Bola.com, Jakarta - Legenda kiper Italia, Gianluigi Buffon, memberikan pandangan menarik terkait masa depan Manuel Neuer yang baru saja mencapai tonggak penting dalam kariernya. Di usia 40 tahun, kapten Bayern Munich itu dinilai masih memiliki peluang untuk terus bersaing di level elite.
Ucapan Buffon datang di tengah momen spesial ulang tahun ke-40 Neuer, yang sekaligus memicu perdebatan mengenai masa depan sang kiper. Kontraknya bersama Bayern juga mulai mendekati akhir, membuat spekulasi soal pensiun atau perpanjangan karier semakin menguat.
Dunia sepak bola pun ramai memberikan penghormatan kepada Neuer, sosok yang dianggap merevolusi peran penjaga gawang modern sebagai sweeper-keeper. Di antara banyak suara, pendapat Buffon menjadi salah satu yang paling berpengaruh.
Maklum, Buffon sendiri merupakan contoh nyata soal panjangnya karier seorang kiper. Ia mampu bermain di level tertinggi hingga usia 45 tahun, menjadikannya figur yang tepat untuk menilai situasi yang kini dihadapi Neuer.
Buffon: Dengarkan Hati Sendiri, Jangan Terburu-buru
Buffon menegaskan bahwa keputusan untuk pensiun sepenuhnya berada di tangan pemain, bukan tekanan dari luar. Ia meminta Neuer untuk tidak tergesa-gesa dalam menentukan langkah berikutnya.
“Saya baru saja pindah ke Paris Saint-Germain saat usia seperti itu. Jadi dia masih bisa bermain lima tahun lagi,” ujar Buffon sambil bercanda.
Namun, ia menekankan bahwa keputusan terbaik harus datang dari dalam diri sendiri.
“Dia harus pensiun ketika merasa itu waktu yang tepat. Saya dulu mungkin sedikit nekat, saya berpikir jika pergi ke Paris, saya bisa kembali memenangkan penghargaan kiper terbaik.”
Lebih lanjut, Buffon menyampaikan harapannya agar Neuer tetap menikmati kariernya tanpa terbebani ekspektasi.
“Saya mendoakan yang terbaik untuknya dan mengucapkan selamat atas kariernya di level tertinggi. Jangan terburu-buru mengambil keputusan, dengarkan suara hati Anda.”
Kekaguman Buffon Sejak Awal Karier Neuer
Buffon juga mengenang momen ketika pertama kali melihat kualitas Neuer secara langsung. Saat itu, kiper Jerman tersebut masih memperkuat Schalke 04.
Ia mengaku langsung terkesan dengan karakter dan gaya bermain Neuer yang berani, termasuk kemampuannya bermain jauh dari garis gawang.
“Saya melihatnya pada musim semi 2011 saat bermain di San Siro. Fisiknya kuat, posturnya mengesankan, dan dia sangat termotivasi.”
Buffon bahkan merasa ada kemiripan antara dirinya di masa muda dengan gaya bermain Neuer.
“Dia sering keluar dari gawang dengan berani, sama seperti saya dulu di awal karier bersama Parma. Saya menyukai sikapnya, penuh energi dan percaya diri.”
Mentalitas Jadi Kunci Karier Panjang
Menurut Buffon, menjadi kiper top tidak hanya soal teknik, tetapi juga kekuatan mental. Hal inilah yang membedakan pemain dengan karier panjang dan yang tidak.
“Sebagai kiper, Anda harus menjadi pribadi yang spesial. Ada teknik dan kemampuan, tetapi juga tantangan mental yang besar.”
Ia menambahkan bahwa seiring bertambahnya usia, pemain akan menghadapi persaingan berat dengan generasi muda.
“Seiring waktu, rasanya seperti berlomba dengan pemain muda. Anda hanya bisa menundanya, tidak pernah benar-benar mengalahkannya.”