk bersaing di Lille.

Sebagai pemain baru, Verdonk punya statistik lumayan apik dengan bermain total 21 pertandingan di semua kompetisi. 12 laga di Ligue 1 ditambah tujuh penampilan di ajang Liga Europa, merupakan pencapaian mengesankan bagi bek sayap andalan Timnas Indonesia itu.

Akhir pekan lalu, Verdonk ikut membawa timnya Lille mempecundangi Marseille dalam lanjutan Liga Prancis.

Calvin Verdonk bermain selama 84 menit dan berkontribusi dalam permainan sayap kiri, membuatnya makin menambah kekuatan Timnas Indonesia menghadapi St. Kitts and Nevis.


Ole Romeny

Pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang China melalui eksekusi penalti dalam laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (05/06/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Nama terakhir yang bisa menentukan dalam permainan Timnas Indonesia menghadapi St. Kitts and Nevis adalah Ole Romeny. Penyerang berusia 24 tahun itu masih menjadi andalan skuad Garuda sejak warisan era pelatih Patrick Kluivert.

Ole Romeny bersama Oxford United sedang berjuang di Divisi Championship atau kasta kedua Inggris. Ole Romeny diganggu cedera sejak menjalani operasi engkel pada awal musim, dan sekarang telah kembali pulih 100 persen.

Ketajamannya menurun seiring menjalani pemulihan cedera. Musim ini, ia total memainkan 14 penampilan di Divisi Championship ditambah dua caps di ajang Piala FA. Namun Ole Romeny masih nihil gol maupun assist.

Padahal, Ole Romeny adalah senjata utama sebagai ujung tombak Timnas Indonesia sejak dinaturalisasi setahun lalu. Ia berkontribusi dengan mencetak tiga gol dari enam laga bersama Timnas Indonesia.

Berita Terkait