Analisis Luciano Leandro soal Debut John Herdman: Bukan Sekadar Hasil, tetapi Validasi Taktik Timnas Indonesia

Legenda PSM Makassar, Luciano Leandro, memberikan pandangan terkait debut John Herdman bersama Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 27 Maret 2026, 14:15 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, saat memberi keterangan sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis pada ajang FIFA Series 2026 di Media Center Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (26/3/2026). Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis dalam laga pembuka turnamen FIFA Series 2026. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Legenda PSM Makassar, Luciano Leandro, memberikan pandangan terkait debut John Herdman bersama Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026. Apa katanya?

Menurut Luciano, laga perdana seorang pelatih bukan hanya soal hasil akhir, melainkan bagaimana tim mampu menjalankan konsep permainan yang telah dilatih sebelumnya.

Advertisement

"Sebagai pelatih dengan Lisensi CBF PRO, visi saya terhadap debut John Herdman di Indonesia fokus pada keseimbangan taktis dan transisi model permainan," ujar Luciano kepada Bola.com, Jumat (23/3/2026).

Pria asal Brasil itu mengatakan, dalam pertandingan pertama, Herdman perlu mengutamakan organisasi tim dibandingkan mengandalkan kecemerlangan individu pemain.

 


Debut Jadi Fase Penting Pelatih

Legenda PSM Makassar, Luciano Leandro. (dok pribadi)

Luciano menilai, momen debut menjadi fase penting bagi pelatih asal Inggris tersebut untuk melakukan observasi langsung terhadap implementasi strategi di lapangan.

"Menyaksikan debut dari bangku cadangan selalu menjadi latihan observasi dan penyesuaian secara real time. Herdman tidak akan hanya 'menonton pertandingan', dia akan memvalidasi konsep yang telah dia latih dalam beberapa minggu terakhir," katanya.

Pria berusia 60 tahun itu juga menyinggung istilah dalam bahasa Portugis, beira do gramado atau 'di pinggir lapangan', yang menggambarkan fokus penuh seorang pelatih selama pertandingan berlangsung.

"Pelatih tentu akan fokus pada pertandingan dan detail-detail kecil. Dia akan mengamati apakah garis permainan tetap rapat dan bagaimana reaksi tim saat kehilangan bola terjadi secara langsung," imbuh Luciano.

 


Indonesia Difavoritkan Menang

Laga melawan Saint Kitts and Nevis menjadi ujian awal bagi Herdman dalam membangun fondasi permainan bersama tim barunya. Tampak dalam foto, para pemain Timnas Indonesia menggelar sesi latihan resmi jelang melawan Saint Kitts and Nevis pada laga perdana FIFA Series 2026 di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (26/3/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pada laga FIFA Series 2026, Timnas Indonesia akan mengawali perjuangan dengan menghadapi Timnas St. Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB.

Luciano Leandro memprediksi skuad berjuluk Garuda itu memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan pada pertandingan tersebut.

"Prediksi saya Indonesia bisa meraih kemenangan melawan Saint Kitts and Nevis. Ya, Indonesia masuk sebagai favorit," ucapnya.

Ia menilai, secara kualitas, Timnas Indonesia kini mengalami perkembangan signifikan, terutama dengan kehadiran sejumlah pemain yang menjalani karier di Eropa seperti Jay Idzes, Emil Audero, hingga Elkan Baggott.

 


Validasi Metode Lebih Penting dari Skor

Meski menjagokan kemenangan Indonesia, pria kelahiran Macae, Rio de Janeiro itu menegaskan bahwa ukuran keberhasilan John Herdman tidak semata ditentukan oleh skor akhir.

"Secara teknis skuad Indonesia sudah banyak berkembang dengan pemain-pemain yang bermain di Eropa. Prediksinya adalah kemenangan," ulasnya.

"Namun, 'skor' terbesar bagi Herdman besok adalah melihat tim memahami metodologi kerjanya," sambung Luciano Leandro.

Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada awal Januari lalu, menggantikan Patrick Kluivert. Debutnya di FIFA Series 2026 jadi momen penting untuk mengukur arah baru permainan skuad Garuda di bawah kepemimpinannya.

Berita Terkait