Garner Curi Perhatian bersama Timnas Inggris, Tuchel Lempar Pujian Tinggi: Mirip Valverde!

Thomas Tuchel langsung memberikan sorotan khusus usai Timnas Inggris bermain imbang 1-1 melawan Timnas Uruguay di Wembley, Jumat (27/3/2026).

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 28 Maret 2026, 21:15 WIB
Gelandang Timnas Inggris, James Garner, saat berhadapan dengan Uruguay adalam laga persahabatan di Wembley. (Henry NICHOLLS / AFP)

Bola.com, Jakarta - Thomas Tuchel langsung memberikan sorotan khusus usai Timnas Inggris bermain imbang 1-1 melawan Timnas Uruguay di Wembley, Jumat (27/3/2026).

Laga ini menjadi panggung bagi sejumlah wajah baru. Tuchel menurunkan skuad muda, termasuk debut untuk James Trafford dan James Garner di level senior.

Advertisement

Meski hasil akhir tidak maksimal, performa beberapa pemain muda justru menjadi bahan evaluasi positif. Di tengah sorotan terhadap pemain lain, satu nama mencuri perhatian Tuchel.

James Garner, gelandang milik Everton, tampil impresif dalam debutnya dan langsung mendapat pujian tinggi dari sang pelatih.

 


Garner Bersinar di Laga Debut

Manchester United sempat dibuat frustrasi oleh Everton yang menerapkan skema bertahan rapat di 15 menit pertama. Tampak dalam foto, gelandang Everton asal Inggris, James Garner (kiri), melepaskan tembakan melewati gelandang Manchester United asal Portugal, Bruno Fernandes, selama pertandingan pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026 di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, barat laut Inggris, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat atau Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Di tengah malam yang penuh dinamika, Garner menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang modern. Ia tampil efektif dalam distribusi bola dan aktif membantu pertahanan.

Dari 40 percobaan umpan, Garner sukses menyelesaikan 37 di antaranya. Ia juga menciptakan empat peluang, memenangkan tiga tekel, serta enam duel sepanjang pertandingan.

Performa ini menjadi bukti bahwa pemain lulusan akademi Manchester United tersebut siap bersaing di level internasional.

Tuchel pun tak ragu memberikan pujian, bahkan membandingkannya dengan bintang Uruguay, Federico Valverde.

“Dia berkembang dengan baik dan bermain sangat bagus. Dia punya kepercayaan diri alami, sangat kuat secara fisik, dan memenangkan banyak bola,” ujar Tuchel.

“Dalam beberapa situasi, dia bisa lebih terbuka dalam posisi tubuh dan lebih berani membawa bola. Tapi secara keseluruhan, dia sangat mengesankan, baik saat latihan maupun di pertandingan,” lanjutnya.

 


Malam Campur Aduk untuk Ben White dan Kritik untuk Foden

Selain Garner, laga ini juga diwarnai cerita dari Ben White. Bek Arsenal itu masuk sebagai pemain pengganti dan mendapat respons beragam dari publik Wembley.

Sebagian penonton memberikan sambutan hangat, tetapi tidak sedikit yang mencemoohnya. Meski begitu, White sempat membawa Inggris unggul lewat golnya pada menit ke-81.

Namun, akhir pertandingan menjadi kurang manis setelah ia melakukan pelanggaran yang berujung penalti di masa injury time. Valverde sukses mengeksekusi penalti tersebut dan menggagalkan kemenangan Inggris.

Sementara itu, Phil Foden justru mendapat kritik dari Tuchel. Gelandang Manchester City itu dinilai belum tampil optimal.

“Dalam beberapa momen, saya merasa dia bisa lebih berani, bermain seperti nomor 10, mencoba lebih banyak hal, dan mengambil risiko,” kata Tuchel.

Persaingan di posisi gelandang serang pun semakin ketat. Foden harus bersaing dengan nama-nama seperti Jude Bellingham, Morgan Rogers, dan Cole Palmer untuk mendapatkan tempat di tim utama menuju Piala Dunia 2026.

Inggris sendiri dijadwalkan kembali tampil menghadapi Timnas Jepang pada 31 Maret. Laga tersebut akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Tuchel untuk menguji komposisi terbaik skuadnya.

Berita Terkait